Sebagian Sekolah Belum Lakukan PTM Terbatas, Apa Alasannya?

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 26 Oktober 2021 | 23:03 WIB
Sebagian Sekolah Belum Lakukan PTM Terbatas, Apa Alasannya?
Wali Kota Palopo Muh. Judas Amir meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas, Senin, 13 September 2021 [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Suara.com - Saat ini, Pembelajaran Tatap Muka alias PTM telah dibuka di beberapa daerah. Diungkap oleh Direktur Sekolah Dasar Kemendikbud Ristek Sri Wahyuningsih, dalam acara Adaptasi Anak Demi Sukses Pendidikan Tatap Muka, Selasa (26/10/2021), meski demikian, masih ada beberapa sekolah yang belum melaksanakan PTM terbatas.

“Tentunya ini berangkat dari kebijakan daerah setempat. Mengingat level sudah di tingkat satu, dua dan tiga, namun masih ada sekolah yang belum melaksanakan PTM terbatas,” ungkapnya.

“Kami dari Kementerian juga mendorong agar semua daerah yang sudah di level satu, dua dan tiga, harus melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Sekali lagi, kewenangan ada di Pemerintah Daerah masing-masing,” lanjut Sri Wahyuningsih.

Sri melanjutkan, Kementerian Pendidikan selalu melakukan pendataan dan juga evaluasi terkait kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Lewat prosedur yang tertuang dalam SKB 4 Menteri, Sri mengatakan bahwa pelaksanaan PTM terbatas ini harus dipantau oleh semua pihak.

“Untuk itu, Kementerian Dalam Negeri juga telah mendorong agar Satgas Covid tingkat desa juga dioptimalkan,” lanjut Sri.

“Sementara itu, Satgas Covid-19 tingkat sekolah harus menjalankan tugasnya, agar pelaksanaan PTM dapat dipantau oleh tiap Satgas mulai dari level sekolah sampai level kabupaten kota,” ungkapnya.

Selain itu, Sri mengatakan pentingnya protokol kesehatan saat melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas.

“Dan ini harus diterapkan bagi seluruh warga satuan pendidikan,” lanjutnya.

baca juga

Di samping itu, Sri mengatakan fasilitas layanan kesehatan dan testing juga penting dilakukan. Bahkan, Kementerian Kesehatan sudah melakukan survei terhadap peserta didik maupun tenaga pendidik untuk pemantauan.

“Dan ini dilakukan untuk memantau terhadap perkembangan Covid-19 di daerah, khususnya di satuan pendidikan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bobby Nasution Puji Edy Rahmayadi: Atas Bimbingan Bapak Gubernur Medan Jadi PPKM Level 2

Bobby Nasution Puji Edy Rahmayadi: Atas Bimbingan Bapak Gubernur Medan Jadi PPKM Level 2

Sumut | Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Disdikbud Balikpapan Klaim Vaksinasi Pelajar Sudah Capai 100 Persen

Disdikbud Balikpapan Klaim Vaksinasi Pelajar Sudah Capai 100 Persen

Kaltim | Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:56 WIB

Pemkot Bandung Bahas Kemungkinan Tunda PTM Gara-gara Ini

Pemkot Bandung Bahas Kemungkinan Tunda PTM Gara-gara Ini

Jabar | Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:23 WIB

Terkini

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 06:13 WIB

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

×