Keterlaluan, Perusahaan di China Minta Karyawan Screenshoot Baterai Ponsel Demi Alasan Produktivitas

Bimo Aria Fundrika

Senin, 25 April 2022 | 15:05 WIB
Keterlaluan, Perusahaan di China Minta Karyawan Screenshoot Baterai Ponsel Demi Alasan Produktivitas
Ilustrasi smartphone (pexels)

Suara.com - Bos sebuah perusahaan kecil di Wuhan, Chna, baru-baru ini memicu kontroversi. setelah diketahui bahwa ia meminta karyawannya untuk mengirimkan tangkapan layar penggunaan baterai ponsel mereka sebelum meninggalkan pekerjaan.

Menurut seorang karyawan ia dan rekan-rekannya diminta untuk masuk ke pengaturan telepon mereka dan mengambil tangkapan layar dari grafik penggunaan baterai untuk hari itu dan mengirimkannya ke bos mereka.

Hal itu langsung mendapatkan kritik keras dari para pengguna media sosial. Banyak yang menganggap hal itu melanggar privasi. 

Banyak yang menyebutnya tidak berguna, sementara yang lain menyarankan karyawan perusahaan untuk berhenti dan mencari tempat kerja yang lebih baik.

Ilustrasi smartphone (Shutterstock)
Ilustrasi smartphone (Shutterstock)

"Ini keterlaluan, ketika sebuah perusahaan mulai melakukan hal-hal seperti ini, biasanya itu berarti akan menurun dan Anda dapat mulai berencana untuk berganti pekerjaan," komentar satu orang di Weibo.

"Pelanggaran privasi yang jelas," orang lain menimbang.

Beberapa orang menunjukkan bahwa orang yang bekerja untuk perusahaan dapat dengan mudah melewati aturan kontroversial ini hanya dengan membawa smartphone kedua dan hanya mengirim tangkapan layar darinya.

Karyawan yang pertama kali mengungkap taktik tersebut mengatakan bahwa beberapa rekannya marah karenanya dan membawanya ke atasan, tetapi sebagian besar khawatir tentang bagaimana keluhan akan berdampak pada status pekerjaan mereka, jadi mereka tetap menundukkan kepala.

Beberapa sumber mengklaim bahwa, setelah kontroversi online, presiden perusahaan mengeluarkan pernyataan publik yang menjelaskan bahwa metodenya tidak pernah tentang melanggar privasi karyawannya, tetapi tentang meningkatkan produktivitas dengan memastikan mereka tidak memeriksa media sosial dan bermain video game di tempat kerja.

baca juga

Perusahaan-perusahaan China telah menjadi berita utama untuk metode peningkatan produktivitas mereka yang kontroversial untuk sementara waktu sekarang. Dari mempermalukan karyawan di depan umum karena tidak memenuhi target, hingga memasang timer di toilet, mereka sibuk memastikan orang-orang bekerja semaksimal mungkin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Mencekam! Kematian Covid-19 di Shanghai Melonjak Drastis

Makin Mencekam! Kematian Covid-19 di Shanghai Melonjak Drastis

Health | Senin, 25 April 2022 | 11:00 WIB

China Vonis Mati Seorang Dosen Asal Amerika Serikat, Ini Kasusnya

China Vonis Mati Seorang Dosen Asal Amerika Serikat, Ini Kasusnya

Sumbar | Senin, 25 April 2022 | 10:10 WIB

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Shanghai Terus Meningkat, Kasusnya Lebih Parah Daripada di Wuhan

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Shanghai Terus Meningkat, Kasusnya Lebih Parah Daripada di Wuhan

Jogja | Minggu, 24 April 2022 | 17:18 WIB

Terkini

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

×