Budak Korporat Wajib Baca! Ternyata Ini 5 Alasan Karyawan Membenci Bos Mereka, Pernah Mengalami?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rafidah Raihany

Selasa, 11 Oktober 2022 | 07:40 WIB
Budak Korporat Wajib Baca! Ternyata Ini 5 Alasan Karyawan Membenci Bos Mereka, Pernah Mengalami?

Suara.com - Lika liku dunia kerja terkadang memang penuh tantangan. Salah satunya bila membahas hubungan karyawan dan bos.

Hubungan bos dan karyawan bisa menjadi sangat rumit. Tidak selalu baik, terkadang mereka bak anjing dan kucing.

Beberapa situasi juga berhasil membuat karyawan tidak menyukai bosnya. Sayangnya para bos terkadang tidak mengetahui kondisi ini.

Times of India merangkum 5 alasan yang membuat para karyawan tidak menyukai bosnya. Apa saja?

1. Bos Tidak Bisa Didekati

Ilustrasi atasan kerja. (pexels/ Tima Miroshnichenko)
Ilustrasi atasan kerja. (pexels/ Tima Miroshnichenko)

Beberapa bos tidak pernah berbicara dan mendengarkan bawahannya. Meskipun merasa memiliki hubungan baik, namun hal ini tidak baik bagi kinerja karyawan.

Bos yang tidak responsif dan tepat waktu bisa memicu rasa stree dan menurunkan moral yang berimbas pada penurunan produktifitas.

2. Bos Tidak Bisa Memposisikan Diri

Bos yang tidak bisa didekati merupakan sebuah hal yang menyulitkan, namun bos yang tak bisa memposisikan diri pasti membingungkan.

baca juga

Para karyawan mungkin akan kesulitan membedakan peran atasan yang bersikap terlalu friendly. Bos sedang menjadi atasan atau bos sedang menjadi teman, siapa yang tahu?

3. Bos Tidak Memberi Evaluasi Kerja

Sering disepelekan, evaluasi kerja diperlukan para karyawan untuk mengetahui performance mereka saat bekerja. Dengan evaluasi mereka dapat mengetahui bagian mana yang kurang agar bisa lebih ditingkatkan.

4. Perubahan Dadakan Tanpa Alasan

Ciri atasan yang menjengkelkan
Ciri atasan yang menjengkelkan

Keadaan perusahaan tak selalu konstan, ada kalanya perubahan diperlukan untuk mencapai target baru. Tidak ada yang salah dengan perubahan ini bila sebelumnya sudah disosialisasikan.

Ada baiknya untuk memberi tahu para karyawan mengenai perubahan aturan dan alasannya. Transparansi ini membuat para bawahan lebih mengerti kondisi yang terjadi.

5. Terlalu Banyak Kritikan

Alasan terakhir para karyawan membenci atasan mereka adalah kritik tiada ujung. Para bos terkadang hanya melontarkan kekurangan dari pekerjaan dan tidak mengapresiasi yang sudah dilakukan.

Hal ini mendorong kebencian dan rasa frustasi hingga mampu membuat seorang karyawan resign dari pekerjaannya. Nah, dari semua alasan tersebut, apakah kamu pernah mengalaminya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiket Konser Rp 11 Juta Sold Out, Warganet Anggap Sudah Biasa: Samarinda Ni Bos

Tiket Konser Rp 11 Juta Sold Out, Warganet Anggap Sudah Biasa: Samarinda Ni Bos

Kaltim | Senin, 10 Oktober 2022 | 12:44 WIB

Modus Penipuan Catut Nama Rans Entertainment: Minta Kirim Uang Rp1 Juta, Baru Terima Hadiah Raffi Ahmad

Modus Penipuan Catut Nama Rans Entertainment: Minta Kirim Uang Rp1 Juta, Baru Terima Hadiah Raffi Ahmad

Sumsel | Minggu, 09 Oktober 2022 | 18:15 WIB

Satpam Shopee dipukul Anggota TNI Karena Paket Yang Datang Tak Sesuai

Satpam Shopee dipukul Anggota TNI Karena Paket Yang Datang Tak Sesuai

Poptren | Minggu, 09 Oktober 2022 | 16:34 WIB

Terkini

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×