Pengertian Revolusi Industri, Sejarah dan Pengaruhnya Pada Dunia

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 08 September 2021 | 13:19 WIB
Pengertian Revolusi Industri, Sejarah dan Pengaruhnya Pada Dunia
Ilustrasi: Sejumlah pekerja konveksi mengerjakan pembuatan jaket di sebuah konveksi di kawasan Pasar Kemis, Tangerang. (Antara/Aditya)

Suara.com - Beberapa tahun belakangan istilah revolusi industri 4.0 kerap dielu-elukan sebagai salah satu tanda kemajuan peradaban dan teknologi suatu bangsa.

Namun masih banyak masyarakat yang belum mengerti, apa itu revolusi industri? Nah, artikel kali ini akan membahas sejarah terjadinya revolusi industri dan fase-fasenya, sebagaimana mengutip Ruang Guru, Rabu (8/9/2021).

Revolusi industri tidak lepas dari peristiwa Aufklarung atau masa pencerahan di Eropa, yang membawa perubahan besar-besaran, khususnya dalam ilmu pengetahuan.

Manusia yang mulai percaya diri dengan kemampuannya ini akhirnya menghasilkan banyak filsuf dan penemu terkenal di dunia. Salah satunya perubahannya penemu berhasil menemukan berbagai alat hingga mesin yang mampu mengganti tenaga manusia.

Ilustrasi industri karoseri. [Shutterstock/Dmitry Kalinovsky]
Ilustrasi industri besar. [Shutterstock/Dmitry Kalinovsky]

Sehingga revolusi industri adalah peningkatan produksi, karena adanya mesin baru yang menggunakan sumber energi baru.

Istilah revolusi industri pertama kali diperkenalkan oleh Friedrich Engels dan Louis Auguste Blanqui pada pertengahan abad ke XIX.

Menurut T.S. Ashton, sejarawan ekonomi asal Inggris menyatakan Revolusi Industri diperkirakan terjadi sekitar tahun 1750 hingga 1830. Revolusi industri dibagi ke dalam dua fase.

Revolusi industri fase pertama
Di fase pertama, perubahan berfokus pada bidang tekstil lewat penemuan alat pemintal benang. Alat pemintal benang pertama dibuat oleh James Hargreaves (1767) dan diberi nama Spinning Jenny.

Alat pemintal benang tersebut nantinya disempurnakan oleh Richard Arkwright dengan membuat alat pemintal yang bertenaga air serta mampu menghasilkan benang lebih halus dibanding hasil benang “spinning jenny”.

baca juga
Ilustrasi tenun (Envato)
Ilustrasi (Envato)

Penemuan benda tersebut tentunya mendorong munculnya pabrik dan produksi massal dalam industri katun.

Selain penemuan mesin pemintal benang, produksi benda-benda industri juga berubah karena munculnya mesin uap. Kemunculan mesin uap terinspirasi dari mesin pemompa air ciptaan Thomas Newcomen.

Mesin yang menggunakan tenaga uap tersebut, dimodifikasi menjadi lebih efisien oleh James Watt. Mesin yang dibuat oleh Watt ini akhirnya memicu munculnya kereta api penumpang yang ditemukan George Stephenson dan kapal uap yang ditemukan Robert Fulton.

Revolusi industri fase kedua
Revolusi industri dianggap sebagai sejarah besar dunia, karena revolusi industri yang awalnya hanya terjadi di Inggris, bisa menyebar cepat ke Jerman, Amerika Serikat, Perancis, Italia, Jepang, dan berbagai negara lainnya.

Ilustrasi kereta Nazi. (Shutterstock)
Ilustrasi kereta (Shutterstock)

Tahun 1860, Revolusi Industri memasuki fase baru yang dikenal sebagai Revolusi Industri Kedua. Fase kedua ini terjadi antara abad ke-19 dan ke-20 dan dikenal juga dengan sebutan revolusi teknologi.

Revolusi ini identik dengan pembangunan jalan rel, produksi massal besi dan baja, penggunaan mesin yang meluas, peningkatan penggunaan tenaga uap, hingga munculnya listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saran Ganjar Pranowo untuk Anak Muda: Jangan Pakai Internet Cuma untuk Main Game!

Saran Ganjar Pranowo untuk Anak Muda: Jangan Pakai Internet Cuma untuk Main Game!

Lifestyle | Selasa, 07 September 2021 | 16:16 WIB

Permudah Interaksi dengan Pasien, Layanan Kesehatan di AS Mulai Terapkan Teknologi 5G

Permudah Interaksi dengan Pasien, Layanan Kesehatan di AS Mulai Terapkan Teknologi 5G

Video | Selasa, 07 September 2021 | 12:48 WIB

Belajar Pakai Google Classroom Lebih Efektif Ketimbang Grup WhatsApp

Belajar Pakai Google Classroom Lebih Efektif Ketimbang Grup WhatsApp

Your Say | Senin, 06 September 2021 | 11:55 WIB

Terkini

Review Serial Ted Lasso Season 1: Drama Olahraga yang Sangat Menginspirasi

Review Serial Ted Lasso Season 1: Drama Olahraga yang Sangat Menginspirasi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:30 WIB

Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?

Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:28 WIB

Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:18 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:17 WIB

Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?

Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Review A Sun: Pilih Kasih dan Ekspektasi Orang Tua yang Menorehkan Luka

Review A Sun: Pilih Kasih dan Ekspektasi Orang Tua yang Menorehkan Luka

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Di Balik Emas Asian Games: Alarm Regenerasi Bulu Tangkis Kita

Di Balik Emas Asian Games: Alarm Regenerasi Bulu Tangkis Kita

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Awas, Sering Dianggap Sepele! Ini Bahaya di Balik BAB Berdarah yang Jarang Diketahui

Awas, Sering Dianggap Sepele! Ini Bahaya di Balik BAB Berdarah yang Jarang Diketahui

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 16:14 WIB

Dalami Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Menteri Imipas: Siapa pun yang Memanfaatkan Pasti Ketahuan!

Dalami Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Menteri Imipas: Siapa pun yang Memanfaatkan Pasti Ketahuan!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp17.903

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp17.903

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:11 WIB

×