Kroasia Kena Hukuman FIFA Usai Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2022 Gegara Xenofobia, Apa Sih Itu?

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 11 Desember 2022 | 16:06 WIB
Kroasia Kena Hukuman FIFA Usai Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2022 Gegara Xenofobia, Apa Sih Itu?
Para pemain Kroasia melakukan selebrasi usai memenangi babak adu penalti saat pertandingan sepak bola perempat final Piala Dunia 2022 antara Kroasia dan Brazil di Stadion Education City di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Jumat (9/12/2022). [Adrian DENNIS/AFP]

Suara.com - Timnas Kroasia dijatuhi hukuman meski dinyatakan melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2022 usai menjegal Brasil dengan skor 4-2 lewat drama adu pinalti di Stadion Education City, Ar Rayyan, Qatar, Sabtu (9/12) dini hari WIB.

Kroasia mendapatkan sansi usai tindakan verbal berupa nyanyian para suporter yang berbau xenofobia atau kebencian terhadap orang dari negara lain. Nyanyian para fan itu ditujukan kepada kiper Kanada, Milan Borjan di Piala Dunia 2022. Demikian menurut keterangan FIFA dikutip dari AP.

Tapi, apa sebenarnya xenofobia itu sih?

Kiper Timnas Kroasia, Dominik Livakovic (kedua kanan) melakukan selebrasi bersama rekan-rekan setimnya usai adu penalti laga perempat final Piala Dunia 2022 kontra Brasil di Stadion Education City, Al Rayyan, Qatar, Sabtu (10/12/2022) dini hari WIB.[GABRIEL BOUYS / AFP]
Kiper Timnas Kroasia, Dominik Livakovic (kedua kanan) melakukan selebrasi bersama rekan-rekan setimnya usai adu penalti laga perempat final Piala Dunia 2022 kontra Brasil di Stadion Education City, Al Rayyan, Qatar, Sabtu (10/12/2022) dini hari WIB.[GABRIEL BOUYS / AFP]

Seperti dikutip dari Very Well Mind, Xenofobia, atau ketakutan terhadap orang asing, adalah istilah luas yang dapat diterapkan pada ketakutan apa pun terhadap seseorang yang berbeda dari individu. Permusuhan terhadap orang luar sering kali merupakan reaksi terhadap rasa takut.1 Ini biasanya melibatkan keyakinan bahwa ada konflik antara ingroup individu dan outgroup.

Xenofobia sering tumpang tindih dengan bentuk prasangka, termasuk rasisme dan homofobia, tetapi ada perbedaan penting. Jika rasisme, homofobia, dan bentuk diskriminasi lainnya didasarkan pada karakteristik tertentu, xenofobia biasanya berakar pada persepsi bahwa anggota kelompok luar adalah asing bagi komunitas dalam kelompok.

Xenophobia juga dikaitkan dengan tindakan perusakan dan kekerasan berskala besar terhadap sekelompok orang.

Xenophobia tidak diakui sebagai gangguan mental dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM-5). Namun, beberapa psikolog dan psikiater berpendapat bahwa rasisme dan prasangka ekstrem harus diakui sebagai masalah kesehatan mental.

Beberapa berpendapat, misalnya, bahwa bentuk ekstrim dari prasangka harus dianggap sebagai subtipe gangguan delusi. Penting untuk dicatat bahwa mereka yang mendukung sudut pandang ini juga berpendapat bahwa prasangka hanya menjadi patologis ketika menciptakan gangguan yang signifikan dalam suatu kemampuan seseorang untuk berfungsi dalam kehidupan sehari-hari.

Profesional lain berpendapat bahwa mengategorikan xenofobia atau rasisme sebagai penyakit mental akan medikalisasi masalah sosial.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selebrasi Sofiane Boufal Bersama Sang Ibu Jadi Sorotan Usai Kalahkan Portugal, Begini Hadist Islam Tentang Ibu

Selebrasi Sofiane Boufal Bersama Sang Ibu Jadi Sorotan Usai Kalahkan Portugal, Begini Hadist Islam Tentang Ibu

Lifestyle | Minggu, 11 Desember 2022 | 15:51 WIB

Profil Walid Regragui, Pelatih Jenius yang Antarkan Maroko ke Semifinal Piala Dunia 2022

Profil Walid Regragui, Pelatih Jenius yang Antarkan Maroko ke Semifinal Piala Dunia 2022

Bola | Minggu, 11 Desember 2022 | 14:48 WIB

Apa Itu Xenofobia? Ditudingkan FIFA ke Supporter Kroasia di Piala Dunia 2022

Apa Itu Xenofobia? Ditudingkan FIFA ke Supporter Kroasia di Piala Dunia 2022

News | Minggu, 11 Desember 2022 | 14:39 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

×