Coba Pempek dari Restoran Rating Terburuk, Ternyata Lebih Mirip Cireng gegara Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Jum'at, 16 September 2022 | 09:19 WIB
Coba Pempek dari Restoran Rating Terburuk, Ternyata Lebih Mirip Cireng gegara Ini
Ilustrasi pempek. (Pexels.com/ Jamaludin Muh)

Suara.com - Rating atau penilaian restoran merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan sebelum membeli makanan. Tak heran orang-orang akan memilih membeli sajian dari restoran ber-rating tinggi.

Content creator Anthony Yaputra berbagi momen ketika menyicipi pempek dengan rating terburuk. Hal itu ia bagikan melalui akun TikTok @tonyptra.

Mi yang digunakan pada pempek ini berbeda dari biasanya karena cukup tebal. Kuah cuko pempek tersebut memiliki warna pucat namun untungnya rasanya masih aman meskipun tak terlalu spesial.

"Warnanya ini lebih ke cokelat tapi pas dimakan masih bisa diterima. Pedasnya masih ada sedikit, asamnya ada sedikit, tapi nggak spesial, kayak pempek seribuan di depan sekolah, kuahnya kayak gini nih," kata Tony usai menyicipi kuahnya.

Kemudian untuk pempek lenjer yang sudah dipotong-potong itu ternyata memiliki tekstur yang alot. Bahkan, Tony cukup kesulitan saat memotongnya dengan sendok dan garpu.

Setelah disantap, Tony menilai bahwa pempek itu terasa seperti cireng karena sangat jelas terasa lebih banyak proporsi tepung ketimbang ikan.

Dia kemudian juga menyicipi pempek kapal selam dan cukup heran dengan rasanya. Pasalnya telur di dalam pempek itu terasa keras seperti dicampur sesuatu.

Tekstur pempek kapal selam itu pun cukup keras sehingga kulit dikunyah. Tony juga menyicipi pempek keriting yang secara mengejutkan terasa lebih enak karena lembut dan terasa ikannya.

Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.

baca juga

"Jangan lupa habis ini cek kesehatan pencernaan ya, Bang," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Kelihatan nih yang jualan bukan orang Palembang asli," ujar warganet ini.

"Di tempatku pempek Rp5.000 aja udah kenyang dan terasa enak," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Sementara itu, hingga Jumat (16/9/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 3 juta kali di TikTok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pempek Dan Songket Jadi Produk Sumsel Paling Berpeluang Berkembang, Juga Secara Digital

Pempek Dan Songket Jadi Produk Sumsel Paling Berpeluang Berkembang, Juga Secara Digital

Sumsel | Rabu, 14 September 2022 | 20:34 WIB

6 Makanan Tradisional Indonesia Paling Beken, Cocok Disantap Kapan Saja

6 Makanan Tradisional Indonesia Paling Beken, Cocok Disantap Kapan Saja

Sukabumi | Sabtu, 03 September 2022 | 07:28 WIB

Musim Hujan Bikin Kamu Kedinginan? Santap 5 Camilan Penghangat Badan Ini

Musim Hujan Bikin Kamu Kedinginan? Santap 5 Camilan Penghangat Badan Ini

Your Say | Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:09 WIB

Terkini

Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel

Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

×