Darurat Polusi Udara: Bau Menyengat Rorotan Ancam Kesehatan Anak Sekolah, Apa Solusinya?

Dinda Rachmawati

Minggu, 21 Desember 2025 | 20:10 WIB
Darurat Polusi Udara: Bau Menyengat Rorotan Ancam Kesehatan Anak Sekolah, Apa Solusinya?
Darurat Polusi Lintas Wilayah: Bau Menyengat Rorotan Ancam Kesehatan Anak Sekolah, Apa Solusinya? (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Keluhan kualitas udara memburuk di Jakarta Timur dan Bekasi memaksa adanya tindak lanjut komprehensif dari para pemangku kebijakan.
  • Klinair dan Bicara Udara menyerukan penanganan darurat kesehatan masyarakat akibat polusi lintas wilayah tersebut.
  • Klinair mendonasikan perangkat pemurni udara low-cost Corsi-Rosenthal Box ke sekolah di Bekasi dan Jakarta Timur pada 18 Desember.

Suara.com - Peningkatan keluhan warga terkait menurunnya kualitas udara di wilayah Jakarta Timur, Kota Bekasi, hingga Kabupaten Bekasi semakin mengkhawatirkan. 

Bau menyengat yang diduga berasal dari operasional pabrik pengolahan sampah di kawasan Rorotan menjadi alarm serius bagi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah. 

Polusi udara yang bersumber dari pembakaran sampah, baik skala industri maupun rumahan diketahui dapat membawa dampak kesehatan jangka pendek dan panjang, iritasi saluran napas, batuk berkepanjangan, gangguan belajar, hingga risiko penyakit pernapasan kronis bila terpapar secara terus-menerus.

Melihat kondisi tersebut, Klinair bersama komunitas Bicara Udara menyerukan perlunya tindak lanjut komprehensif dari para pemangku kebijakan. Mereka menegaskan bahwa polusi yang merambah lintas wilayah bukan hanya isu lingkungan, tetapi darurat kesehatan masyarakat.

“Udara bersih merupakan hak bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas pihak,” demikian seruan bersama yang disampaikan melalui ajakan agar penanganan kesehatan berjalan seiring dengan solusi struktural yang lebih permanen.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang terdampak langsung oleh kualitas udara buruk, Klinair kembali melakukan kunjungan dan donasi Corsi-Rosenthal Box (CR-Box) ke beberapa sekolah di kawasan Bekasi dan Jakarta Timur pada Kamis pagi (18/12). 

CR-Box adalah perangkat pemurni udara low-cost yang terbukti efektif menyaring partikel polutan, termasuk PM2.5, jenis partikel halus dari asap pembakaran sampah yang paling berbahaya bagi paru-paru anak.

Pada kunjungan tersebut, tim Klinair menyerahkan CR-Box kepada Madrasah Ibtidaiyah Arruhaniyah dan Sekolah At-Taqwa Karang Tengah. Selain penyerahan perangkat, para guru dan warga sekolah juga mendapatkan edukasi mengenai cara kerja, pemantauan, dan perawatan CR-Box agar alat dapat memberikan perlindungan maksimal di ruang belajar.

“Sebagai pelajar, kami memahami bagaimana kualitas udara berdampak pada kesehatan dan proses belajar anak-anak. Melalui sumbangan Corsi-Rosenthal Box ini, Klinair berharap dapat memberikan perlindungan tambahan di ruang kelas sekaligus mengajak lebih banyak pihak untuk peduli terhadap kualitas udara yang aman bagi siswa,” kata ketua tim, Arwen Hadiwinata.

baca juga

Wakil Ketua Tim Klinair, Clayton Surya, turut menegaskan bahwa ini bukan solusi akhir, namun langkah mitigasi penting. “Klinair berharap agar CR-Box ini dapat menjadi mitigasi sementara sampai ada solusi yang lebih permanen terhadap masalah polusi udara di daerah Rorotan,” jelasnya.

Pihak sekolah turut menyambut positif langkah ini. Pak Hasbi, guru Sekolah At-Taqwa Karang Tengah, mengatakan, “Kami menyambut dengan gembira CR-Box ini karena sekolah kami dekat dengan RDF, sehingga akan membantu mengurangi dampak polusi. Ke depannya, siswa diharapkan mendapatkan akses ke udara yang lebih sehat.”

Inisiatif ini kembali menguatkan pesan pentingnya perlindungan kualitas udara, terutama bagi anak-anak yang lebih rentan terhadap dampak polusi. 

Di tengah meningkatnya paparan asap pembakaran sampah dan keluhan lintas wilayah, langkah seperti CR-Box menjadi upaya konkret yang dapat dilakukan bersama, sambil menunggu kehadiran solusi struktural yang lebih menyeluruh.

Melalui kegiatan ini, Klinair menegaskan bahwa menjaga udara bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau satu pihak semata, tetapi gerakan bersama demi masa depan anak-anak dan keberlanjutan lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporan Global 2025: Polusi Udara Berkontribusi pada 7,9 Juta Kematian di Seluruh Dunia

Laporan Global 2025: Polusi Udara Berkontribusi pada 7,9 Juta Kematian di Seluruh Dunia

Tekno | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:14 WIB

10 Tanaman Hias Pembersih Udara, Bikin Kamar Segar Tanpa Air Purifier

10 Tanaman Hias Pembersih Udara, Bikin Kamar Segar Tanpa Air Purifier

Your Say | Sabtu, 06 Desember 2025 | 17:05 WIB

Bukan Cuma Kabut Asap, Kini Hujan di Jakarta Juga Bawa 'Racun' Mikroplastik

Bukan Cuma Kabut Asap, Kini Hujan di Jakarta Juga Bawa 'Racun' Mikroplastik

Health | Minggu, 23 November 2025 | 10:10 WIB

Terkini

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

×