Ke Mana Mayoritas Sampah Orang Indonesia Berakhir?

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 24 Agustus 2021 | 19:43 WIB
Ke Mana Mayoritas Sampah Orang Indonesia Berakhir?
Ilustrasi Sampah Plastik.

Suara.com - Sudah umum diketahui bahwa Indonesia merupakan salah satu negara penyumbang sampah plastik terbanyak di dunia. Kekinian, Digital Waste Solution Indonesia menyebut bahwa jumlah sampah di Indonesia pada tahun 2020 sudah mencapai 67,8 juta ton.

Dari angka tersebut diprediksi bahwa Indonesia menghasilkan 185,753 ton sampah setiap hari. Dan dari angka yang sama, sebagian besar sampah akan berakhir di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA.

"Dengan melihat kondisi saat ini, ternyata kondisi sampah tersebut berakhir di TPA sebesar 69 persen," kata Managing Director Digital Waste Solution Uli Erni Iriani Nadeak, dalam acara Yok Yok Ayok Daur Ulang, Selasa (24/8/2021).

Bukan sebagai solusi, Uli mengatakan bagaimaan sampah yang berakhir di TPA dapat berakibat fatal karena hanya tujuh persen dari sampah dapat dikelola dengan baik, atau didaur ulang.

"Makanya ini menjadi tantangan buat kita, dengan memikirkan tentang mendaur ulang sampah secara signifikan," lanjutnya.

Selain itu Uli Erni melanjutkan, TPA di pulau Jawa juga sudah kewalahan mengelola sampah yang terus menggunung.

Banyak TPA sudah overload atau kelebihan muatan sampah sehingga perlu mencari tempat pembuangan sampah baru yang siap menampung.

Pada 2017 lalu, pemerintah Indonesia akhirnya mengeluarkan Kebijakan dan Strategi Nasional (JAKSTRANAS) mengenai pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenis sampah rumah tangga.

"Mungkin sudah pernah familiar dengan peraturan ini, jadi jenis sampahnya bisa dari restoran, hotel, rumah sakit, perkantoran, dan sebagainya," ucapnya lagi.

baca juga

Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sendiri, mayoritas jenis sampah di Indonesia didominasi oleh sampah organik dengan peningkatan jenis sampah organik yang mencapai 60 persen dari total sampah.

Sedangkan jenis sampah plastik menempati posisi kedua sebesar 14 persen, disusul sampah kertas sembilan persen dan karet 5.5 persen, juga peningkatan jumlah sampah lainnya yang terdiri dari logam, kain, hingga kaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peningkatan Sampah Global Diperkirakan Tembus 3 Miliar Sampai 2050, Bagaimana Indonesia?

Peningkatan Sampah Global Diperkirakan Tembus 3 Miliar Sampai 2050, Bagaimana Indonesia?

Lifestyle | Selasa, 24 Agustus 2021 | 01:10 WIB

Ibu-ibu Kampung Muka Ancol Cari Uang Dari Hasil Sampah Dapur

Ibu-ibu Kampung Muka Ancol Cari Uang Dari Hasil Sampah Dapur

Jakarta | Senin, 23 Agustus 2021 | 19:33 WIB

Penemuan Benda Mirip Bom Dalam Tong Sampah di Bekasi

Penemuan Benda Mirip Bom Dalam Tong Sampah di Bekasi

Foto | Senin, 23 Agustus 2021 | 15:07 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×