5 Cara Mudah Mengawinkan Ikan Cupang, Ternyata Tak Rumit untuk Dilakukan Pemula

Arendya Nariswari

Selasa, 31 Agustus 2021 | 14:15 WIB
5 Cara Mudah Mengawinkan Ikan Cupang, Ternyata Tak Rumit untuk Dilakukan Pemula
Ikan cupang, ikan hias yang populer saat pandemi Covid-19. (Shuttestock)

Suara.com - Ikan cupang menjadi salah satu ikan hias yang digadrungi oleh banyak orang untuk dipelihara. Ikan kecil satu ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Oleh karena itu, banyak penjual mengawinkan ikan cupang agar dapat berkembang biak dan dijual kembali. Berikut ini cara mudah mengawinkan ikan cupang.

Ikan cupang memiliki nilai jual yang tinggi tergantung dari bentuk dan warna yang dimiliki pada seekor ikan cupang. Namun ikan cupang ini memiliki sifat mudah berkelahi dengan sesama yang membuat ikan ini harus memiliki perawatan ekstra terlebih untuk dibudidayakan.

Budidaya atau mengawinkan ikan cupang harus diperhatikan dengan benar. Sebab, ikan cupang yang memiliki kualitas yang baik telah melewati proses mengawinkan dengan cara yang benar. Berikut ini informasi lengkap cara mudah mengawinkan ikan cupang.

1. Mengetahui tanda-tanda ikan cupangg yang siap kawin

Sebelum mengawinkan ikan cupang, kita harus mengetahui tanda-tanda ikan cupang siap kawin. Ikan cupang yang siap kawin memiliki umur 6 bulan dan tidak lebih dari 14 bulan.

Kemudian pilih ikan cupang yang memiliki ukuran yang sama dan tidak mengalami cedera. Ikan cupang yang kawin memiliki tanda-tanda seperti terdapat bintik putih dan perut membesar pada ikan cupang betina, sedangkan ikan cupang jantan mengeluarkan gelembung udara.

2. Mempersiapkan wadah dan air bersih

Persiapkan wadah yang luas untuk mengawinkan ikan cupang. Namun hindari wadah ikan cupang yang terlalu luas untuk menghindari gagalnya mengawinkan ikan cupang.

Pakai air bersih yang tidak memiliki suhu tinggi maupun terlalu rendah. Suhu yang pas untuk mengawinkan ikan cupang antara 21 hingga 31 derajat celsius dan untuk pemijahan idealnya adalah 25 derajat celsius.

baca juga

3. Persiapkan tempat telur ikan cupang

Persiapkan tempat untuk bertelur ikan cupang yang dapat berupa tanaman air, gabus dan tali ravia yang dapat mengapung di air. Tempat ini akan digunakan ikan cupang jantan untuk menaruh gelembung.

4. Kawinkan ikan cupang

Pertama, pertemukan ikan cupang satu sama lain dan letakkan ikan pada sisi berlawanan agar terbiasa. Jika ikan tidak agresif dan tidak menyerang, maka ikan tertarik satu sama lain. Ikan cupang jantan akan mempertontonkan sisi keindahannya dan ikan cupang betina menunjukkan vertikal putih dan menunduk.

Ikan cupang jantan yang siap untuk kawin akan membangun sarang gelembung, sedangkan ikan cupang betina perutnya akan terlihat kembung dan menunjukkan tanda-tanda siap untuk kawin.

Ikan cupang jantan akan mengambil telur yang jatuh dan menaruhnya pada sarang hingga ikan cupang betina berhenti mengeluarkan telur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemula Bisa Coba! Cara Ternak Ikan Cupang Paling Mudah

Pemula Bisa Coba! Cara Ternak Ikan Cupang Paling Mudah

Lifestyle | Senin, 30 Agustus 2021 | 11:00 WIB

7 Jenis Ikan Cupang Termahal di Dunia, Ada yang Dibanderol sampai Dua Digit

7 Jenis Ikan Cupang Termahal di Dunia, Ada yang Dibanderol sampai Dua Digit

Lifestyle | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 08:32 WIB

10 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Populer untuk Akuarium atau Kolam di Rumah Anda

10 Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Populer untuk Akuarium atau Kolam di Rumah Anda

Lifestyle | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 08:20 WIB

Terkini

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Dokter Melihat Keluhan Pernapasan Makin Berat

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:50 WIB

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:15 WIB

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

6 Urutan Zodiak dari yang Paling Dewasa sampai Paling Childish Saat Pacaran

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

WiFi Publik Apakah Aman? Ini Cara Mengaktifkan Privasi Agar Tak Dipantau

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Selat Hormuz Masih Panas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$100

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Mati Mudanya Sebuah Tren: Ketika "Micro-Trends" Mengikis Identitas Diri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×