Menuju 2026, Clara Hsu Soroti 4 Sinyal Penting yang Tak Boleh Diabaikan Para Pemimpin

Vania Rossa

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:24 WIB
Menuju 2026, Clara Hsu Soroti 4 Sinyal Penting yang Tak Boleh Diabaikan Para Pemimpin
Clara Hsu, Indonesia Country Manager Synology Inc. (dok. Synology)
baca 10 detik
  • Clara Hsu di IndoSec Summit 2025 menekankan bahwa pemulihan data cepat itu krusial meski telah melakukan pencadangan.
  • Risiko data perusahaan mencakup backup tidak lengkap, data tersebar tanpa kontrol, dan keamanan salinan cadangan.
  • Pemimpin perlu mengontrol akses data sensitif serta memastikan sistem terpusat untuk keberlanjutan bisnis pasca insiden.

Suara.com - Di tengah laju transformasi digital yang kian cepat, peran pemimpin tidak lagi sebatas menggerakkan tim atau mengejar target bisnis. Ada satu tanggung jawab penting yang sering luput dari sorotan: menjaga keberlangsungan data sebagai fondasi kepercayaan dan keberlanjutan perusahaan. Di era ketika satu gangguan kecil bisa berdampak besar, kepekaan membaca sinyal risiko menjadi kualitas kepemimpinan yang semakin krusial.

Indonesia, sebagai salah satu pasar yang cukup sering menjadi target serangan, perlu memperhatikan tanda-tanda bahaya yang bisa mengancam keamanan data perusahaan.

Clara Hsu, Country Manager Synology Indonesia, membagikan pengalaman dan pandangannya di IndoSec Summit 2025. Menurutnya, memiliki backup data saja tidak cukup jika proses pemulihan tidak bisa dijamin.

“Transformasi digital berkembang pesat, tapi ketahanan data harus berjalan seiring. Backup saja tidak cukup jika tidak bisa dipulihkan dengan cepat saat dibutuhkan,” jelas Clara.

1. Backup yang Tidak Lengkap

Seringkali, saat perusahaan menambah aplikasi atau sistem baru, data dari sistem tersebut terlewat dari proses backup. Ada juga perusahaan yang hanya menyimpan sebagian data penting demi menghemat kapasitas penyimpanan. Padahal, jika data penting tidak dibackup, risiko kerugian besar bisa terjadi saat dibutuhkan.

“Data yang tidak dibackup pada dasarnya sudah berada dalam kondisi berisiko,” ujar Clara.

2. Data Tersebar Tanpa Terkontrol

Perusahaan modern biasanya menyimpan data di banyak tempat atau platform. Hal ini bisa membuat tim sulit mengetahui data apa saja yang ada dan di mana letaknya. Akibatnya, ada risiko data ganda atau data yang tidak terlindungi, bahkan bisa menimbulkan masalah hukum terkait regulasi.

baca juga

Clara menekankan pentingnya sistem yang terpusat agar data lebih mudah dipantau dan aman.

3. Backup Tidak Aman

Memiliki backup bukan berarti data sepenuhnya aman. Jika backup bisa diakses atau terkena serangan, seluruh data tetap berisiko hilang.

Banyak perusahaan baru menyadari hal ini setelah serangan ransomware menimpa salinan data mereka. Untuk itu, penting memiliki backup yang aman, disimpan di tempat berbeda, dan rutin diuji untuk memastikan data bisa dipulihkan.

4. Akses Data Tidak Terkontrol

Saat perusahaan berkembang, akses ke data sensitif sering kali meluas tanpa pengaturan yang ketat. Hal ini meningkatkan risiko kebocoran data, baik disengaja maupun tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Registrasi Kartu SIM Pakai Face Recognition Tuai Keraguan Publik, Isu Keamanan Data Jadi Sorotan

Registrasi Kartu SIM Pakai Face Recognition Tuai Keraguan Publik, Isu Keamanan Data Jadi Sorotan

Tekno | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:50 WIB

Rupiah Berotot di Penghujung 2025, Menuju Level Rp 16.680

Rupiah Berotot di Penghujung 2025, Menuju Level Rp 16.680

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:27 WIB

Bagaimana Penggemar Sepak Bola di Indonesia Mengikuti Pertandingan Langsung di Era Digital

Bagaimana Penggemar Sepak Bola di Indonesia Mengikuti Pertandingan Langsung di Era Digital

Bola | Jum'at, 26 Desember 2025 | 15:44 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×