"We Will Give Our Souls and Bodies for Freedom": Cerita Perjuangan Masyarakat Ukraina di Tengah Agresi Rusia

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 05 Maret 2022 | 07:55 WIB
"We Will Give Our Souls and Bodies for Freedom": Cerita Perjuangan Masyarakat Ukraina di Tengah Agresi Rusia
Seorang warga sipil berlatih melempar bom molotov untuk mempertahankan kota ketika invasi Rusia ke Ukraina terus berlanjut, di Zhytomyr, Ukraina, 1 Maret 2022. (ANTARA/Reuters/Viacheslav Ratynskyi/as)

Suara.com - Invasi Rusia ke Ukraina menjadi sorotan seluruh dunia. Rencana Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengokupansi Ukraina juga mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Tidak hanya itu, korban jiwa juga terus berjatuhan baik dari pihak Ukraina mapun Rusia. Pemerintah Rusia menyatakan, 498 tentaranya tewas selama sepekan invasi.

Rusia pada Rabu (2/3/2022) mengatakan, bahwa 498 tentaranya tewas dan 1.597 lainnya terluka di Ukraina. Invasi Rusia ke Ukraina sendiri punya latar belakang yang cukup panjang.

Salah satunya didokumentasikan oleh Profesor Mykola Lazarovych dalam bukunya "We Will Give Our Souls and Bodies for Freedom". Buku ini berisi gambaran singkat tentang gesekan antara Rusia-Ukraina yang telah berlanjut di Ukraina sejak 2014.

Buku ini juga mengulas tentang alasan dan prasyarat utamanya, prinsip-prinsip ideologis, dan arah tindakan tempur. Dalam sejumlah tulisannya Lazarovyh juga membahas tahap utama aneksasi paksa Krimea oleh Rusia, pendudukan distrik terpisah di wilayah Donetsk dan Luhansk, dan invasi besar-besaran pasukan militer reguler Rusia ke Ukraina.

Selain itu, ia juga menarasikan dengan baik esensi dari perang hibrida Rusia melawan negara Ukraina, jenis dan cara implementasinya dianalisis.

Salah satu perhatian besar dalam buku ini diberikan pada proses kebangkitan Tentara Ukraina, kemenangan dan kekalahannya, peran gerakan sukarelawan dalam memperkuat kemampuan pertahanan negara kita.

Ia juga memperjelas keunikan dan kecenderungan reaksi masyarakat internasional yang melanggar integritas teritorial dan kedaulatan Ukraina digeneralisasi, sifat kebijakan perjanjian di Federasi Rusia.

Lebih lanjut, Lazarovych juga menjelaskan dengan baik bahwa agresi Rusia terhadap Ukraina menjadi mungkin tidak hanya melalui pembentukan rezim Nazi de focto di Rusia yang dipimpin oleh Vladimir Putin tetapi juga melalui dukungan yang luar biasa dari tindakannya oleh sebagian besar warga Rusia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Sopir Truk Dianiaya di Cibubur, PDIP Tolak Penundaan Pemilu 2024

Kronologi Sopir Truk Dianiaya di Cibubur, PDIP Tolak Penundaan Pemilu 2024

Jakarta | Sabtu, 05 Maret 2022 | 07:00 WIB

Prediksi WHO: Gelombang Kedua Pengungsi Ukraina Lebih Berisiko Terserang Penyakit

Prediksi WHO: Gelombang Kedua Pengungsi Ukraina Lebih Berisiko Terserang Penyakit

Health | Sabtu, 05 Maret 2022 | 03:05 WIB

Waspada! Dampak Perang Rusia dan Ukraina Mengancam Keamanan Siber Secara Global

Waspada! Dampak Perang Rusia dan Ukraina Mengancam Keamanan Siber Secara Global

Surakarta | Sabtu, 05 Maret 2022 | 06:50 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×