alexametrics

Punya Fetish Jadi Anak Anjing, Perempuan Ini Raup Miliaran Rupiah dalam Setahun

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Punya Fetish Jadi Anak Anjing, Perempuan Ini Raup Miliaran Rupiah dalam Setahun
Perempuan Punya Fetish Jadi Anak Anjing. (Instagram/puppygirljennaofficial)

Perempuan ini menghasilkan ribuan dolar dalam sebulan karena fetish tersebut. Wow!

Suara.com - Banyak orang menyukai anjing, karena hewan peliharaan ini dikenal lucu dan penurut. Inilah alasan mengapa banyak orang menjadikan anjing sebagai hewan peliharaan di rumah mereka. Namun, bagaimana perasaanmu jika ada seorang perempuan yang memiliki fetish unik menjadi seekor anjing?

Bahkan, selain mendapatkan kesenangan darinya - perempuan ini juga menghasilkan ribuan dolar dalam sebulan karena fetishnya tersebut. Wow!

Dilansir Daily Star, perempuan bernama Jenna ini bahkan menghasilkan 1 juta dollar atau sekitar Rp 14,2 miliar dalam waktu satu tahun di OnlyFans dengan berpura-pura menjadi seekor anjing.

Dia melakukan ini dengan membuat video dirinya bermain lempar tangkap, meminta makanan, dan diajak berjalan-jalan.

Baca Juga: Viral Monyet Culik dan Sandera Anak Anjing selama 3 Hari

Dalam salah satu video, Jenna juga terlihat mengemis makanan di bawah meja di sebuah kafe sebelum pemiliknya memberinya sepotong daging.

Sementara di tempat lain, dia disuruh buang air kecil di lantai dan dikurung di kandangnya sebagai hukuman.

Perempuan berusia 21 tahun dari Texas, Amerika Serikat ini telah menjadi viral secara online untuk persona anak anjingnya, dengan semakin banyak pengikut di media sosial dan OnlyFans miliknya.

Sejak mengunggah video pertamanya pada bulan Maret 2021, dia telah memperoleh lebih dari 180 ribu pengikut, banyak di antaranya mendukung pendapatan bulanannya sebesar 10 ribu dollar atau sekitar Rp 142 juta per bulan dari OnlyFans.

"Ini gila. Saya tidak pernah berpikir, berperan menjadi anjing yang aneh akan dilihat oleh khalayak luas, atau bahwa begitu banyak orang akan menyukai atau mempedulikannya. Itu masih mengejutkan saya," ungkapnya pada Vice.

Baca Juga: Los Angeles Amerika Serikat Waspadai Wabah Flu Anjing dan Leptospirosis

Ya, tren ini awalnya dipopulerkan oleh banyak komunitas gay, namun kini berkembang dan banyak disukai oleh perempuan straight.

Komentar