Jadi Pelajaran! Mantan Asisten Panji Petualang Tewas Dipatuk King Kobra, Jangan Main-main dengan Ular Berbisa

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 21 Desember 2022 | 16:11 WIB
Jadi Pelajaran! Mantan Asisten Panji Petualang Tewas Dipatuk King Kobra, Jangan Main-main dengan Ular Berbisa
ilustrasi ular kobra, king kobra. (Shutterstock)

Suara.com - Mantan asisten Panji Petualang, Alprih Priyono meninggal dunia karena dipatuk ular king kobra pada, Senin, 19 Desember 2022. Kabar ini jadi pelajaran untuk orang awam, agar tidak main-main dengan ular berbisa.

Alprih Priyono meninggal dunia setelah mengevakuasi seekor anak ular cobra liar di salah satu pemukiman Kecamatan Cikole, Sukabumi, Jawa Barat. Nahasnya anak ular kobra itu mematuk jari telunjuk Alprih.

Mirisnya meski Alprih sempat dilarikan ke RSUD Syamsudin dan dapat penanganan medis, nyawanya tidak tertolong. Alprih dinyatakan meninggal pada 23.50 WIB, dan kematiannya diumumkan seniornya Heru Gundul atau yang lebih dikenal Jejak Si Gundul di Instagram pribadinya.

"Hampir gak percaya mendengar kabar. Selamat jalan sahabat, setiap yang datang akan kembali. Tuhan memiliki rencana terbaik untuk semuanya. Semoga damai dalam Surga, doa terbaik bagi keluarga yang berduka," tulis Heru Gundul, dikutip suara.com, Rabu (21/12/2022).

Sementara itu, mengutip Natural History Museum gigitan ular berbisa membunuh 100 ribu orang setiap tahunnya. Apalagi saat ini ada ribuan hewan berbisa yang berkembang biak di seluruh dunia.

Bisa pada ular, berfungsi sebagai predasi yaitu cara melumpuhkan mangsanya sebelum memakannya, termasuk digunakan untuk pertahanan diri.

Ilustrasi ular kobra. (Pixabay/Herbert Aust)
Ilustrasi ular kobra. (Pixabay/Herbert Aust)

Adapun bisa ular bersifat haemotoxic, sehingga racun menyerang langsung ke sistem peredaran darah. Inilah sebabnya racun bisa menyebabkan pendarahan, darah menggumpal, atau pembekuan darah.

Khusus bisa ular kobra saat masuk ke tubuh manusia menyebabkan neurotoksik, yaitu menganggu transmisi impuls saraf. Inilah sebabnya racun ular kobra bisa langsung membuat seseorang lumpuh, bahkan menyebabkan seseorang kaki dan mati lemas.

Mengerikannya dalam bisa ular kobra bisa punya efek neurotoksik dan haemotoxic sekaligus.

baca juga

Tapi ada juga ular yang tidak kalah berbahayanya, yaitu rattlesnake menyebabkan pendarahan memngerikan, karena bersifat merusak jaringan dan bisa menyebabkan luka pada organ tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kobra Gigit Alprih Priyono Diduga Kaget Sorakan Warga Saat Argentina Cetak Gol, Ini Kronologisnya

Kobra Gigit Alprih Priyono Diduga Kaget Sorakan Warga Saat Argentina Cetak Gol, Ini Kronologisnya

Joglo | Rabu, 21 Desember 2022 | 15:35 WIB

Detik-detik Alprih Priyono Eks Asisten Panji Petualang Tewas Dipatuk Anakan King Kobra

Detik-detik Alprih Priyono Eks Asisten Panji Petualang Tewas Dipatuk Anakan King Kobra

Joglo | Rabu, 21 Desember 2022 | 15:00 WIB

Begini Cara Tepat Memberikan Pertolongan Pertama dan Hal yang Harus Dihindari saat Digigit Ular Berbisa

Begini Cara Tepat Memberikan Pertolongan Pertama dan Hal yang Harus Dihindari saat Digigit Ular Berbisa

Your Say | Rabu, 21 Desember 2022 | 14:57 WIB

Terkini

Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop

Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 15:48 WIB

Ekshumasi Sutrimo Sudah Sebulan Berlalu, Polisi Siap Umumkan Hasil Pekan Ini

Ekshumasi Sutrimo Sudah Sebulan Berlalu, Polisi Siap Umumkan Hasil Pekan Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:47 WIB

Bulog Mau Guyur Beras Premium ke Ritel, Tapi Bisa Bikin Merugi

Bulog Mau Guyur Beras Premium ke Ritel, Tapi Bisa Bikin Merugi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:45 WIB

Pria Penendang Wanita di Senayan City Bakal Diperiksa Kejiwaan

Pria Penendang Wanita di Senayan City Bakal Diperiksa Kejiwaan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:43 WIB

Demo Mahasiswa UINSA: Tuntut Transparansi Rektorat Tanpa Harus Merugikan Rekan Sendiri

Demo Mahasiswa UINSA: Tuntut Transparansi Rektorat Tanpa Harus Merugikan Rekan Sendiri

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:37 WIB

Bukan Persentase Kursi! PAN Setuju Wacana Capres Wajib Didukung 2 Partai Politik

Bukan Persentase Kursi! PAN Setuju Wacana Capres Wajib Didukung 2 Partai Politik

News | Senin, 21 September 2026 | 15:35 WIB

Retinol hingga Perawatan Skin Aging Jadi Bahasan Dermatolog di Lunch & Learn Roadshow Obagi Medical

Retinol hingga Perawatan Skin Aging Jadi Bahasan Dermatolog di Lunch & Learn Roadshow Obagi Medical

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:35 WIB

6 Penyebab Tagihan Paylater Membengkak, Nomor 5 Sering Bikin  Terjebak

6 Penyebab Tagihan Paylater Membengkak, Nomor 5 Sering Bikin Terjebak

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 15:35 WIB

Materi Tepi Jurang! Houthi vs Arab Saudi Memanas, Komika Ini Malah Bikin Dark Jokes

Materi Tepi Jurang! Houthi vs Arab Saudi Memanas, Komika Ini Malah Bikin Dark Jokes

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 15:35 WIB

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

×