Ketahui 4 Hal yang Kerap Menjadi Perhatian Perempuan Saat Membeli Pakaian

Risna Halidi

Senin, 07 Maret 2022 | 18:43 WIB
Ketahui 4 Hal yang Kerap Menjadi Perhatian Perempuan Saat Membeli Pakaian
Ilustrasi membeli baju (unsplash.com/@priscilladupreez)

Suara.com - Banyak hal harus dipikirkan saat hendak membeli pakaian. Khususnya bagi kaum perempuan. Bagi beberapa lainnya, menemukan satu pakaian yang tepat bisa jadi merupakan tantangan besar.

Lewat sebuah penelitian yang dilakukan oleh perusahaan pakaian Lucy and Yak, mengungkapkan masalah yang paling membuat frustrasi yang dihadapi perempuan sehari-hari terkait pakaian.

Apa saja? Berikut rangkumannya seperti yang Suara.com kutip dari Mirror, Senin (7/3/2022).

Ilustrasi mengenakan baju yang baru dibeli. (Shutterstock)
Ilustrasi membeli baju. (Shutterstock)

1. Saku Palsu
Sebanyak 55 persen responden survei mengatakan mereka sering kesulitan membawa barang karena merasa tidak ada atau kurang kantong di pakaian mereka. Namun ternyata, ini adalah masalah kuno yang sudah ada sejak dulu.

Selama era Abad Pertengahan, baik lelaki maupun perempuan mengikat tas mereka di pinggang. Tetapi seiring berjalannya waktu, orang mulai menyembunyikan tas di balik pakaian melalui celah untuk melindungi barang berharga dari pencopet.

Pada akhir abad ke-17, kantong mulai ada pada pakaian laki-laki. Sementara kantor pada pakaian perempaun tidak dianggap pada saat itu, dan bahkan hingga sekarang. Beberapa pakaian perempuan bahkan didesain dengan kantung palsu hanya untuk tujuan model.

2. Ukuran Tidak Sesuai
Survei juga menunjukkan bahwa 60 persen perempuan menemukan masalah paling membuat frustasi yaitu ukuran baju yang berbeda-beda dan tidak sesuai.

Misalnya, jumpsuit dengan ukuran tinggi sempurna, tapi terlalu besar di bagian bahu atau terlalu ketat di bagian pinggang.

3. Pakaian Berkualitas Buruk
Tidak ada yang menginginkan pakaian berkualitas buruk atau tidak nyaman. Masing-masing 42 persen dan 35 persen perempuan menganggap ini sebagai masalah paling mendesak mengenai pakaian.

baca juga

Merasa nyaman dengan apa yang dikenakan sangat penting, tidak ada yang ingin menghabiskan sepanjang hari mengenakan gaun dengan payet yang kasar di lengan.

Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 yang mengubah cara kita berpakaian untuk bekerja. Kenyamanan dan kepraktisan menjadi jauh lebih populer.

4. Isu Keberlanjutan
Isu keberlanjutan juga penting terutama dengan maraknya fast fashion yang berisiko merusak planet bumi karena pencemaran lingkungan.

Membeli barang-barang yang bertahan lebih lama di lemari pakaian tidak hanya akan berkontribusi terhadap perbaikan lingkungan, tetapi juga dapat membantu menghemat uang.

Ini jugalah yang menjadi sesuatu yang lebih banyak orang pikirkan. Dalam laporan konsumen oleh Fashion Revolution, 62 persen responden mengatakan bahwa mereka mengenakan pakaian mereka setidaknya selama beberapa tahun.

Lucy Greenwood, pendiri Lucy and Yak mengatakan bahwa perempuan saat ini 'sangat sadar' akan kurangnya standar pakaian yang tersedia, yang pada akhirnya, mendorong industri mode untuk mulai menerapkan perubahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Perempuan Internasional, Ribuan Buruh Bakal Geruduk Gedung DPR Selasa Esok Bawa 8 Tuntutan

Hari Perempuan Internasional, Ribuan Buruh Bakal Geruduk Gedung DPR Selasa Esok Bawa 8 Tuntutan

News | Senin, 07 Maret 2022 | 17:40 WIB

Toxic Masculinity Masih Marak Terjadi dalam Kehidupan Sehari-hari, Ketahui Ciri-Ciri hingga Dampak Negatifnya

Toxic Masculinity Masih Marak Terjadi dalam Kehidupan Sehari-hari, Ketahui Ciri-Ciri hingga Dampak Negatifnya

Lifestyle | Senin, 07 Maret 2022 | 16:11 WIB

Rayakan Hari Perempuan Internasional, Google Assistant Rilis Fitur Baru di Indonesia

Rayakan Hari Perempuan Internasional, Google Assistant Rilis Fitur Baru di Indonesia

Tekno | Senin, 07 Maret 2022 | 15:44 WIB

Terkini

Singapura Janji Lebih Galak Soal Kabut Asap Kebakaran Hutan saat Jadi Ketua ASEAN 2027

Singapura Janji Lebih Galak Soal Kabut Asap Kebakaran Hutan saat Jadi Ketua ASEAN 2027

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:55 WIB

Jangan Asal Instal, Ini 6 Cara Cek File APK Aman Sebelum Dipasang di HP Android

Jangan Asal Instal, Ini 6 Cara Cek File APK Aman Sebelum Dipasang di HP Android

Tekno | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut

Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Ciri-ciri Sepatu Adidas Spezial Original, Ini Cara Membedakan dengan yang KW

Ciri-ciri Sepatu Adidas Spezial Original, Ini Cara Membedakan dengan yang KW

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Clarentia Prameta: Berkarya Melampaui Batas, Menghidupi Musik dan Pendidikan

Clarentia Prameta: Berkarya Melampaui Batas, Menghidupi Musik dan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:47 WIB

PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan

PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:46 WIB

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:45 WIB

Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028

Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 13:41 WIB

BPS Akui Sektor Pariwisata dan Industri Hotel RI Anjlok Imbas Karhutla

BPS Akui Sektor Pariwisata dan Industri Hotel RI Anjlok Imbas Karhutla

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:37 WIB

Ulasan Buku The Alpha Girls Guide: Menjadi Perempuan Cerdas dan Mandiri

Ulasan Buku The Alpha Girls Guide: Menjadi Perempuan Cerdas dan Mandiri

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:30 WIB

×