Bedah Kesusastraan Dunia Arab, Adakah Pengaruhnya Terhadap Kesenian Indonesia?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 27 September 2021 | 14:43 WIB
Bedah Kesusastraan Dunia Arab, Adakah Pengaruhnya Terhadap Kesenian Indonesia?
Kaligrafi Arab bertuliskan 'Allahu Akbar'. [shutterstock]

Suara.com - Kesenian Indonesia memiliki berbagai ragam dan bentuk, yang bukan tidak mungkin dipengaruhi oleh kebudayaan bangsa lain, termasuk bang Arab. Bahkan, kesenian Indonesia disebut memiliki hubungan dengan budaya Arab. Benarkah demikian?

Menurut Kurator Komunitas Salihara Art Center Ayu Utami, memang ada relasi antara kesusasteraan dan pemikiran Arab dengan Indonesia.

“Khazanah kebahasaan dan kesusastraan Arab menyebar ke penjuru dunia bersamaan dengan penyebaran agama Islam sejak pertengahan abad ke-7 masehi. Dari satu perspektif, agama Islam dan bahasa Arab tidak bisa dipisahkan. Tapi, dari perspektif lain, keduanya tidak selamanya melekat. Ada kompleksitas, khazanah dan kekayaan pemikiran yang tumbuh melalui proses akulturasi terus menerus ini,” tutur Ayu Utami, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Karena itulah, Komunitas Salihara kembali menyelenggarakan LIFEs Literature and Ideas Festival (Festival Sastra dan Gagasan) yang ke-9. Tahun ini LIFEs hadir dengan tema Arab Asyiq. Lewat pergelaran LIFEs 2021, Komunitas Salihara Art Center mengajak kita menggali dan merayakan khazanah kekayaan intelektual serta kesusastraan dunia Arab, di luar yang kita ketahui selama ini.

Beragam program seru seperti seminar, pembacaan karya, ceramah dan pentas musik pada 25 September – 02 Oktober 2021 dengan sejumlah penampil yang mewakili ragam tradisi pemikiran Arab di Indonesia. 

Ayu Utami mengatakan relasi antara sastra Arab dengan sastra dan kebudayaan di Nusantara bisa ditelusuri dari berbagai jejak historis dari masa lampau sampai hari ini, baik berupa proses penerjemahan ataupun mode interteks yang mendorong kelahiran karya-karya baru.

Sebagai kitab suci yang memiliki berbagai aspek sastrawi tinggi, Alquran memiliki peran yang sangat penting dalam mengukuhkan relasi tersebut. Di dalam perjalanan historis yang panjang itu, akulturasi berlangsung melalui beragam proses sehingga melahirkan penerimaan yang juga beragam dan disesuaikan juga dengan konteks dari zaman ke zaman.

Selama delapan hari, LIFEs 2021 akan mengangkat berbagai tema seputar pengaruh langsung dari tradisi pemikiran dan sastra Arab ke Nusantara. Tema-tema tersebut kemudian diaktualisasikan ke dalam acara-acara mulai dari seri seminar, bincang sastrawan, pembacaan karya, ceramah kunci atau utama, lokakarya kaligrafi, peluncuran buku hingga pentas musik.

Pembukaan LIFEs akan menampilkan acara bertajuk Bintang-Bintang di Bawah Langit Jakarta yang berisi pembacaan karya oleh 4 sastrawan dan 1 komika perempuan. Sejumlah webinar juga akan mengisi agenda LIFEs 2021 ini dengan mengangkat tema-tema kontemporer seperti Identitas Arab dan Wajah Kita; Modernitas Islam di Indonesia: Pers, Novel, Terjemahan; Memanggungkan Sastra Arab: Dari Kasidah hingga Mocoan; Kitab Sufisme Nusantara; serta Klasik Nan Asyik yang akan membahas pemikiran Buya Hamka, Muhammad Radjab dan Ali Audah.

Selain itu, LIFEs 2021 juga menampilkan kegiatan bincang-bincang, mulai dari Dapur Kurator; Bincang Tokoh: Pemaknaan Kembali Kearaban dan Keindonesiaan; Bincang Buku Naguib Mahfouz; Writer’s Talk (Bincang Sastrawan) bersama Ibtisam Barakat (Palestina-Amerika Serikat), dan Milton Hatoum (Lebanon-Brasil); Workshop Kaligrafi bersama Bobby Es-Syawal; Pembacaan karya Mustofa Bisri, Zawawi Imron dan Muhammad Rajab (Semasa Kecil di Kampung) oleh tiga seniman teater Indonesia;

Salah satu penampil, komika perempuan Sakdiyah Ma’ruf menyambut hangat kehadiran LIFEs 2021 ini. Ia mengatakan acara ini memberi kesempatan langka bagi kita untuk mengapresiasi budaya dan sastra Arab, serta dinamikanya dari zaman ke zaman.

"Begitu banyak aspek dan elemen menarik dari kebudayaan Arab, termasuk yang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Budaya dan sastra Arab yang masuk ke Indonesia adalah kebudayaan yang beradaptasi, dimaknai ulang, mengalami kontekstualisasi, bahkan berkembang seiring laju perkembangan sejarah dan budaya di Indonesia,” ungkap Sakdiyah Ma’ruf.

Bagi Komunitas Salihara sendiri, pergelaran LIFEs 2021 ini menegaskan komitmen untuk menghidupkan kembali dunia seni budaya, setelah cukup terpukul pandemi COVID-19. Pandemi COVID-19 telah menggeser pandangan kita terhadap dunia dan secara signifikan berimbas pada dunia seni. Dengan pertimbangan kebersihan dan keselamatan publik yang kini menjadi prioritas menuju era New Normal, pendekatan terhadap produksi, presentasi dan pameran seni perlu dievaluasi kembali. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, seluruh pergelaran LIFEs 2021 ini dapat diakses dan diapresiasi secara daring. Untuk memperluas

“Komunitas Salihara Art Center berusaha untuk terus menghidupkan kesenian di tengah situasi pandemi. Dengan akses internet yang memadai, peminat seni dan sastra tetap bisa menikmati seni, sekaligus mendukung para seniman Indonesia dalam berkarya. Kita juga paham bahwa seniman menjadi salah satu profesi yang kini kena dampak tak langsung dari COVID-19,” jelas Ayu Utami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahakarya Nobel Sastra: Elegi Darah dan Tanah di Ladang Sorgum Merah

Mahakarya Nobel Sastra: Elegi Darah dan Tanah di Ladang Sorgum Merah

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:55 WIB

Review Orang-Orang Bloomington: Menguliti Kesepian di Balik Wajah Manusia

Review Orang-Orang Bloomington: Menguliti Kesepian di Balik Wajah Manusia

Your Say | Rabu, 22 April 2026 | 14:25 WIB

Saat Alwijo "Memasak" Judul Wattpad Abal-abal: Layak Dapat Nobel atau Cuma Viral?

Saat Alwijo "Memasak" Judul Wattpad Abal-abal: Layak Dapat Nobel atau Cuma Viral?

Your Say | Selasa, 21 April 2026 | 10:52 WIB

Keluarga Bukan Hanya Darah: Pelajaran Hidup dari Novel Jepang Tentang Estafet Cinta Tak Terduga

Keluarga Bukan Hanya Darah: Pelajaran Hidup dari Novel Jepang Tentang Estafet Cinta Tak Terduga

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:34 WIB

'Perempuan di Titik Nol': Kisah Luka, Perlawanan, dan Harga Diri Perempuan di Masyarakat

'Perempuan di Titik Nol': Kisah Luka, Perlawanan, dan Harga Diri Perempuan di Masyarakat

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB

Menengok Sebelah Timur Eden dari Peraih Nobel Sastra Asal Amerika

Menengok Sebelah Timur Eden dari Peraih Nobel Sastra Asal Amerika

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:00 WIB

Minimarket yang Merepotkan: Menemukan Kehangatan di Balik Etalase Kota

Minimarket yang Merepotkan: Menemukan Kehangatan di Balik Etalase Kota

Your Say | Minggu, 08 Maret 2026 | 09:55 WIB

Kumpulan Puisi di Buku Kitab Pertanyaan: Cara Pablo Neruda Menggugat Dunia

Kumpulan Puisi di Buku Kitab Pertanyaan: Cara Pablo Neruda Menggugat Dunia

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:09 WIB

Satire atas Agama, Sosial, Budaya, dan Politik dalam 'Robohnya Surau Kami'

Satire atas Agama, Sosial, Budaya, dan Politik dalam 'Robohnya Surau Kami'

Your Say | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:55 WIB

Buku Berburu Rente: Potret Gelap Subsidi Pupuk dan Nasib Petani Indonesia

Buku Berburu Rente: Potret Gelap Subsidi Pupuk dan Nasib Petani Indonesia

Your Say | Selasa, 24 Februari 2026 | 12:37 WIB

Terkini

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami

Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:20 WIB

Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi

Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:10 WIB

Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian

Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:50 WIB

4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok

4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus

Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:26 WIB

Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya

Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:35 WIB

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31 WIB

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB