alexametrics

Ibu Ini Akan Belikan Mainan Seks saat Anaknya 12 Tahun, Alasannya Bikin Pro-Kontra

Arendya Nariswari | Amertiya Saraswati
Ibu Ini Akan Belikan Mainan Seks saat Anaknya 12 Tahun, Alasannya Bikin Pro-Kontra
Ilustrasi Remaja Putri (Pexels/MART PRODUCTION)

Ia merasa umur 12 tahun sudah cukup dewasa untuk memiliki mainan seks.

Suara.com - Seorang ibu menuai pro-kontra setelah membahas seputar mainan seks. Ibu itu berpendapat jika anak usia remaja sudah pantas memiliki mainan seks.

Lewat media sosial TikTok, ibu bernama Naomi Rikken itu menjawab pertanyaan warganet seputar mainan seks.

Dalam unggahannya, terlihat jika seorang warganet bertanya apakah Naomi akan membeli mainan seks untuk anak berusia 19 tahun.

"Jika putrimu meminta mainan seks di usia sembilan, apakah kau akan bilang ya?" tanya komentar tersebut.

Baca Juga: Anak Makassar Usia 9 Tahun Akan Pecahkan Rekor MURI Menyelam di Bawah Laut

Ibu ini lantas menjawab bahwa umur 9 tahun masih terlalu muda untuknya. Namun, ia tidak keberatan jika sang anak sudah sedikit lebih tua.

Jawaban Naomi tersebut membuat beberapa warganet penasaran. Saat ditanya lebih lanjut, ibu ini menjawab jika umur 12 adalah saat yang tepat.

Ilustrasi vibrator. (Shutterstocks)
Ilustrasi ibu membeli mainan seks (Shutterstocks)

"Untukku pribadi 12 tahun tidak apa-apa," ucapnya lewat sebuah video.

"Tapi ini tergantung kapan kau mengalami pubertas," lanjutnya.

Ibu satu ini lantas menjelaskan alasannya tidak keberatan membelikan anak mainan seks di usia muda.

Baca Juga: Usia Baru Satu Tahun, Anak Ammar Zoni dan Irish Bella Jadi Brand Ambassador 4 Produk

Menurutnya, membelikan mainan seks saat anak menginjak usia pubertas jauh lebih baik dibandingkan membiarkan si anak hamil muda.

Naomi pun menyebut bahwa ia lebih baik membeli mainan seks dibanding harus membelikan susu formula dan popok sembilan bulan kemudian.

Jawaban ibu ini pun menuai pro-kontra di kalangan warganet. Ada yang setuju dan menyebutnya bisa menjadi cara mengedukasi anak.

Ilustrasi Mainan Seks (Pexels/cottonbro)
Ilustrasi Mainan Seks (Pexels/cottonbro)

"Menurutku lebih baik mengedukasi anak dengan barang yang aman dibanding membiarkan mereka mengeskplorasi dan melukai diri sendiri," tulis salah satu komentar.

"Jujur saja, ini lebih baik dibanding melakukan hubungan seksual."

Namun, banyak pula yang syok dan menulis jika usia 12 masih tergolong anak-anak.

"Umur 12 masih anak-anak."

"Ada alasan mengapa itu disebut usia dewasa," tambah warganet.

Selain itu, warganet juga berkomentar jika usia 15-16 tahun lebih masuk akal. Namun, kebanyakan sepakat jika usia yang pantas untuk memiliki mainan seks adalah 18 tahun.

Komentar