Hindari Bahan Berbahaya Ini Sebelum Membeli Makanan Hewan Peliharaan

Arendya Nariswari

Jum'at, 17 September 2021 | 17:50 WIB
Hindari Bahan Berbahaya Ini Sebelum Membeli Makanan Hewan Peliharaan
Ilustrasi Kucing/TeamK/Pixabay

Suara.com - Saat ini, ada banyak sekali makanan hewan peliharaan yang beredar di pasaran. Bagi sebagian orang, mungkin akan sangat kesulitan untuk memilih makanan terbaik untuk hewan peliharaan mereka seperti anjing atau kucing.

Supaya makanan hewan peliharaan yang kamu berikan untuk anjing atau kucing aman, ada baiknya kamu mendiskusikan kebutuhan nutrisi spesifik anjing atau kucing peliharaan dengan dokter hewan. Pasalnya, kamu harus tahu bahan yang terkandung dalam makanan hewan peliharaan sebelum membelinya.

Nah, berikut ini ada beberapa bahan yang harus dihindari pada makanan hewan peliharaan:

1. Bahan pewarna buatan

Menurut Rachel Barrack, pendiri Animal Acupuncture di New York City pewarna buatan adalah salah satu bahan yang harus dihindari secara universal. Sementara beberapa yang ditemukan dalam makanan hewan disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk digunakan pada manusia, namun keamanannya juga harus tetap dicermati. Makanan hewan peliharaan yang mengandung pewarna 

2. Pemanis buatan

Rachel Barrack juga merekomendasikan untuk menghindari makanan anjing dengan pemanis buatan. Banyak pemanis buatan, termasuk aspartam, sakarin, dan sucralose yang ternyata bisa berbahaya bagi anjing dalam jumlah besar.

Meskipun kamu mungkin tidak akan menemukannya dalam makanan anjing, namun pastikan anjing atau kucing tidak makan makanan manusia dengan xylitol atau hal lain yang tidak boleh dimakan, seperti permen karet atau pasta gigi bebas gula. Hal ini sangat beracun bagi anjing dan dapat menyebabkan hipoglikemia, kejang, dan bahkan gagal hati.

3. Pengawet buatan

baca juga

Rachel Barrack menyarankan agar pemilik hewan peliharaan meninggalkan makanan dengan BHA, BHT, atau etoksikuin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi etoksikuin dalam jumlah yang besar dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Pengawet ini juga dilarang dalam makanan hewan di Eropa dan Australia.

4. Produk sampingan daging generik

Sementara itu, beberapa ahli tidak menganggap produk sampingan daging seperti ayam, kalkun, dan daging sapi dalam makanan hewani berbahaya bagi hewan peliharaan, karena mereka umumnya dianggap rendah nutrisinya. Rachel Barrack menjelaskan bahwa produk sampingan, termasuk tepung tulang, adalah sisa limbah dari bangkai hewan yang diberikan untuk konsumsi manusia, dan sebenarnya tidak mengandung banyak daging. Jenis yang harus dihindari adalah produk sampingan generik. Produk ini bahkan dapat berisi daging dari unggas yang sudah mati untuk jangka waktu yang tidak diketahui setelah tiba di rumah jagal.

5. Propilen glikol

Propilen glikol ini biasanya ditambahkan ke makanan berkualitas rendah untuk penyedap dan kelembapan. Namun, dalam jumlah yang besar, itu bisa berakibat fatal bagi anjing dan kucing. Pada kucing, konsumsi ini dapat menyebabkan anemia tubuh Heinz, sedangkan pada anjing dapat menyebabkan kejang dan gejala neurologis yang parah. 

6. Berbagai jagung

Produsen dapat membagi jagung menurut jenisnya pada keterangan komposisi makanan hewan peliharaan, seperti jagung pipil, jagung giling, jagung rebus, dan lain sebagainya.

Karena bahan-bahan yang dicantumkan dalam urutan jumlah yang menurun, praktik ini memberi kesan bahwa ada lebih sedikit jagung dalam makanan daripada yang sebenarnya. Waspadai hal ini jika anjingmu alergi terhadap jagung.

Selain beberapa bahan yang harus dihindari seperti yang telah disebutkan di atas, kamu juga perlu menghindari makanan hewan peliharaan yang diekstraksi. Jenis pemrosesan ini umumnya bisa dilihat pada produk camilan dan beberapa makanan hewan peliharaan.

Menurut Tegzes, jenis pemrosesan ini dapat menyembunyikan banyak bahan berkualitas rendah yang lebih rendah, dan umumnya merupakan jenis makanan yang diproses dengan banyak masalah keamanan yang melekat selama bertahun-tahun. Sebagai gantinya, Tegzes merekomendasikan makanan panggang, yang masih terlihat seperti bahan utamanya. 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Jenis-Jenis Kucing yang Populer Dijadikan Peliharaan di Rumah

10 Jenis-Jenis Kucing yang Populer Dijadikan Peliharaan di Rumah

Lifestyle | Jum'at, 17 September 2021 | 17:19 WIB

Penelitian: Meski Jarang Terjadi, Tumbuh Bersama Kucing Bisa Tingkatkan Risiko Psikosis

Penelitian: Meski Jarang Terjadi, Tumbuh Bersama Kucing Bisa Tingkatkan Risiko Psikosis

Health | Jum'at, 17 September 2021 | 15:25 WIB

80 Rekomendasi Nama Anjing yang Bagus, Lengkap dengan Makna Indahnya

80 Rekomendasi Nama Anjing yang Bagus, Lengkap dengan Makna Indahnya

Lifestyle | Jum'at, 17 September 2021 | 16:00 WIB

Terkini

3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik

3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:05 WIB

Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban

Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:56 WIB

5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda

5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:55 WIB

Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai

Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:50 WIB

9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga

9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:38 WIB

Berapa Suhu AC Ideal agar Tidak Boros Listrik? Ini Trik biar Tagihan Tetap Hemat

Berapa Suhu AC Ideal agar Tidak Boros Listrik? Ini Trik biar Tagihan Tetap Hemat

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:10 WIB

3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut

3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:06 WIB

5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal

5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:50 WIB

3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah

3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:45 WIB

Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta

Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:15 WIB