facebook

Susul Generasi Milenial, Generasi Z Juga Mulai Incar Rumah Impian

Risna Halidi
Susul Generasi Milenial, Generasi Z Juga Mulai Incar Rumah Impian
Menabung untuk membeli rumah impian. (Shutterstock)

Melihat fungsi rumah yang makin beragam dan harga yang makin bersaing, tak ayal hal itu membuat banyak anak muda mulai mengincar rumah impian mereka.

Suara.com - Memiliki rumah sendiri merupakan impian banyak orang, khususnya kelompok muda di Indonesia. Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, fungsi rumah pun makin luas dan beragam. Rumah tak lagi menjadi tempat untuk beristirahat, tetapi juga mengembangkan hobi dan tempat belajar hingga bekerja.

Melihat fungsi rumah yang makin beragam dan harga yang makin bersaing, tak ayal hal itu membuat banyak anak muda Tanah Air khususnya generasi Milenial dan generasi Z mulai mengincar rumah impian mereka.

Dikutip Suara.com dari siaran pers Rumah123.com, sepanjang tahun 2021 kemarin, tren pasar properti Tanah Air berhasil menunjukkan perubahan pasar ke arah positif.

Bahkan data internal 99 Group juga mencatat pencarian properti di portal Rumah123.com dan 99.co ada sebanyak 270 juta, dengan 46 persen di antaranya merupakan pengunjung baru. Dari sisi demografi pencari properti tersebut, hampir 59.5 persennya adalah perempuan dengan 40.5 persen lainnya laki-laki.

Baca Juga: 54 Persen Pegawai Pertamina Didominasi Generasi Milenial

Adapun tren pergeseran usia konsumen dianggap berhasil menarik perhatian, dengan dominasi pencari properti yang berasal dari generasi Z sebanyak 19.4 persen dan Milenial dengan 48.7 persen.

Berbicara dalam acara Property Outlook 2022 'Era Kebangkitan Sektor Properti Outlook Tanah Air' beberapa waktu lalu, Deputy CEO 99 Group Indonesia Wasudewan mengatakan hal tersebut bisa menjadi angin segar untuk bisnis properti Indonesia.

"Dengan adanya tren generasi muda yang semakin aktif mencari properti, kami menyesuaikan strategi pemasaran yang tepat dan efektif untuk kelompok usia ini. Harapannya tentu, para pencari properti ini dapat menemukan hunian idamannya dengan mudah dan nyaman," jelas Wasudewan.

Di sisi lain, rumah tapak masih menjadi tipe properti yang paling diincar oleh para pencari properti, dengan persentase 84.1 persen. Berdasarkan statistik internal, properti dengan harga di bawah 400 juta diminati oleh 39.1 persen konsumen per semester kedua 2021.

Fenomena baru juga tercatat dengan naiknya minat terhadap properti premium di kisaran harga Rp2 sampai Rp10 miliar ke atas.

Baca Juga: Jokowi Setuju Diskon Pajak Mobil Baru Diperpanjang, Khusus LCGC

Acara tahunan Property Outlook 2022 sendiri diselenggarakan dengan tujuan menyajikan informasi komprehensif dan selayang pandang industri properti Indonesia di tahun 2022 ini.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar