9 Fakta Kue Bulan: Sejarah, Budaya, Hingga Legenda

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Selasa, 21 September 2021 | 18:30 WIB
9 Fakta Kue Bulan: Sejarah, Budaya, Hingga Legenda
Ilustrasi kue bulan. (Pixabay/ScribblingGeek)

Suara.com - ue bulan atau mooncake merupakan salah satu kue tradisional yang identik dengan budaya Cina. Kue ini biasanya akan mudah ditemukan jelang Festival Pertengahan Musim Gugur Cina, yang merupakan hari libur yang jatuh pada bulan purnama.

Dalam kalender Gregorian, perayaan ini biasanya digelar pada akhir September atau awal Oktober, yang tepat di hari kelima belas dari bulan kedelapan lunar. 

Bagi orang Tionghoa, festival yang menggembirakan ini adalah waktu untuk reuni keluarga, kumpul-kumpul dengan teman, dan tentu saja, berpesta kue bulan

Meskipun Anda masih dapat menikmati kue bulan di luar festival atau tanpa perayaan khusus, ketahui lebih dalam tentang kue manis tersebut melalui sembilan fakta menarik ini yuk.

1. Sejarah Kue Bulan

Kue bulan.(Dok: Element Envanto)
Kue bulan.(Dok: Element Envanto)

Kue ini telah dimakan di Cina selama berabad-abad. Penyebutan paling awal dari kue-kue tradisional ini, yang dikenal sebagai yue bing () dalam bahasa Cina, berasal dari Dinasti Song (960-1279). Kue bulan secara khusus disebutkan dalam Kronik Dinasti Song Selatan oleh Wu Zhimu ().

Namun, sebelum ini, tradisi menggunakan kue panggang sebagai persembahan yang dapat dimakan kepada dewa dan dewi bulan telah lama ada di Kerajaan Tengah. Selama abad-abad sebelumnya, kue ini disebut dengan nama lain seperti yue tuan () dan xiao bing ().

Selama masa pemerintahan Kaisar Dinasti Tang Xizong (873–888), kue bulan juga diberikan oleh istana kepada para tamu selama Festival Pertengahan Musim Gugur. Praktik ini kemungkinan mengilhami asosiasi kue dengan festival.

Tetapi meskipun asosiasi tersebut mungkin berasal dari Dinasti Tang, praktik pembuatan dan makan kue bulan yang meluas selama Festival Pertengahan Musim Gugur baru dimulai pada Dinasti Ming (1368–1644). 

baca juga

Untuk tahun 2021, Festival Pertengahan Musim Gugur, juga dikenal sebagai Festival Kue Bulan, jatuh pada hari Selasa, 21 September.

2. Ada banyak variasi kue bulan

Kue bulan yang paling umum dijual, kadang-kadang disebut sebagai gaya Kanton, berbentuk bulat, berdiameter sekitar empat inci, dan tebal sekitar satu setengah inci.

Bagian atas kue bulan Kanton biasanya menampilkan karakter huruf Cina yang menguntungkan (misalnya, "umur panjang" atau "harmoni") atau nama pabriknya juga. Isiannya pun bermacam-macam, terdiri dari pasta padat yang terbuat dari biji bunga teratai, kacang merah manis, atau jujube.

Lainnya ada kuning telur asin, kacang-kacangan, biji-bijian, potongan buah, atau bahkan bahan gurih seperti ham kering. Selain versi Kanton, ada banyak variasi lainnya, kue bulan Chao shan (Teochew), kue bulan "kulit salju" Hong Kong hingga kue bulan Suzhou. Sementara kue bulan ala Jepang disertai dengan kue-kue berbentuk kelinci.  

3. Tidak dimakan utuh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Calon Wali Kota Tangsel ke Rumah Produksi Kue Bulan: Tak Semua Menurun

Calon Wali Kota Tangsel ke Rumah Produksi Kue Bulan: Tak Semua Menurun

News | Rabu, 30 September 2020 | 06:00 WIB

Kunjungi Rumah Produksi Kue Bulan, Sara:  Tak Semua Sektor Ekonomi Menurun

Kunjungi Rumah Produksi Kue Bulan, Sara: Tak Semua Sektor Ekonomi Menurun

Jakarta | Rabu, 30 September 2020 | 05:30 WIB

Kunjungi Rumah Produksi Kue Bulan Putri Ny Lauw, Sara: Tak Semua Menurun

Kunjungi Rumah Produksi Kue Bulan Putri Ny Lauw, Sara: Tak Semua Menurun

Banten | Rabu, 30 September 2020 | 05:18 WIB

Terkini

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:41 WIB

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Lampung | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

×