Viral Lagi, Supporter Jepang Keliling Stadion Punguti Sampah Setelah Pertandingan Piala Dunia, Banjir Pujian Warganet

Dinda Rachmawati

Selasa, 22 November 2022 | 16:30 WIB
Viral Lagi, Supporter Jepang Keliling Stadion Punguti Sampah Setelah Pertandingan Piala Dunia, Banjir Pujian Warganet
Supporter Jepang viral punguti sampah di Piala (Twitter @MuhammadSmiry)

Suara.com - Piala Dunia selalu hadir dengan kisah menarik di luar pertandingan. Salah satunya seperti yang viral diunggah oleh akun Twitter @MuhammadSmiry baru-baru ini. Memperlihatkan pendukung atau supporter Jepang punguti sampah di stadion secara sukarela. 

Saat itu, usai pertandingan Qatar vs Ekuador, sekelompok supporter Jepang tampak berkeliling stadion, memenuhi kantong yang telah mereka bawa dengan gelas hingga botol bekas minuman yang ditinggalkan begitu saja oleh para penonton.

"Seseorang meyakinkan saya bahwa ini normal. Fans Jepang memutuskan untuk membersihkan stadion. Bahkan saat ini bukan pertandingan negara mereka," kata Omar Farooq saat dia melihat para supporter Jepang mengumpulkan sampah, saat semua orang telah pergi.

"Ketika saya bertanya kepada mereka, ‘Mengapa Anda membersihkan sesuatu yang tidak berhubungan dengan Anda?’ Jawabannya adalah, ‘Orang Jepang tidak pernah meninggalkan sampah. Kami menghormati tempat itu,” jelasnya lagi bersemangat. 

Kamera kemudian menyorot untuk menunjukkan lebih banyak supporter Jepang menyebar di sekitar stadion untuk melakukan hal yang sama. Farooq menambahkan, "Ini adalah hal yang saya dengar, tetapi saya tidak pernah mengira ini nyata. Wow. Semua hormat." 

Dilansir Talksport, orang Jepang pertama kali mendapatkan reputasi dunia karena melakukan ini empat tahun lalu di Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat itu, adegan serupa disaksikan bahkan setelah kekalahan yang memilukan bagi negaranya.

Ketika Belgia bangkit dari ketertinggalan 2-0 untuk menang 3-2, negara itu putus asa karena begitu dekat untuk mencapai perempat final.

Meskipun demikian, para pemain Jepang sendiri berusaha meninggalkan ruang ganti dengan rapi. Bahkan ada catatan yang tersisa bertuliskan 'terima kasih' dalam bahasa Rusia.

Ini lagi-lagi meluas ke supporter di tribun juga, karena beberapa terlihat mengambil sampah mereka setelah pertandingan Piala Dunia 2018, termasuk saat kalah melawan Belgia. Sekarang, empat tahun kemudian, mereka meneruskan warisan berkelas ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LINK LIVE STREAMING Prancis vs Australia Piala Dunia 2022, Dilengkapi Prediksi Skor!

LINK LIVE STREAMING Prancis vs Australia Piala Dunia 2022, Dilengkapi Prediksi Skor!

Your Say | Selasa, 22 November 2022 | 14:32 WIB

5 Negara yang Pernah Dapat Hukuman FIFA, Mana Saja?

5 Negara yang Pernah Dapat Hukuman FIFA, Mana Saja?

Purwokerto | Selasa, 22 November 2022 | 14:26 WIB

Sad Ending, Fabio Cannavaro Prediksi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Merana di Piala Dunia 2022

Sad Ending, Fabio Cannavaro Prediksi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Merana di Piala Dunia 2022

Bola | Selasa, 22 November 2022 | 14:17 WIB

Terkini

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 17:48 WIB

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:47 WIB

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:45 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:40 WIB

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:36 WIB

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:33 WIB

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:30 WIB

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:28 WIB

×