Seorang Pria Kapok Berhubungan Seks Lama, Ini Ternyata Penyebabnya

Tantrum Suara.Com
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 10:06 WIB
Seorang Pria Kapok Berhubungan Seks Lama, Ini Ternyata Penyebabnya
Ilustrasi berhubungan seks, bercinta, masalah seksual (Unsplash/We-Vibe WOW Tech) (suara.com)

TANTRUM - Seorang pria berusia 27 tahun mengalami kondisi langka, yakni alergi dengan spermanya. Dia mengalami gejala mirip flu setiap kali orgasme

Kasus pria yang tidak disebutkan identitasnya itu dilaporkan dalam jurnal medis Urology Case Reports oleh tim dokter yang berhasil mengobatinya. Dalam dunia medis, istilah yang dialaminya adalah antihistamin. 

Para ilmuwan menyebut penyakit langka itu sebagai reaksi alergi atau autoimun terhadap sperma sendiri, yang menyebabkan gejala flu, seperti demam, batuk, bersin, serta melemahnya otot, konsentrasi, memori, bahkan dalam bicara. 

Akibat kondisi ini, dia mengurangi tidur dengan kekasih atau tidak bisa berhubungan seksual lama. Meskipun terdengar aneh, kasus ini sudah ditemukan sebelumnya. 

Para ilmuwan sejauh ini menemukan hampir 60 kasus serius yang juga dikenal dengan Sindrom Penyakit Pasca-Orgasme (POIS) ini. 

Kondisi ini mengarah sebagai penyebab disfungsi seksual pada pria. Namun karena kasusnya sangat jarang dan tidak biasa, dokter kerap salah diagnosis. 

“Banyak penyedia layanan kesehatan tidak mengetahuinya, apalagi masyarakat,” kata Andrew Shanholtzer, peneliti dari Sekolah Kedokteran William Beaumont, Universitas Oakland, yang juga menulis laporan tersebut.

Dia menjelaskan, penyebab pasti POIS belum diketahui, namun tampaknya terjadi setelah penderita mengalami infeksi atau luka pada testis yang menyebabkan sperma bercampur dengan darah, sehingga memicu respons imun. 

“Ada sel khusus yang disebut sel Sertoli yang memelihara dan mengelilingi sperma dan membuatnya tetap terisolasi dari sel kekebalan,” kata peneliti.  

Baca Juga: Omicron Varian XBB Muncul di Singapura

Saat sel Sertoli rusak, sperma berinteraksi dengan sistem kekebalan untuk pertama kali. Sistem kekebalan itu menyerang sperma seperti virus atau bakteri asing. 

Sementara itu untuk kasus pria berusia 27 tahun, pembuat laporan menjelaskan, gejala dimulai saat penderita berusia 18 tahun. 

Selama 9 tahun berikutnya, dia kapok setelah mengalami batuk, pilek, dan bersin serta gatal-gatal di lengan setiap kali orgasme. 

source: iNews

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI