facebook

Selamat! Inovasi di Bidang Kecantikan dari Mahasiswa Ini Akan Wakili Indonesia di Kompetisi Internasional

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Selamat! Inovasi di Bidang Kecantikan dari Mahasiswa Ini Akan Wakili Indonesia di Kompetisi Internasional
Tim mahasiswa Indonesia yang akan mengikuti ajang kompetisi dunia, yakni L'Oreal Brandstorm. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Semua inovasi ini berkonsep sustainability atau keberlanjutan, dan tidak merusak alam.

Suara.com - Kabar baik datang dari industri kecantikan tanah air. Tiga tim mahasiswa Indonesia akan mengikuti ajang kompetisi dunia, yakni L'Oreal Brandstorm. Kompetisi ini adalah salah satu kompetisi internasional bergengsi bagi mahasiswa di seluruh dunia, untuk bersaing di bidang kecantikan dunia.

Tiga tim mahasiswa yang akan mewakili Indonesia ini adalah tim Stealth Squad dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk kategori Inclusion, tim Mon Soleil dari ITB untuk kategori Tech, dan tim Musaceae dari Indonesia International Institute for Life-Sciences (i3L) untuk kategori Green.

Menariknya, semua pemenang ini diisi oleh mahasiswa perempuan, yang nantinya akan dilatih dan didampingi ahli dari L'oreal Indonesia, sebelum akhirnya berkompetisi di semifinal internasional pada Mei 2022 mendatang.

“Melalui tema L’Oréal Brandstorm 2022 “Disrupt Beauty 2030”, kami berharap para peserta dapat membawa inovasi sebagai solusi masa depan untuk permasalahan sosial yang dihadapi oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam dunia kecantikan,” ujar President Director L’Oréal Indonesia, Umesh Phadke, saat konferensi pers, Jumat (8/4/2022).

Baca Juga: Aliansi Mahasiswa Kota Batam Datangi DPRD, Minta Legislatif Tolak Wacana Perpanjangan Jabatan Presiden Tiga Periode

Adapun inovasi dan temuan menarik para mahasiswa Indonesia ini semuanya mengandung konsep sustainability atau keberlanjutan, dan tidak merusak alam.

SunQuare, jadi inovasi hasil karya tim Stealth Squad. Inovasi ini memberikan perlindungan dengan alat pendeteksi sinar UV di sekitar, khusus dengan orang sensitif, seperti albino atau vitiligo yang kulitnya bisa meradang jika terpapar sinar UV atau sinar matahari terlalu lama.

Inovasi kedua, yakni HyperSync karya tim Mon Soleil yang mampu membuat dan memindai kondisi hormon tubuh setiap orang yang kerap jadi penyebab utama kulit bermasalah. Sehingga dengan aplikasi ini, penggunaan produk kulit akan sesuatu dengan kebutuhan saat itu.

Inovasi berikutnya adalah Banana Pseudostem atau kertas minyak yang terbuat dari pelepah pohon pisang hasil karya Musaceae. Kertas minyak ini lebih ramah lingkungan tidak terbuat dari plastik seperti kertas minyak yang ramai beredar di toko kecantikan.

Selaiknya kertas, produk yang diberi nama gedhang yang dalam bahasa Jawa berarti pisang ini, nantinya bisa langsung dibuang ke tanah, karena akan terurai dalam waktu 4 minggu.

Baca Juga: Pamit untuk Belajar, Gadis di Bawah Umur Ini Malah Jadi Korban Pelecehan Seksual Seorang Mahasiswa

Adapun ketiga tim ini jadi pemenang, usai melalui proses seleksi dari 1.500 proposal lalu menjadi 12 tim yang bertanding di babak national final, lalu keluarlah tiga nama pemenang tersebut.

“Inovasi yang datang dari peserta tahun ini sangat luar biasa kreatif. Kami berharap ketiga tim pemenang dapat mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. L’Oréal Indonesia akan terus memberikan semangat dan dukungan bagi para perwakilan Indonesia di L’Oréal Brandstorm 2022,” jelas Umesh.

Komentar