Cegah Kecanduan Gadget, Desa di India Larang Penggunaan HP dan TV selama 1,5 Jam Tiap Hari

Yasinta Rahmawati, Rafidah Raihany

Senin, 24 Oktober 2022 | 15:00 WIB
Cegah Kecanduan Gadget, Desa di India Larang Penggunaan HP dan TV selama 1,5 Jam Tiap Hari
Ilustrasi kecanduan gadget generasi masa kini. (Pexels.com/zulfaaulia)

Suara.com - Penggunaan alat elektronik seperti TV dan HP kini tak bisa dihindari lagi. Terlebih usai pandemi yang mengharuskan setiap orang berdiam diri di rumah.

Mulai dari anak kecil hingga dewasa kini memiliki kebutuhan tersendiri ketika menggunakan dua hal tersebut. Dampaknya ada beberapa orang yang merasa kecanduan dan tak bisa lepas dari gadget.

Fenomena ini dirasa cukup mengkhawatirkan terlebih banyak anak sekolah yang seperti kecanduan HP lantaran terus memaikanya untuk sekolah dan usai sekolah.

Mensiasati fenomena ini, desa Mohityanche Vadgaon yang berada di India memiliki solusi yang cukup unik. Agar setiap orang kembali bersosialisasi satu sama lain, mereka mengadakan program detoks digital setiap hari selama 1,5 jam.

Ilustrasi Kecanduan Gadget (Pexels/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi Kecanduan Gadget (Pexels/Andrea Piacquadio)

Melansir dari laman VOA News, program ini dilakukan pada pukul 7 malam hingga setengah 9 malam dan ditandai dengan adanya sirine yang bersumber dari kuil. Selama masa detoks, para penduduk tidak diperbolehkan menyalakan tv atau bermain gadget.

Mereka diminta untuk fokus pada kegiatan lain seperti membaca, belajar, dan terlibat percakapan verbal satu sama lain. Meski awalnya ditentang, namun ternyata program ini mendapat dukungan dari masyarakat dan bahkan kini telah diikuti oleh beberapa desa lainnya.

"Setelah kami mendapat respons yang sangat baik dari penduduk desa, kami sedang merenungkan ide untuk memperpanjang waktu 'No Phone, No TV' menjadi dua atau bahkan 2,5 jam dalam waktu dekat," ungkap Vijay Mohite selaku Kepala Dewan Desa.

Mohite juga menjelaskan bila program ini bisa berlaku dengan tertib lantaran adanya kerjasama dari berbagai pihak. Mulai dari para guru, siswa, keluarga, dan juga pemerhati sosial setempat. Mereka bahkan membentuk relawan yang ditugaskan untuk mengawasi kedisiplinan para penduduk.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Gesek Gadget Penonton ke Alat Vitalnya, Ini Deretan Kontroversi Pamungkas

Selain Gesek Gadget Penonton ke Alat Vitalnya, Ini Deretan Kontroversi Pamungkas

Video | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 19:37 WIB

Selain Netflix, Ini Pilihan Aplikasi Nonton Film Online di Gadget

Selain Netflix, Ini Pilihan Aplikasi Nonton Film Online di Gadget

Bali | Minggu, 18 September 2022 | 09:00 WIB

Canggih! Hampir Semua Pembangkit Listrik PLN Bisa Dikendalikan dengan Gadget

Canggih! Hampir Semua Pembangkit Listrik PLN Bisa Dikendalikan dengan Gadget

Purwokerto | Selasa, 13 September 2022 | 04:22 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×