Suara.com - Minyak goreng yang paling sering digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah minyak goreng sawit. Tapi kekinian harga minyak goreng telah melambung tinggi. Hal itu membuat orang perlu solusi bahan pengganti minyak goreng.
Ada beberapa bahan pengganti minyak goreng yang dapat anda gunakan untuk menyiasati kenaikan harga yang sedang terjadi. Apa saja daftar bahan pengganti minyak goreng?
Memang, minyak goreng sawit memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis minyak goreng lain bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah cocok dengan kebiasaan menggoreng masyarakat Indonesia.
Namun, pada awal tahun 2022 masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kelangkaan minyak goreng berbahan dasar sawit. Mengingat konsumsi masyarakat Indonesia terhadap minyak goreng sawit begitu tinggi, kelangkaan ini tentu menjadi masalah yang sangat serius bagi masyarakat.
Lantas, apa yang dapat digunakan masyarakat untuk menggantikan minyak goreng? Berikut beberapa daftar bahan pengganti minyak goreng yang perlu diketahui:
Minyak kelapa juga dapat digunakan untuk memasak makanan dengan suhu hangat hingga tinggi, karena minyak ini stabil pada panas tinggi. Minyak kelapa juga tidak akan panas saat suhu tinggi.
Selain itu, minyak kelapa juga harum untuk digunakan sebagai bahan membuat kue. Minyak kelapa ini terdiri dari 92 persen lemak jenuh dan tahan terhadap oksidasi, sehingga membuatnya menjadi minyak goreng yang stabil. Namun, minyak kelapa sebaiknya dipakai untuk menggoreng dangkal karena titik asapnya yang rendah.
Minyak zaitun adalah minyak yang didapatkan dari ekstraksi buah zaitun. Jenis minyak zaitun yang biasa digunakan untuk memasak adalah olive oil biasa dan extra virgin olive oil.
Minyak zaitun juga ada jenis yang dapat dikonsumsi langsung. Minyak zaitun ini memiliki titik asap relatif lebih rendah dibandingkan minyak yang lain. Sehingga, minyak ini sebaiknya digunakan saat memasak dengan api kecil dan sedang.
Bahan pengganti minyak goreng yang berikutnya adalah minyak bunga matahari. Minyak bunga matahari ini berasal dari bunga matahari yang kemudian diproses. Adapun minyak dari bunga matahari ini memiliki titik asap yang tinggi dan tidak memiliki rasa yang kuat sehingga cocok untuk menggoreng makanan.
Namun, perlu dipahami bahwa minyak bunga matahari ini mengandung omega-6 yang tinggi. Mengonsumsi terlalu banyak asam lemak omega-6 bisa menyebabkan peradangan tubuh. Sehingga, sebaiknya menggunakan minyak bunga matahari ini dalam jumlah sedang.
4. Minyak wijen
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Rela Antre Berjam-jam, Penjual Minyak Goreng Curah Ngelus Dada Cuma Dapat Pasokan Segini
Jabar | Kamis, 17 Maret 2022 | 17:18 WIB
Mendag Lutfi: Pemerintah Akan Subsidi Minyak Goreng Curah Seharga Rp14 Ribu Per Liter
News | Kamis, 17 Maret 2022 | 17:05 WIB
Kenapa Minyak Goreng Sekarang Mahal? HET Migor Naik, Kelangkaan hingga Perang Rusia-Ukraina
News | Kamis, 17 Maret 2022 | 16:58 WIB
Terkini
BRI KPR Hadirkan Bunga Spesial 1,75% untuk Wujudkan Rumah Impian
Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:54 WIB
Kulit Sensitif Boleh Pakai Cushion? Ini Tips Memilih dan Rekomendasi Produk yang Aman
Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:51 WIB
5 Skincare dengan Symwhite 377, Ampuh Hilangkan Flek Hitam Sesuai Review Pembeli
Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:16 WIB
Atasi Jerawat Pecah Pakai Handsaplast Salep Luka, Begini Cara Pakainya!
Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB
Skincare untuk Pemula Apa Saja? Simak Rekomendasi Dokter agar Tak Salah Pilih
Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:45 WIB
Kesalahan Fatal Pakai Clay Mask yang Bikin Kulit Dehidrasi, Ini 4 Tipsnya dari Dokter Estetika
Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:20 WIB
Hambat Energi Positif, Ini 6 Barang yang Sebaiknya Tak Disimpan di Kamar Menurut Feng Shui
Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:18 WIB
Usung Formula Water-Based, Mirukaku Hadirkan Sunscreen dengan Hasil Akhir Natural Tanpa White Cast
Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:14 WIB
Mencuci di Mesin Cuci Sebaiknya Pagi atau Malam? Ini Waktu Terbaik agar Hemat Listrik
Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:50 WIB