alexametrics

Ingin Nongkrong di Bar atau Nonton Film Bioskop di Belanda, Wajib Bawa Pas Corona

M. Reza Sulaiman
Ingin Nongkrong di Bar atau Nonton Film Bioskop di Belanda, Wajib Bawa Pas Corona
ilustrasi Covid-19. (Shutterstock)

Pemerintah Belanda serius mengeluarkan peraturan terkait 'pas Corona' yang diperlukan untuk bisa memasuki kafe, bar, restoran, hingga bioskop, di tengah pandemi COVID-19.

Suara.com - Pemerintah Belanda serius mengeluarkan peraturan terkait 'pas Corona' yang diperlukan untuk bisa memasuki kafe, bar, restoran, hingga bioskop, di tengah pandemi COVID-19.

Pas Corona merupakan kartu izin yang berisikan informasi vaksinasi ataupun hasi negatif tes COVID-19, yang dibutuhkan untuk bisa melakukan aktivitas luar ruangan.

Rencananya, pemberlakuan pas Corona ini akan dimulai pada 25 September, bersamaan dengan dihapuskannya pembatasan sosial di sejumlah wilayah.

Mayoritas suara di parlemen pada Kamis (16/9) malam menolak mosi yang meminta pemerintah mengubah rencana pemberlakuan "pas corona".

Baca Juga: Acara Musik Ditiadakan, Iwan Fals Frustrasi hingga Rumahkan Karyawan

Wisatawan juga dapat mengunjungi Distrik Merah Amsterdam yang dikenal sebagai De Walletjes. (Sumber: Shutterstock)
Distrik Merah Amsterdam yang dikenal sebagai De Walletjes. (Sumber: Shutterstock)

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan pas atau kartu izin itu diperlukan untuk mencegah gelombang baru COVID-19.

"Kita masih dalam situasi berbahaya. Tidak melakukan (kebijakan pas corona) itu akan membawa risiko besar," kata Rutte dalam debat panas di parlemen.

Kubu oposisi mempertanyakan perlunya pas corona. Mereka menyebutnya sebagai taktik untuk mendorong vaksinasi, meskipun pemerintah telah berkali-kali mengatakan bahwa vaksinasi tak akan pernah diwajibkan.

"Aturan itu tidak masuk akal, tidak perlu dan salah. Ini merupakan vaksinasi paksa dan memecah belah masyarakat," kata pemimpin oposisi sayap kanan Geert Wilders.

Sekitar 72 persen dari 17,5 juta penduduk Belanda telah menjalani vaksinasi COVID-19 sedikitnya satu kali, menurut data resmi.

Baca Juga: Hilang Pemasukan di Masa Pandemi, Iwan Fals Bubarkan Band karena Tak Kuat Biayai

Meskipun jajak-jajak pendapat menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Belanda mendukung kebijakan itu, pas corona sangat ditentang oleh mereka yang menolak divaksinasi.

Rencana pemberlakuan pas tersebut juga mengundang kemarahan sektor perhotelan. Banyak bar dan restoran mengatakan tak berencana untuk mendukung rencana itu.

Wali Kota Amsterdam Femke Halsema pada Rabu (15/9) mengatakan kepolisian ibu kota tak memiliki kapasitas untuk menegakkan aturan baru itu sehingga tempat publik dan hiburan harus memeriksa sendiri tamu mereka.

Kasus infeksi baru di Belanda telah berkurang hingga sekitar 2.000 per hari. Sekitar 600 pasien COVID-19 masih dirawat di rumah sakit. [ANTARA]

Komentar