6 Efek Samping Jamu Kunyit Bagi Kesehatan, Masalah Pencernaan sampai Alergi

Arendya Nariswari

Sabtu, 16 April 2022 | 21:47 WIB
6 Efek Samping Jamu Kunyit Bagi Kesehatan, Masalah Pencernaan sampai Alergi
https://pixabay.com/id/users/stevepb-282134/

Suara.com - Jamu kunyit selama ini dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari menurunkan kolesterol, hingga meningkatkan daya tahan tubuh karena antioksidannya yang tinggi.

Meski begitu, ada pula efek samping jamu kunyit jika dikonsumsi secara berlebihan. Mengingat kunyit memiliki kandungan curcumin yang tinggi.

Berikut, 6 efek samping jamu kunyit bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan

1. Masalah Pencernaan

Salah satu masalah terbesar apabila terlalu banyak mengonsumsi jamu kunyit adalah terganggunya pencernaan. Organ pencernaan akan iritasi karena efek kunyit yang dapat membuat lambung memproduksi lebih banyak asam. Kondisi ini akan membuat Anda merasa perih.

2. Kontraksi Pada Ibu Hamil

Efek samping jamu kunyit asam jika dikonsumsi berlebihan selanjutnya adalah peningkatan kontraksi pada ibu hamil. Kondisi ini tentunya dapat meningkatkan kelahiran secara prematur atau bahkan keguguran. Jadi, kurangilah mengonsumsi jamu kunyit saat sedang hamil.

Dilansir dari MedlinePlus, efek curcumin dapat menstimulasi uterus hingga meningkatkan risiko keguguran.

3. Mual dan Sakit Kepala

baca juga

Mengkonsumsi terlalu banyak jamu kunyit dapat memicu mual dan sakit kepala sekaligus. Sebaiknya, Anda tidak mengkonsumsi kunyit lebih dari 450 miligram setiap harinya.

4. Alergi

Bubuk kunyit yang biasa di jual di pasar umumnya mengandung jelai (barley), gandum dan gandum hitam (rye). Jika kandungan ini dikonsumsi oleh pengidap celiac atau intoleransi gluten tentu saja dapat menimbulkan alergi. Pasalnya, gluten merupakan protein tinggi yang ditemukan pada ketiganya.

5. Menghambat Pembekuan Darah

UC San Diego Heath telah menyarankan bagi pengguna warfarin atau seseorang yang mengkonsumsi obat pembekuan darah untuk minum jamu kunyit. Pasalnya, ketika warfarin berinteraksi dengan obat atau sumber anti-inflamasi, ini akan menghambat pembekuan darah.

Selain menghambat pembekuan darah, kunyit mungkin juga meningkatkan risiko memar dan pendarahan pada orang dengan gangguan pendarahan.

6. Kanker

Bukan tidak mungkin jika beberapa bubuk kunyit yang dijual bebas mengandung pewarna makanan seperti acid yellow 36 atau metanil yellow. Sayangnya, menurut beberapa penelitian jenis pewarna ini dapat meningkatkan risiko terkena kanker ketika dikonsumsi dengan dosis tinggi.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan, Sayang Dilewatkan!

4 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan, Sayang Dilewatkan!

Your Say | Sabtu, 16 April 2022 | 10:39 WIB

Menarik, Diet FODMAP Bagi Penderita IBS yang Bisa Kamu Coba

Menarik, Diet FODMAP Bagi Penderita IBS yang Bisa Kamu Coba

Your Say | Kamis, 14 April 2022 | 11:19 WIB

4 Manfaat Minum Susu Kuda Liar, Salah Satunya Rendah Kalori

4 Manfaat Minum Susu Kuda Liar, Salah Satunya Rendah Kalori

Your Say | Kamis, 14 April 2022 | 10:31 WIB

Terkini

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:46 WIB

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:42 WIB

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:39 WIB

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:38 WIB

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar

Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

Pay 1, Get 2: Satu Meja, Tiga Selera Family Dining di Kuningan Jakarta

Pay 1, Get 2: Satu Meja, Tiga Selera Family Dining di Kuningan Jakarta

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 21:29 WIB

Promo Eksklusif Tiket.com & BRI: Liburan Domestik dan Internasional

Promo Eksklusif Tiket.com & BRI: Liburan Domestik dan Internasional

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:25 WIB

Diintai 2 Bulan, Detik-detik Pembunuhan Wakil Rektor ITB Indonesia di Tangan Kuli Bangunan

Diintai 2 Bulan, Detik-detik Pembunuhan Wakil Rektor ITB Indonesia di Tangan Kuli Bangunan

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:21 WIB

Mayat Terbungkus Karung di Kolong Jembatan Tol Bocimi, Diduga Korban Pembunuhan

Mayat Terbungkus Karung di Kolong Jembatan Tol Bocimi, Diduga Korban Pembunuhan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:19 WIB

×