3 Cara Wujudkan Pangan Berkelanjutan: Bisa Kurangi Food Waste

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Senin, 17 Oktober 2022 | 09:10 WIB
3 Cara Wujudkan Pangan Berkelanjutan: Bisa Kurangi Food Waste
Ilustrasi panen. (pexels.com/Anna Tarazevich)

Suara.com - Bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia yang dirayakan setiap 16 Oktober penting untuk memperhatikan berbagai masalah salah satunya limbah makanan. Limbah makanan yang menumpuk akibat food loss and waste memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan.

Menurut laporan Bappenas, food loss and waste pada 2000-2019 telah mencapai 115-284 kilogram per kapita per tahun. Padahal jika dikelola, food loss and waste ini dapat memberi makan sekitar 61-125 juta orang.

Co-Founder Food Sustainesia, Jaqualine Wijaya mengatakan, food loss and waste disebabkan karena konsumsi pangan berlebihan. Bahkan, dari konsumsi pangan berlebihan, ini akan berdampak pada hal lain seperti masalah gizi, lingkungan, dan lain-lain.

“Konsumsi makanan yang melebihi angka produksi akan memunculkan banyak permasalahan, mulai dari gizi, lingkungan, sampah makanan hingga agrikultur,” ucap Jaqualine Wijaya dalam konferensi pers, (11/10/2022).

Untuk menghadapi masalah tersebut, diperlukan cara agar bisa menciptakan sistem pangan berkelanjutan. Jaqualine menjelaskan, terdapat tiga pilar penting yang dapat membantu untuk menciptakan sistem pangan berkelanjutan di antaranya.

1. Memperhatikan sisi sumber

Ilustrasi panen kentang (Pixabay/Rupprich)
Ilustrasi panen kentang (Pixabay/Rupprich)

Menurut Jaqualine, hal penting yang harus diperhatikan yaitu sisi sumber bahan pangan tersebut, yaitu dengan memanfaatkan makanan lokal seasonal. Ia menjelaskan, ketika suatu bahan di musim tertentu memiliki produksi tinggi dan dikonsumsi, itu tidak akan ada makanan yang terbuang sia-sia nantinya jika dibeli.

“Gimana kita pilih makanan yang lokal seasona. Saat produksi tinggi, pastikan kita beli jadi itu enggak waste atau terbuang,” jelas Jaqualine.

2. Lihat sisi nutrisi makanan

baca juga

Hal penting lain yang juga harus diperhatikan yaitu kandungan nutrisi di dalam makanan. Jaqualine menyarankan, masyarakat dapat mengonsumsi makanan dengan pola gizi seimbang. Untuk itu penting memilih makanan sesuai gizi yang dibutuhkan dan tidak berlebihan.

3. Food loss and waste

Untuk menciptakan sistem pangan berkelanjutan juga harus memperhatikan food loss and waste. Ketika hal tersebut dikurangi, itu akan membantu untuk mencapai sistem pangan berkelanjutan. Untuk sisi food loss bisa diperhatikan dari sisi produksi makanan, sehingga bahan yang dihasilkan tidak sia-sia dan terbuang.

Sementara itu, untuk food waste lebih kepada konsumsi makanan secukupnya. Artinya, jangan makan berlebihan yanag justru tidak habis dan menambah limbah makanan. Hal tersebut akan memberikan dampak buruk terhadap lingkungan serta bisa menyebabkan berbagai penyakit bagi manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringati Hari Pangan Sedunia, Khofifah: Perkuat Jatim sebagai Lumbung Pangan Nasional

Peringati Hari Pangan Sedunia, Khofifah: Perkuat Jatim sebagai Lumbung Pangan Nasional

News | Senin, 17 Oktober 2022 | 07:33 WIB

22 Twibbon Hari Pangan Sedunia 2022, Unggah di IG, Whatsapp, dan Facebook

22 Twibbon Hari Pangan Sedunia 2022, Unggah di IG, Whatsapp, dan Facebook

News | Minggu, 16 Oktober 2022 | 18:13 WIB

Hari Pangan Sedunia yang Diperingati Tanggal 16 Oktober: Sejarah, Tema, Tujuan

Hari Pangan Sedunia yang Diperingati Tanggal 16 Oktober: Sejarah, Tema, Tujuan

News | Minggu, 16 Oktober 2022 | 17:14 WIB

Terkini

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

×