Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Menparekraf Belum Akan Menutup Lokasi Wisata

Senin, 31 Januari 2022 | 17:11 WIB
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Menparekraf Belum Akan Menutup Lokasi Wisata
Ilustrasi lokasi wisata (Elements envato)

Suara.com - Kasus Covid-19 di Indonesia mulai naik sejak meluasnya paparan varian omicron yang lebih cepat menular. Sejak pekan lalu, kasus positif harian kembali di atas 10 ribu, menjadi angka tertinggi sejak awal September 2021.

Meski begitu, kondisi tersebut belum terlalu mempengaruhi industri pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, mengatakan bahwa tempat wisata belum diminta untuk tutup, meski kasus Covid-19 makin tinggi.

"Khusus untuk penanganan omicron, kita akan mengikuti skema PPKM. Baru saja diumumkan oleh Bapak Menko (Marinves), Menteri Kesehatan tentang perubahan status PPKM yang disesuaikan dengan peningkatan kasus omicron. Jadi kita akan mengikuti aturan dalam lingkup PPKM," kata Sandi dalam weekly Press Briefing secara virtual, Senin (31/1/2022).

Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, Sandi menekankan, agar masyarakat tetap meningkatkan kehati-hatian selama beraktivitas di area wisata. Kewaspadaan harus lebih ditingkatkan dalam menghadapi varian omicron dengan lebih ketat menjalankan protokol kesehatan.

"Seiring dengan peningkatan omicron, tentu tiga hal utama sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berpartisipasi. Pertama peningkatan protokol kesehatan 3M dan 3T. Kedua adalah vaksinasi, kita harus mulai siapkan booster untuk para pelaku parekraf. Dan ketiga, harus bantu sosialisasi dan edukasi masyarakat agar tetap mengikuti prokes," ujar Sandi.

"Kita pastikan juga momentum kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kita tidak terdistorsi. Oleh karena itu, tentunya kita harapkan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tetap bisa membangun citra yang baik, reputasi yang baik. Sehingga ekonomi Indonesia kembali bisa menggeliat," imbuhnya.

Ia juga mengingatkan kepada para pelaku parekraf untuk meningkatkan protokol kesehatan yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

"Mari kita galakkan PeduliLindungi dan kita pastikan bahwa protokol kesehatan adalah bagian dari kegiatan sehari-hari. Vaksinasi juga perlu diperluas termasuk booster," pungkasnya.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Melonjak, Wali Kota Bogor Bima Arya Hentikan PTM di Seluruh Sekolah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI