facebook

Pelajaran Fisika Kelas 9: Mengenal Jenis-jenis dan Sifat-sifat Magnet

Risna Halidi | Lilis Varwati
Pelajaran Fisika Kelas 9: Mengenal Jenis-jenis dan Sifat-sifat Magnet
Ilustrasi magnet (Freepik)

Sifat magnet bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis dan sifatnya. Yuk simak lebih lanjut di sini.

Suara.com - Magnet mudah ditemukan pada kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya hiasan kulkas yang bisa menempel karena adanya magnet.

Setiap magnet pasti memiliki dua tempat yamg paling kuat gaya magnetnya, yaitu kutub magnet. Magnet kutub biasanya berada di ujung magnet dan memiliki gaya tarik atau gaya tolak terbesar.

Dikutip dari Ruang Guru, magnet memiliki dua kutub, yaitu kutub Utara (U) dan kutub Selatan (S).

Dalam sejarahnya, magnet sudah lama ditemukan. Sekitar 2.000 tahun yang lalu, oleh bangsa Yunani di daerah yang bernama Magnesia (sekarang Manisa, Turki).

Baca Juga: Pengaruh Gravitasi Bulan dan Matahari Pada Peristiwa Air Laut Pasang dan Surut

Pada saat pertama kali ditemukan, masih berupa magnet alam yang berwujud batu, namun memiliki kemampuan untuk menarik benda-benda yang mengandung logam.

Bola magnet. (Pixabay)
Bola magnet. (Pixabay)

Kemudian, pertama kali dimanfaatkan oleh bangsa China sebagai kompas untuk membantu pelayaran, kira-kira mulai tahun 1.200 masehi.

Magnet terdiri dari berbagai macam bentuk. Ada magnet batang, magnet silinder, magnet U, dan masih banyak lagi.

Sifat magnet bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis dan sifatnya. Jika semakin dekat benda yang terbuat dari besi ke magnet, maka pasti merasakan adanya gaya tarik yang menyebabkan besi menempel pada magnet.

Berdasarkan sifat kemagnetannya, terdapat tiga jenis bahan, di antaranya:

Baca Juga: Bukan Hanya Untuk Dandan, Ini Jenis Cermin Lain dalam Ilmu Fisika

1. Bahan Magnetik (Ferromagnetik)
Bahan yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet. Contohnya, besi, baja, nikel, kobalt, dan lain sebagainya.

2. Bahan Paramagnetik
Bahan yang ditarik dengan lemah oleh magnet. Contohnya aluminium, platina, natrium, dan lain sebagainya.

3. Bahan Diamagnetik
Bahan yang tidak dapat ditarik oleh magnet. Contohnya, seng, emas, merkuri, dan lain sebagainya.

Kutub-kutub magnet memiliki gaya tarik atau gaya dorong. Gaya tarik dan gaya dorong tersebut muncul jika kedua kutub magnet saling berinteraksi.

Jika dua kutub yang sejenis didekatkan, maka mereka akan saling tolak-menolak. Sementara itu, jika dua kutub yang berbeda jenis didekatkan, maka mereka akan saling tarik-menarik.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar