Mengapa Seseorang Lebih Memilih Menggunakan Produk Organik?

Risna Halidi

Rabu, 12 Januari 2022 | 17:23 WIB
Mengapa Seseorang Lebih Memilih Menggunakan Produk Organik?
Ilustrasi produk organik (Elements Envato)

Suara.com - Ada beragam alasan seseorang mau dan condong lebih memilih menggunakan produk organik. Salah satunya adalah, kepercayaan bahwa produk organik diproduksi secara berkelanjutan, lebih sehat, lebih aman, dan lebih ramah lingkungan.

Terlebih di era ancaman perubahan iklim seperti saat ini. Pemanasan global yang mulai mengkhawatirkan dapat menyebabkan perubahan iklim yang cukup ekstrim serta ancaman bencana alam yang makin sering terjadi.

Dikatakan Owner Beorganik Eric Steven, hal tersebut bisa terjadi karena berbagai macam faktor seperti polusi udara, hingga penggunaan pestisida kimia berlebih, yang mengakibatkan pelepasan gas nitrogen bercampur ke udara.

Apalagi penggunaan pestisida kimia secara berlebih di lahan pertanian juga berisiko menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan serta Kesehatan manusia jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Biji chia, sebagai salah satu produk organik (Dok. Beorganik)
Biji chia, sebagai salah satu produk organik (Dok. Beorganik)

Para peneliti dari Environmental Working Group atau EWG mencatat kandungan pestisida pada makanan dan polutan lainnya dapat menembus plasenta yang bisa mengancam kesehatan bayi dalam kandungan.

Bahkan banyak studi mengaitkan pestisida dengan berat badan lahir rendah atau BBLR, cacat lahir, masalah neurologis dan perilaku, gangguan fungsi hormon, autisme, hingga kanker

Pestisida dan bahan kimia berbahaya juga dikaitkan dengan infertilitas pada laki-laki maupun perempuan.

Itulah mengapa, kata Eric, masyarakat mulai beralih menggunakan bahan-bahan organik untuk kehidupan sehari-hari dengan harapan bisa mewujudkan hidup dan bumi yang lebih sehat seperti yang ditawarkan Beorganik.

Misalnya produk organik dan natural seperti teh organik, kacang organik, hingga berbagai macam bumbu dapur seperti minyak kelapa dara, minyak zaitun, dan madu yang berkhasiat bagi kesehatan.

baca juga

"Ini bukan hanya sekadar brand, tapi kami juga ingin mengajak masyarakat untuk memulai gaya hidup yang sehat dan juga tentunya menyayangi bumi dengan dimulai dari mengkonsumsi makanan dari bahan-bahan yang organik dan natural," kata Eric dikutip dari siaran pers Kamis, (12/1/2022).

Meski brand baru, ia optimis bisa turut mempromosikan dan mengkampanyekan gaya hidup sehat dan menyayangi bumi melalui produk-produk berkualitas. Saat ini Beorganik sudah tersedia di berbagai macam marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Hidup Sehat, Ini Alasan Anda Harus Beralih ke Produk Organik

Mulai Hidup Sehat, Ini Alasan Anda Harus Beralih ke Produk Organik

Health | Selasa, 11 Januari 2022 | 07:56 WIB

Inspiratif! Dua UMKM Ini Kampanyekan Usaha yang Ramah Lingkungan

Inspiratif! Dua UMKM Ini Kampanyekan Usaha yang Ramah Lingkungan

Jawa Tengah | Selasa, 11 Januari 2022 | 07:33 WIB

Pantang Menyerah, Disabilitas Kota Semarang Produksi Sabun dan Tas Ramah Lingkungan

Pantang Menyerah, Disabilitas Kota Semarang Produksi Sabun dan Tas Ramah Lingkungan

Jawa Tengah | Senin, 10 Januari 2022 | 18:27 WIB

Terkini

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 07:53 WIB

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:49 WIB

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:47 WIB

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:46 WIB

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 07:45 WIB

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 07:27 WIB

×