5 Penyebab OCD, Bagaimana Seseorang Bisa Kena Obsessive Compulsive Disorder?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Suara.com

Minggu, 18 Desember 2022 | 15:30 WIB
5 Penyebab OCD, Bagaimana Seseorang Bisa Kena Obsessive Compulsive Disorder?
Aliando Syarief saat promo film Argantara di Redaksi Suara.com, Kamis (15/12/2022) [Suara.com/Hyoga Dewa Murti]

Suara.com - Belakangan ini, beberapa nama artis yang diketahui memiliki obsessive compulsive disorder atau OCD kembali menarik perhatian publik, termasuk Aliando Syarief dan Prilly Latunconsina Orang-orang jadi bertanya-tanya, apa penyebab OCD sebenarnya?

OCD merupakan kondisi kesehatan mental di mana seseorang memiliki dorongan atau pemikiran yang susah dikontrol. Kondisi ini biasanya berulang (obsesi) dan disertai perilaku kompulsif (penuh paksaan).

Semua orang memiliki kemungkinan menderita OCD. Namun, ada beberapa kondisi tertentu yang dapat memperbesar kemungkinan tersebut.

Kecantikan Prilly Latuconsina dipuji banyak orang ketika menghadiri ajang Festival Film Indonesia (FFF) 2022 yang berlangsung Selasa (22/11/2022) malam. [Instagram]
Kecantikan Prilly Latuconsina dipuji banyak orang ketika menghadiri ajang Festival Film Indonesia (FFF) 2022 yang berlangsung Selasa (22/11/2022) malam. [Instagram]

Penyebab OCD

Pada dasarnya, sampai saat ini masih belum ditemukan secara pasti penyebab OCD. Namun, kondisi ini memang erat kaitannya dengan genetika, kelainan fungsi otak, dan lingkungan.

Dilansir dari laman National Health Service OCD UK, berikut adalah beberapa hal yang kerap dikaitkan sebagai penyebab OCD.

1. Kondisi otak

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa susunan kimia dan aliran darah otak seseorang dengan OCD berbeda dengan orang pada umumnya.

Beberapa orang dengan OCD memiliki area aktivitas yang sangat tinggi di otak atau justru tingkat zat kimia (serotonin) yang terlalu rendah. Meski begitu, hal ini masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

2. Faktor genetik

Jika ada keluarga dekat Anda yang menderita OCD, kemungkinan Anda mengalami hal serupa akan semakin besar. Meski bukan menjadi satu-satunya penyebab, keturunan bisa menjadi salah satu faktor yang berpengaruh.

Meski begitu, jika Anda merasakan gejala OCD dan melihat kondisi serupa pada keluarga Anda, akan lebih baik jika Anda langsung memeriksakannya.

3. Trauma di masa lalu

OCD mungkin lebih banyak ditemukan pada seseorang yang pernah mengalami intimidasi, pelecehan, atau diabaikan oleh lingkungannya.

Sebab, kondisi tersebut kerap mengembangkan pola pikir dan perilaku negatif yang kemudian diterapkan di kehidupan saat ini. Jika Anda mengalaminya, pengobatan yang kerap disarankan adalah Terapi Perilaku Kognitif (CBT).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Liburan Bisa Bikin Healing Kondisi Kesehatan Mental? Begini Kata Pakar

Benarkah Liburan Bisa Bikin Healing Kondisi Kesehatan Mental? Begini Kata Pakar

Lifestyle | Selasa, 29 November 2022 | 14:54 WIB

Marshanda Ajarkan Kesehatan Mental ke Anaknya Sejak Kecil Sampai Joget Lagu Rock, Ini Manfaatnya

Marshanda Ajarkan Kesehatan Mental ke Anaknya Sejak Kecil Sampai Joget Lagu Rock, Ini Manfaatnya

Lifestyle | Minggu, 27 November 2022 | 09:55 WIB

Ahmad Dhani Stres Tak Bisa Bercinta Saat di Penjara, Apakah Seks Sepenting Itu untuk Kesehatan Mental?

Ahmad Dhani Stres Tak Bisa Bercinta Saat di Penjara, Apakah Seks Sepenting Itu untuk Kesehatan Mental?

Lifestyle | Rabu, 16 November 2022 | 07:33 WIB

Terkini

Apa Jenis Bedak yang Cocok untuk Kondangan? Cek 5 Rekomendasi Produk Berikut

Apa Jenis Bedak yang Cocok untuk Kondangan? Cek 5 Rekomendasi Produk Berikut

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 07:35 WIB

13 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan 28 April 2026, Imbas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo

13 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan 28 April 2026, Imbas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 07:26 WIB

4 Sepatu Puma Palermo Termurah di Website Resmi, Paling Worth It 2026

4 Sepatu Puma Palermo Termurah di Website Resmi, Paling Worth It 2026

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 07:20 WIB

Terpopuler: Nama Ayah Kandung Syifa Hadju Terungkap, Pilihan Cushion Tahan Keringat

Terpopuler: Nama Ayah Kandung Syifa Hadju Terungkap, Pilihan Cushion Tahan Keringat

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung

4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 06:42 WIB

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:51 WIB

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:38 WIB

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:32 WIB

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:22 WIB