Kenapa Semakin Tua Teman Semakin Sedikit Ya? Ternyata Ini 3 Sebabnya

Senin, 17 Oktober 2022 | 11:40 WIB
Kenapa Semakin Tua Teman Semakin Sedikit Ya? Ternyata Ini 3 Sebabnya
Ilustrasi teman toxic (pexels/Liza Summer)

Suara.com - Seiring bertambahnya usia, kebanyakan orang kerap sering merasa tidak punya teman dan lingkup pertemanan semakin kecil. Terlebih bila sudah menikah dan memiliki anak. Selain sibuk dengan urusan pekerjaan, waktu juga menjadi lebih diprioritaskan untuk keluarga.

Dari penelitian pun ternyata terbukti, memasuki usia 30 hingga 40-an, orang dewasa mengaku cenderung kehilangan teman dan mengasingkan diri dari  orang sekitar. Dalam kehidupan seseorang, ternyata juga ada siklus pertemanan berdasarkan usia. 

Masa anak-anak dan remaja jadi masa pertemanan paling banyak

ilustrasi teman sedang curhat.[Pexels/RODNAE Productions]
ilustrasi teman sedang curhat.[Pexels/RODNAE Productions]

Para ahli percaya bahwa kebanyakan individu merasa mudah untuk berteman di lingkungan yang tidak ada tekanan. Oleh karena itu, taman kanak-kanak, sekolah, dan perguruan tinggi menjadi tempat yang indah untuk bertemu dengan orang-orang dengan cara berpikir yang sama dan pada akhirnya menjadi teman dekat. 

Psikolog melaporkan bahwa tempat kerja bukanlah tempat yang ideal untuk mencari teman karenaa banyak tekanan juga persaingan karir untuk mendapatkan pengakuan dan kesuksesan yang lebih besar di kantor. Kondisi itu membuat lebih sulit untuk membangun ikatan yang langgeng dalam pertemanan.

Orang dewasa lebih pemilih menentukan orang-orang di sekitarnya lebih dari yang dilakukan anak-anak

Remaja dan dewasa muda mungkin memiliki lingkaran besar teman dekat juga segelintir sahabat yang mereka percayai. Namun seiring berjalannya waktu, dan mereka memasuki usia akhir 20-an, orang-orang bertanya pada diri sendiri apakah pertemanan itu benar-benar menambah nilai dalam hidup mereka. Maka dimulailah seseorang mengaudit lingkaran pertemanannya dan mengurangi sahabat menjadi kenalan yang kadang-kadang tidak dapat diandalkan.

Menghindar dari orang toxic

Memasuki usia 30-an, seseorang mulai menyadari bila ada orang-orang toxic di sekitarnya. Secara natural, akan menghindari orang-orang seperti itu untuk membuat hidupnya lebih tenang. Tindakan itu membuat pertemanan jadi lebih sedikit. Tetapi lingkaran pertemanan yang lebih dekat akan terasa lebih berarti.

Baca Juga: Teman-teman Jokowi Mengenang Semasa Kuliah di UGM

Secara teori, mulai usia 30 hingga 40-an tahun, seseorang akan secara alami berteman dengan orang-orang yang dianggapnya paling penting, merasa dihargai, dan tetap nyaman. Meskipun mungkin teman yang dimiliki lebih sedikit, tetapi, mereka bisa selalu menjadi orang yang dapat diandalkan dalam situasi apa pun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI