Rantai Makanan di Laut, Mulai dari Fotoautotrof Hingga Predator Teratas

Arendya Nariswari | Suara.com

Rabu, 01 Desember 2021 | 21:54 WIB
Rantai Makanan di Laut, Mulai dari Fotoautotrof Hingga Predator Teratas
Ilustrasi penyu di Maladewa (Pixabay/kormandallas)

Suara.com - Ada sekitar 300.000 spesies tumbuhan dan hewan di laut atau samudra. Spesies yang berbeda di laut ini membentuk sekitar 15 persen tumbuhan dan hewan di planet ini. Sebagian besar spesies laut terikat bersama melalui jaring makanan. Jaring-jaring makanan adalah sistem rantai makanan yang saling berhubungan. Rantai makanan adalah kumpulan hewan dan tumbuhan dari atas ke bawah. Mereka terhubung satu sama lain karena yang di atas memakan yang di bawah. 

Dilansir dari National Geographic, Rabu (01/12/2021), berikut ini adalah rantai makanan di laut dari tingkat dasar.

  • Tingkat Satu: Fotoautotrof

Tingkat dasar rantai makanan laut terdiri dari organisme bersel satu yang disebut fitoplankton. Organisme kecil ini mikroskopis, yaitu mereka sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat tanpa mikroskop.

Miliaran fitoplankton hidup di bagian atas lautan dan menyerap cahaya matahari. Melalui fotosintesis, mereka mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia. Energi kimia ini memungkinkan mereka untuk bertahan hidup dan tumbuh.

Organisme kecil ini memainkan peran besar dalam rantai makanan di laut. Mereka adalah produsen utama karbon yang dibutuhkan semua hewan laut untuk bertahan hidup. Mereka juga menghasilkan lebih dari setengah oksigen yang kita hirup di Bumi.

  • Tingkat Dua: Herbivora

Tingkat berikutnya dari rantai makanan di laut terdiri dari pemakan tumbuhan atau herbivora. Sebagian besar merupakan hewan mikroskopis yang dikenal sebagai zooplankton dan melayang melintasi permukaan laut. Saat mereka melayang, mereka merumput di tanaman apa pun yang mereka temui.

Banyak herbivora yang cukup besar untuk kita lihat. Mereka datang dalam berbagai ukuran, ada yang lebih kecil, seperti Surgery Fish dan parrotfish, dan yang lebih besar, seperti green sea turtle dan manatee.

Herbivora memakan sejumlah besar kehidupan tanaman yang dimakan secara bergantian. Mereka menjadi makanan bagi hewan karnivora, atau pemakan daging. 

  • Tingkat Tiga: Karnivora

Tingkat ketiga dari rantai makanan di laut terdiri dari sekelompok besar karnivora kecil. Ini termasuk ikan, seperti sarden, herring dan menhaden. Ikan yang lebih kecil seperti itu memakan banyak zooplankton. Namun, mereka sendiri sering dimakan. Ada satu fakta sederhana tentang kehidupan laut. Ikan besar makan ikan kecil.

  • Level Empat: Predator Teratas

Predator besar duduk di puncak rantai makanan di laut. Mereka adalah kelompok yang bervariasi. Beberapa adalah hewan bersirip, seperti hiu, tuna, dan lumba-lumba. Lainnya merupakan hewan berbulu, seperti pelikan dan penguin. Dan yang lain adalah hewan dengan sirip, seperti anjing laut dan walrus.

Kebanyakan predator top adalah pemburu yang besar, cepat dan sangat baik. Mereka juga memiliki umur yang lebih panjang dan berkembang biak secara perlahan. Betina dari spesies ini tidak sering melahirkan.

Banyak predator teratas dari rantai makanan laut juga dimakan. Mereka diburu oleh manusia, yang paling mematikan dari semua pemburu. Penangkapan ikan yang berlebihan oleh manusia dapat sangat mengurangi populasi predator teratas di laut ini. Karena hewan tersebut berkembang biak dengan lambat, dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memulihkan populasinya.

Hilangnya spesies predator teratas dapat menimbulkan masalah serius. Masalah-masalah ini bergejolak melalui seluruh jaring makanan. Misalnya, populasi hewan yang lebih kecil yang biasanya dimakan oleh predator puncak bisa menjadi terlalu besar. Hewan yang lebih kecil ini mungkin hampir memusnahkan populasi hewan yang lebih kecil. Atau, mereka mungkin memakan terlalu banyak tanaman. Kemudian, hewan yang hidup bergantung pada tumbuhan tidak lagi memiliki cukup makanan.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Empat Tahun Lima Alat Pendeteksi Tsunami di Laut Selatan Cianjur Rusak

Sudah Empat Tahun Lima Alat Pendeteksi Tsunami di Laut Selatan Cianjur Rusak

Jabar | Rabu, 01 Desember 2021 | 20:16 WIB

Analisis Fill The Nutrient Gap: Makanan Bergizi Masih Belum Terjangkau Banyak Orang

Analisis Fill The Nutrient Gap: Makanan Bergizi Masih Belum Terjangkau Banyak Orang

Press Release | Rabu, 01 Desember 2021 | 18:42 WIB

Penemuan Rahasia Sumber Makanan Terbaru:Tepung 'Bakteri' di FInlandia

Penemuan Rahasia Sumber Makanan Terbaru:Tepung 'Bakteri' di FInlandia

Video | Rabu, 01 Desember 2021 | 17:15 WIB

Terkini

L'Oreal Brandstorm 2026: Anak Muda ITB Wakili Indonesia ke Paris Lewat Inovasi Parfum Pintar

L'Oreal Brandstorm 2026: Anak Muda ITB Wakili Indonesia ke Paris Lewat Inovasi Parfum Pintar

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 22:33 WIB

5 Parfum yang Cocok Dipakai Malam Hari, Wangi Elegan untuk Kencan dan Acara Spesial

5 Parfum yang Cocok Dipakai Malam Hari, Wangi Elegan untuk Kencan dan Acara Spesial

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 19:49 WIB

5 Shio Paling Beruntung 9 April 2026, Siap-siap Diguyur Rezeki Nomplok

5 Shio Paling Beruntung 9 April 2026, Siap-siap Diguyur Rezeki Nomplok

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 19:45 WIB

Bye-Bye Skincare Berlapis! Ini Rahasia Teknologi Sylfirm X untuk Kulit Glass Skin ala Korea

Bye-Bye Skincare Berlapis! Ini Rahasia Teknologi Sylfirm X untuk Kulit Glass Skin ala Korea

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 19:21 WIB

Urutan Skincare Pagi dan Malam yang Benar Menurut Dokter

Urutan Skincare Pagi dan Malam yang Benar Menurut Dokter

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 18:53 WIB

Intip Pesona 5 Pantai Eksotis di Australia Barat, Ada Spa Alami di Tengah Karang

Intip Pesona 5 Pantai Eksotis di Australia Barat, Ada Spa Alami di Tengah Karang

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 17:48 WIB

Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!

Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 17:31 WIB

IIGCE 2026: Saat Panas Bumi Diproyeksikan Jadi Tulang Punggung Energi Indonesia

IIGCE 2026: Saat Panas Bumi Diproyeksikan Jadi Tulang Punggung Energi Indonesia

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 17:30 WIB

9 Promo Skincare dan Makeup Viva April 2026: Beli Banyak Makin Hemat

9 Promo Skincare dan Makeup Viva April 2026: Beli Banyak Makin Hemat

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 17:25 WIB

Gimana Cara Mengatasi Jerawat ketika Haid? 5 Skincare Salicylic Acid Ini Patut Dicoba

Gimana Cara Mengatasi Jerawat ketika Haid? 5 Skincare Salicylic Acid Ini Patut Dicoba

Lifestyle | Rabu, 08 April 2026 | 17:03 WIB