Akui Kalah Pamor dari Kota, Bupati Semarang Jabarkan Potensi Pariwisata di Kabupaten

Risna Halidi

Senin, 29 November 2021 | 11:02 WIB
Akui Kalah Pamor dari Kota, Bupati Semarang Jabarkan Potensi Pariwisata di Kabupaten
Potensi Wisata Kabupaten Semarang (Dok. HAM)

Suara.com - Tak hanya Kota Semarang, namun daerah penyangga Kota Semarang seperti Kabupaten Semarang juga tak kalah menarik baik dari segi potensi pariwisata maupun kemudahan akses bagi para investor yang hendak menanamkan modal atau kapitalnya di sana.

Hal ini disampaikan oleh Ngesti Nugraha, Bupati Semarang saat menerima jamuan makan malam dalam perayaan Hari Jadi Himpunan Anak Media (HAM) Jakarta beberapa waktu lalu, di Sky View, Kampoeng Kopi Banaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ngesti menuturkan popularitas Kabuapeten Semarang yang masih kalah pamor menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat bagi pemerintah daerah Kabupaten Semarang.

"Selama ini orang hanya tahu Kota Semarang. Sementara Semarang ini cukup luas, di tengah Kabupaten Semarang ada Kota Salatiga. Bahkan dari Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga lebih dikenal orang. Padahal potensi kami sangat besar," ungkapnya.

Potensi Wisata Kabupaten Semarang (Dok. HAM)
Potensi Wisata Kabupaten Semarang (Dok. HAM)

Kabupaten Semarang sendiri memiliki keunggulan pariwisata, pertanian, perdagangan dan jasa.

Di masa pandemi Covid-19 pariwisata dan pertanian sebagai penopang PAD terbesar pendapatannya terjun bebas. Bahkan, Kabupaten Semarang ekonominya minus 2,26 persen.

Namun Kabupaten Semarang terus bersolek dan mematut diri untuk merayu investor. Dari sisi infrastruktur, saat ini dan beberapa tahun ke depan sedang ada pengembangan jalan tol dari Kabupaten Semarang – Solo – Yogyakarta – Surabaya.

Kabupaten yang telah mampu memikat 190 perusahaan berskala besar dan 800-an berskala kelas menengah ini tak kalah cantik dari sisi potensi pariwisatanya.

"Kabupaten Semarang memiliki 2 lokasi wisata strategis untuk para investor. Kemudian kami pun berencana memindahkan pusat pemerintahan ke wilayah yang tidak jauh dari Kampoeng Kopi Banaran ini," ucap Bupati Ngesti Nugraha.

baca juga

Ia pun berharap, nantinya Kabupaten Semarang akan menjadi kota satelit dengan potensinya yang besar.

"Untuk para investor, pemerintah Kabupaten Semarang menjamin akan memberikan fasilitas kemudahan perizinan yang otomatis akan membuka lapangan kerja," janjinya.

Potensi Pariwisata Kabupaten Semarang
Dijelaskan kembali oleh Bupati Ngesti Nugraha, bahwasannya Kabupaten Semarang memiliki potensi pariwisata, di antaranya 50 daya tarik wisata dan 55 desa wisata yang terus bergerak dan terus dikembangkan.

"Adanya dana desa sangat mendukung pengembangan desa wisata. Perkembangan untuk desa wisata cukup besar. Ada wisata alam yang jumlahnya kurang lebih 225 destinasi wisata, serta ada sekitar 700 restoran," paparnya.

Beberapa destiniasi wisata di kab Semarang yang menjadi ikon di antaranya; Candi Gedong Songo—satu kawasan Candi peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra dari abad ke-9 yang ditemukan oleh yang ditemukan oleh Rafles—pemerintahan Belanda pada tahun 1804.

Lokasinya berada di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dan berada di ketinggian 1.200 mdpl.

Di kawasan Bandungan, saat ini terus dilakukan pengembangan dan pembenahan infrastrukturnya.

"Bersama Kementerian PUPR kami merelokasi pasar tradisional yang membuat kemacetan sedang dibangun menjadi taman. Kemudian rencana selanjutnya merevitalisasi benteng di Ambharawa sebagai destinasi wisata di Ambarawa terkait dengan candi Borobudur," rinci Bupati tentang proyeksi renstra pariwisatanya.

Selain itu ada destinasi kekinian yang menjadi buruan pada generasi milenial yaitu Bukit Cinta dan Kampoeng Kopi Banaran. Tak sekadar mampu mengurai dahaga para milenial untuk memenuhi kebutuhan eksistensinya di ruang media sosial dengan view Rawa Pening.

Dan khusus Kampoeng Kopi Banaran, dari atas ketinggiannya yakni di Sky View wisatawan dapat menikmati panorama 7 gunung sekaligus.

Sembari menikmati sajian kopi langsung dari kebun Kampoeng Kopi Banaran warisan Belanda, wisatawan dapat menikmati kesejukan udara yang datang dari perbukitan di kawasan wisata ini.

Cukup banyak deretan potensi wisata kekinian untuk di urai dan cukup viral, sebut saja lagi destinasi wisata Dusun Semilir, Sunrise Hill, Umbul Sidomukti, Saloka Park, Desa Wisata Sepakung, dan masih banyak lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelaran Road Race 2021 di Kota Semarang, Hendi Berharap Bisa Bangkitkan Ekonomi

Gelaran Road Race 2021 di Kota Semarang, Hendi Berharap Bisa Bangkitkan Ekonomi

Jawa Tengah | Minggu, 28 November 2021 | 19:47 WIB

Kabupaten Semarang Ajak Generasi Muda Cintai Seni Budaya Lewat Festival Gedong Songo

Kabupaten Semarang Ajak Generasi Muda Cintai Seni Budaya Lewat Festival Gedong Songo

Lifestyle | Jum'at, 26 November 2021 | 14:29 WIB

Kontrak Operator Feeder BRT Diputus, Transsemarang Digugat ke Pengadilan

Kontrak Operator Feeder BRT Diputus, Transsemarang Digugat ke Pengadilan

Jawa Tengah | Rabu, 24 November 2021 | 14:55 WIB

Terkini

Pemain Bangladesh Bongkar Strategi Lawan Timnas Indonesia: Kami Akan Main Mid Block

Pemain Bangladesh Bongkar Strategi Lawan Timnas Indonesia: Kami Akan Main Mid Block

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:05 WIB

7 Manfaat Utama Krim Pagi untuk Kulit Wajah, Apakah Wajib Pakai yang Mengandung SPF?

7 Manfaat Utama Krim Pagi untuk Kulit Wajah, Apakah Wajib Pakai yang Mengandung SPF?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:02 WIB

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Jeong Yein Lovelyz Resmi Gantikan Ha Young di Musim Terbaru The Trauma Code

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:00 WIB

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 14:55 WIB

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

×