Penggunaan Media Sosial Meningkatkan Kesepian Emosional

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 23 November 2021 | 12:55 WIB
Penggunaan Media Sosial Meningkatkan Kesepian Emosional
Ilustrasi kesepian akibat kecanduan menggunakan media sosial. (Envato)

Suara.com - Teknologi internet bukanlah barang baru. Kemudahan akses membuat semua orang bisa merasakan manfaatnya. Hal ini, membuat pola interaksi sosial sedikit banyak bergeser. Jika awalnya manusia berkomunikasi dengan bertemu secara tatap muka, maka di zaman yang serba digital manusia bisa berhubungan satu sama lain hanya melalui media sosial.

Media sosial sendiri adalah sebuah alat, jasa dan komunikasi secara online yang memfasilitasi hubungan orang yang satu dengan yang lainnya. Lewat media sosial, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berinteraksi dengan banyak orang pun mengaktualisasikan dirinya. Sebab, melalui media sosial, para pengguna juga bisa melakukan berbagai aktivitas lainnya, seperti mengunggah foto, video, musik, gambar dan informasi untuk berbagi ide.

Namun, penggunaan media sosial ternyata menimbulkan masalah baru. Menurut penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana, kecenderungan menggunakan media sosial lebih dari dua jam sehari cenderung membuat penggunanya mengalami kecanduan. Sebab, mereka yang kecanduan media sosial akan terlarut dalam dunianya sendiri, sehingga malas untuk bergaul dengan teman-temannya di dunia nyata. Tanpa disadari, hal itu justru membuatnya menjadi berjarak dengan teman-temannya di dunia nyata. Lama kelamaan mereka akan merasa kesepian dan terasing dari pergaulan di dunia nyata.

Kesepian kronis memicu ketidakpercayaan terhadap orang lain, paranoia, dan harapan rasa sakit emosional. Maka dari itu, tak ayal mereka yang kesepian, cenderung minum lebih banyak, memakan makanan yang kurang sehat, dan terlibat dalam perilaku berisiko seperti menggunakan narkoba dan melakukan hubungan seks tidak aman, baik untuk merasa lebih baik atau mati rasa sendiri. Dalam penelitian tersebut juga dijelaskan bahwa mereka yang kecanduan media sosial adalah anak-anak yang berada di usia remaja (12-18 tahun).

Menggunakan Media Sosial dengan Bijak

Dari penelitian di atas menunjukkan bahwa kecanduan media sosial bisa berdampak pada kehidupan sosial seseorang. Bahkan, dampak yang lebih jauh bisa memberi risiko merugikan pada diri sendiri.

Namun untuk mencegah kecanduan ini, kita perlu menggunakan media sosial secara bijak. Misalnya, dengan membatasi waktu saat bermain media sosial. Saat bermain media sosial, kita seringkali lupa waktu hingga membuat pekerjaan kantor atau sekolah terbengkalai. Nah untuk menghentikan kebiasaan buruk itu, kita bisa memulainya dengan menggunakan alarm sebagai kontrol penggunaan media sosial. Jadi kita menyetel waktu kapan waktunya kita bermain media sosial dan kapan waktunya kita beraktivitas di dunia nyata. Ketika kita sudah terbiasa membatasi waktu menggunakan media sosial, maka kecanduan media sosial pun bisa diredam.

Selanjutnya, kita juga bisa memilih konten yang ingin kita tonton. Untuk hal ini memang agak sulit, sebab tak jarang, konten yang tidak ingin kita tonton muncul tanpa disengaja, namun karena kita tertarik, kita pun terlarut untuk menontonnya. Terlebih lagi, algoritma media sosial yang kita gunakan merupakan hak penuh dari perusahaan dan itu bisa berubah setiap saatnya. Nah satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan memblokir situs atau akun tersebut. Dengan begitu, harapannya konten tersebut tak muncul lagi.

Terakhir, kita juga bisa menjadikan media sosialmu sebagai ladang berbagi ilmu. Misalnya kita jago merajut. Nah kita bisa membagikan tutorial cara merajut, bahan-bahan yang diperlukan dan lain sebagainya. Jadi tunggu apalagi? Yuk kita #MakinCakapDigital dengan memanfaatkan internet sebaik-baiknya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Velove Vexia Menikah, Sosok Suami dalam Foto di Instagram Bikin Penasaran

Velove Vexia Menikah, Sosok Suami dalam Foto di Instagram Bikin Penasaran

Entertainment | Selasa, 23 November 2021 | 11:34 WIB

Waspada! Viral Challenge 'Add Yours' Instagram Jadi Modus Penipuan Terbaru

Waspada! Viral Challenge 'Add Yours' Instagram Jadi Modus Penipuan Terbaru

Hits | Selasa, 23 November 2021 | 11:32 WIB

Mobil Disenggol Orang, Pelaku Kabur Beri Makanan Ini Sebagai Permintaan Maaf

Mobil Disenggol Orang, Pelaku Kabur Beri Makanan Ini Sebagai Permintaan Maaf

Hits | Selasa, 23 November 2021 | 11:34 WIB

Ikuti Jejak Youtube, TikTok Kini Bisa Diakses ke Televisi

Ikuti Jejak Youtube, TikTok Kini Bisa Diakses ke Televisi

Bekaci | Selasa, 23 November 2021 | 10:34 WIB

SBY Berikan Kabar Terbaru Kondisi Kesehatannya, Tengah Jalani Pemulihan Pasca Operasi

SBY Berikan Kabar Terbaru Kondisi Kesehatannya, Tengah Jalani Pemulihan Pasca Operasi

Hits | Selasa, 23 November 2021 | 10:32 WIB

Instagram Uji Coba Fitur Tambah Musik di Unggahan Feed

Instagram Uji Coba Fitur Tambah Musik di Unggahan Feed

Tekno | Selasa, 23 November 2021 | 10:01 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×