facebook

Jerome Polin Bagikan Bocoran Nilai Rapor Bagusnya saat Sekolah, Ditiru Yuk dengan Kenali Beberapa Tipe Belajar Ini!

Risna Halidi | Fajar Ramadhan
Jerome Polin Bagikan Bocoran Nilai Rapor Bagusnya saat Sekolah, Ditiru Yuk dengan Kenali Beberapa Tipe Belajar Ini!
Potret Jerome Polin di Papua (Instagram/@skzk_yusuke)

Diketahui hanya satu mata pelajaran yang mendapat nilai 87, yaitu sejarah Indonesia pada bagian pengetahuan.

Suara.com - YouTuber Jerome Polin baru-baru ini mengunggah foto nilai rapor miliknya saat masih sekolah dulu. Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan daftar nilai rapor yang rata-rata mendapat nilai di atas 90.

Hanya satu mata pelajaran yang mendapat nilai 87, yaitu sejarah Indonesia pada bagian pengetahuan. Jerome sendiri mengaku, mata pelajaran tersebut cukup sulit karena banyak hapalan.

“Abis iseng buka-bukain lemari, terus nemu rapor SMA. Ngeliat nilai kelas 12 agak kaget sendiri, ‘kok bisa ya?’ WKWKWK tapi dari dulu aku emang paling lemah di pelajaran sejarah sih, hafalannya banyak banget susah. Kalo kalian paling gak suka pelajaran apa?” tulis Jerome dalam caption, Sabtu (02/07/2022).

Selain itu, netizen juga terkejut melihat nilai matematika Jerome yang mencapai 99 di rapornya. Seperti yang diketahui, Jerome memang menyukai matematika. Ia juga menyukai pelajaran yang membutuhkan cara berpikir penyelesaian dengan angka-angka.

Baca Juga: Ini Kemampuan Digital yang Mesti Dimiliki Guru Saat Belajar Jarak Jauh

Konten kreator, Jerome Polin.[Instagram/@jeromepolin]
Konten kreator, Jerome Polin.[Instagram/@jeromepolin]

Berbeda dengannya, banyak orang yang justru tidak menyukai matematika. Hal ini menunjukkan kalau orang menyukai bidang yang berbeda. Bahkan, cara belajar seseorang juga berbeda-beda.

Ada beberapa orang yang lebih gemar belajar dengan membaca. Namun, sebagian juga lebih mudah menangkap materi ketika ia mendengarkan penjelasan seseorang. Cara belajar ini juga tergantung bagaimana seseorang tersebut merasa nyaman untuk melakukannya.

Melansir laman dari situs Rasmussen University, terdapat empat tipe cara belajar bagi seseorang sebagai berikut.

1. Tipe Visual (Visual learners)
Mereka yang memiliki cara belajar visual biasanya lebih menyukai melihat sesuatu yang dipelajarai. Biasanya, mereka akan mengamati gambar, diagram, petunjuk, dan hal-hal lainnya.

Tipe yang satu ini juga sering membuat catatan atau daftar untuk memudahkannya mengerti materi yang dipelajari.

Baca Juga: Hilangkan Rasa Malas, 9 Cara Ini Akan Membuat Kamu Semangat Belajar!

Untuk mengajar tipe yang satu ini akan lebih efektif jika guru tersebut melakukan presentasi atau memberikan lembaran yang bisa dilihatnya.

Hal tersebut karena ia akan melihat materi melalui tampilan visual yang diberikan sehingga orang itu akan lebih mudah memahami materi.

2. Tipe Audio (Auditory learners)
Untuk tipe yang satu ini, mereka akan lebih mudah memahami materi ketika mendengarkan penjelasan dibandingkan membaca catatan atau melihat presentasi.

Mereka dengan tipe belajar seperti ini juga bisanya lebih aktif dalam menyampaikan ide atau konsep yang dimilikinya daripada membuat catatan tertulis.

Mereka juga akan lebih menyukai diskusi kelompok. Hal itu karena diskusi akan membuatnya mudah memahami materi yang diajarkan dibandingkan harus membacanya sendiri.

3.  Tipe Kinestetik atau Gerakan (Kinesthetic learners)
Tipe belajar yang satu ini akan lebih mudah memahami materi melalui gerakan, seperti praktik. Biasanya, mereka dengan tipe belajar ini akan sulit memahami materi ketika berisi penjelasan maupun diminta membacanya.

Namun, mereka akan mudah paham ketika melakukannya langsung dalam praktik.

Untuk mengajar seseorang dengan tipe yang satu ini akan lebih efektif jika menjelaskan materi dengan membuatnya gerak.

Bisa juga memberikan praktik sehingga ia akan mudah memahami materi yang diajarkan. Pengajar juga bisa mengajarkan mereka dengan melakukan adegan sehingga materinya ebih mudah diserap.

4. Tipe Membaca atau Menulis (Reading/writing learners)
Menurut teori VARK Modalities yang dikembangkan oleh Fleming dan Mills pada 1992, pelajar dengan tipe membaca atau menulis lebih memilih untuk belajar melalui kata-kata tertulis.

Biasanya mereka akan lebih tertarik membaca atau menulis dibandingkan melihat gambar yang ada. Mereka juga akan senang ketika diminta menulis artikel atau hal-hal yang berhubungan dengan kata.

Cara mengajar seseorang dengan tipe ini juga sangat mudah, yaitu dengan meminta mereka membaca dan menuliskan materi yang diajarkan.

Hal tersebut akan membuatnya mudah untuk mengerti karena mereka akan membaca materi lalu mencatatnya sehingga dalam hal tersebut akan bisa masuk ke dalam otak.

Komentar