Punya Rasa Nikmat, Ternyata Pembuatan Lempok Durian Butuh Waktu Lama

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Minggu, 29 Agustus 2021 | 14:15 WIB
Punya Rasa Nikmat, Ternyata Pembuatan Lempok Durian Butuh Waktu Lama
Ilustrasi durian. (Pixabay/Thruthseeker08)

Suara.com - Salah satu jajanan khas dari wilayah Sumatera atau sejumlah daerah di Kalimantan adalah lempok durian. Lampok atau dodol durian ini memiliki rasa yang legit dan aroma yang khas.

Rupanya, di balik kenikmatan tersebut, terdapat proses yang cukup panjang. Hal ini dibagikan melalui akun Instagram @makanterusss.

Dalam unggahan tersebut, tampak sejumlah wanita tengah mengaduk buah durian di sebuah kuali besar. Mereka berdiri dan menggunakan pegaduk yang cukup panjang.

Kuali tersebut dipanaskan dengan cara yang masih tradisional yaitu menggunakan kayu bakar. Tak heran rasa yang dihasilkan pun sangat khas.

Proses pembuatan lempok durian (Instagram @makanterusss)
Proses pembuatan lempok durian (Instagram @makanterusss)

Pembuatan lempok durian ini butuh waktu yang cukup panjang, terutama saat proses pengadukannya. Proses pengadukan buah durian ini memakan waktu selama 6 sampai 7 jam.

Para pembuat lempok akan terus mengaduk durian hingga warna durian berubah menjadi kecokelatan. Setelah itu, daging buah akan dipisahkan dengan bijinya dan diletakkan di sebuah wadah.

Adonan tersebut kemudian digulung dan dikemas menggunakan kertas. Setelah itu lempok durian diap dipasarkan sebagai oleh-oleh maupun dikonsumsi pribadi.

Lempok durian memiliki tekstur kenyal mirip seperti dodol, namun dalam pembuatannya tak ditambahkan tepung. Lempok durian dapat mudah ditemui di sejumlah wilayah seperti Pekanbaru, Bengkalis, Palembang, Bengkulu, Lampung, Pontianak, dan Samarinda.

Proses pembuatan lempok durian (Instagram @makanterusss)
Proses pembuatan lempok durian (Instagram @makanterusss)

Unggahan ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

baca juga

"Duh, ini kayaknya enak banget. Aroma duriannya kecium sampai sini haha," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Gila ngaduknya aja sampai berjam-jam. Salut sama ibu-ibu yang ngaduk lempok," ujar warganet ini.

"Wah, ini oleh-oleh favoritku nih. Enak banget, legit, kenyal. Suka banget deh," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, hingga Minggu (29/8/2021), video ini sudah disukai sebanyak lebih dari 2 ribu akun di Instagram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sensasi Durian Bakar, Pilihan Baru Penikmat Durian

Sensasi Durian Bakar, Pilihan Baru Penikmat Durian

Sumsel | Kamis, 26 Agustus 2021 | 06:51 WIB

10 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Semarang yang Bisa Diborong

10 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Semarang yang Bisa Diborong

Lifestyle | Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:30 WIB

Pulang Dari Jawa, Pedagang di Medan Ini Raup Untung Usai Adaptasi Usaha Durian Bakar

Pulang Dari Jawa, Pedagang di Medan Ini Raup Untung Usai Adaptasi Usaha Durian Bakar

Bisnis | Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:27 WIB

Terkini

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Jakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar

Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:08 WIB

×