facebook

Tips Bisnis Kuliner ala Nicky Tirta: Harus Berani Coba dan Berani Gagal!

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Tips Bisnis Kuliner ala Nicky Tirta: Harus Berani Coba dan Berani Gagal!
Nicky Tirta sibuk bisnis kuliner. (Dok. Lilis/Suara.com)

Dikenal publik pertama kali sebagai pemain sinetron, Nicky Tirta saat ini tengah sibuk menjalankan bisnis kulinernya.

Suara.com - Dikenal publik pertama kali sebagai pemain sinetron, Nicky Tirta saat ini tengah sibuk menjalankan bisnis kulinernya.

Gemar memasak sejak masih menjadi pelajar SMP, Nicky baru mulai beranikan diri menjalankan bisnis kuliner yang diberi nama Kytir berupa brownies premium yang dibuatnya sendiri.

Diakui Nicky, tidak mudah untuk membuat bisnis kuliner sendiri walaupun dirinya sudah banyak dikenal masyarakat. Selain keahlian memasak, menurutnya, perlu juga keberanian mencoba bagi siapa pun yang ingin mulai berbisnis kuliner.

"Tips bisnis kuliner yang penting harua berani coba, berani untuk gagal, apalagi kuliner kita enggak bsa sekali coba langsung berhasil," kata Nicky dalam acara Cooking Demo di Rumah Indofood, Jakarta International Expo, Jakarta, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga: Istri Jualan Martabak Telur Mini, Bentuk Dukungan Suami Bikin Publik Ikut Meleleh

Promosi juga menjadi hal terpenting agar makanan yang dijual dikenal lebih banyak orang. Nicky menyarankan para pelaku usaha kuliner selalu memanfaatkan media sosial.

"Media sosial sekarang sudah mudah untuk jualan, di medsos, e-commers, buat jualan, promisi bisa dilakukan. Jadi saran dari aku buat pelaku UMKM harus berani, langsung coba, dan jangan takut gagal untuk capai kesuksesan," ujarnya.

Memulai bisnis kuliner, menurut Nicky, tidak harus dengan modal uang yang banyak. Bahan-bahan dari produk lokal yang mudah didapat dan harga terjangkau juga bisa digunakan untuk menghasilkan makanan yang enak.

Nicky mengatakan bahwa suatu makanan tidak melulu memerlukan bahan mahal demi kualitas tinggi. Tetapi, juga butuh teknik membuat yang tepat takaran agar rasanya pas.

"Mau bikin produk jualan gak harus mahal. Bisa bikin produk jualan yang berkualitas tapi dengan bahan murah. Jadi gak harus melulu bahan impor untuk dapat rasa yang berkualitas," ujarnya.

Baca Juga: Warung Makan dari Indonesia Buka Tenda di Jerman, Netizen Soroti Korek Gantung dan Tisu Toilet di Meja

Komentar