5 Posisi Seks yang Aman Bagi Orang dengan Gangguan Pernapasan

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 23 Oktober 2022 | 21:10 WIB
5 Posisi Seks yang Aman Bagi Orang dengan Gangguan Pernapasan
Ilustrasi bercinta, hubungan seks. (Shutterstock)

Suara.com - Berhubungan seksual kerap kali memicu detak jantung dan tarikan nafas yang lebih cepat. Bagi orang yang memiliki gangguan pernapasan seperti asma, posisi tertentu terkadang berisiko sebabkan penyakitnya kambuh.

Tetapi ada beberapa posisi yang dapat dicoba untuk menghindari kelelahan dan menjaga tekanan pada dada. Dikutip dari Insider, berikut lima posisi seks yang ideal untuk orang dengan masalah pernapasan.

Ilustrasi hubungan seks. (Shutterstock)
Ilustrasi hubungan seks. (Shutterstock)

1. Berbaring Miring
Psikolog dan co-director Modern Sex Therapy Institutes Rachel Needle mengatakan berhubungan seks dalam posisi yang tidak terlalu berat dapat berguna bagi orang yang memiliki masalah pernapasan.

Posisi berbaring miring sangat baik jika kedua pasangan kesulitan bernapas, karena tidak ada pasangan yang perlu menopang berat badan pasangan.

2. Cowgirl atau Cowboy
Posisi cowgirl atau cowboy dapat berguna bagi pasangan dengan masalah pernapasan di bawah karena tidak mengeluarkan terlalu banyak energi. Posisi itu juga bisa jadi pilihan yang bagus karena posisi wajah tidak terlalu dekat satu sama lain.

"Itu memungkinkan pernapasan lebih dalam dan melalui mulut yang diperlukan oleh beberapa orang dengan masalah pernapasan," kata Tara Suwinyattichaiporn, profesor komunikasi seksual di California State University, Fullerton.

3. Spooning
Posisi spooning juga jadi pilihan bagus untuk menghemat energi dan menghindari kehabisan napas. Posisi itu hanya membutuhkan gerakan kecil dan lebih sedikit kardio. Spooning juga bisa menjadi pilihan yang baik karena pasangan tidak akan bernapas ke wajah satu sama lain.

4. Standing doggy
Posisi doggy berdiri mirip dengan gaya doggy klasik, tetapi lebih cocok untuk orang dengan masalah pernapasan. Ini adalah posisi yang baik jika pasangan yang dominam memiliki masalah pernapasan, karena mereka memiliki banyak ruang terbuka untuk bernapas dan tidak perlu terlalu banyak bergerak.

5. Seks non-penetrasi
Penting untuk diingat bahwa seks penetrasi tradisional bukan satu-satunya pilihan seksual. Misalnya, meraba dan masturbasi bersama bisa menjadi pengalaman seksual yang hebat, kata Suwinyattichaiporn.

baca juga

Mungkin diperlukan beberapa percobaan dan kesalahan untuk menemukan praktik seksual yang tidak memperburuk gejala gangguan napas.

Bereksperimen dengan berbagai jenis seks dapat membantu Anda menemukan apa yang cocok dan nyaman untuk dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Para Istri Wajib Tau! Inilah Area Rahasia Kenikmatan Para Suami

Para Istri Wajib Tau! Inilah Area Rahasia Kenikmatan Para Suami

Cianjur | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 09:50 WIB

Catat Buat Pasangan Suami Istri! Ini Saran Posisi Seks Anti Selingkuh dari dr.Boyke

Catat Buat Pasangan Suami Istri! Ini Saran Posisi Seks Anti Selingkuh dari dr.Boyke

Cianjur | Selasa, 18 Oktober 2022 | 20:08 WIB

Seorang Pria Kapok Berhubungan Seks Lama, Ini Ternyata Penyebabnya

Seorang Pria Kapok Berhubungan Seks Lama, Ini Ternyata Penyebabnya

Tantrum | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 10:06 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×