Memilih Penyejuk Ruang Tepat untuk Tren Hunian Perkotaan

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 24 Februari 2023 | 09:00 WIB
Memilih Penyejuk Ruang Tepat untuk Tren Hunian Perkotaan
AC Multi-S Daikin. (Dok: Daikin)

Suara.com - Tuntutan kepraktisan dalam mobilitas di satu sisi dan harga rumah yang semakin membumbung tinggi di sisi lainnya, telah mengubah tren hunian masyarakat. Utamanya di kota besar, hal ini mudah terlihat pada semakin dominannya penawaran apartemen ataupun rumah tapak dengan luas semakin kompak. Tawarannya, lokasi lebih dekat ke tengah kota ataupun pusat aktivitas.

Yang perlu dicermati, sebenarnya butuh strategi khusus bila Anda merupakan penghuni ataupun sedang mempertimbangkan mengikuti tren hunian ini. Tak cuma berhemat biaya utilitas, namun juga terkait hal mengoptimalkan ruang yang terbatas. Termasuk pula pada pilihan mencari penyejuk ruangan (Air Conditioning - AC).

Untuk soal hemat, AC berteknologi inverter jelas pilihan tepat. Tak sekedar klaim, inovasi pada kerja kompresor, membuat AC inverter terbukti memang lebih hemat ketimbang AC standar. Bilapun ada pilihan selanjutnya, Anda dapat melirik AC low watt. Daya listrik yang lebih rendah memang membuat penyejukan ruang berjalan lebih pelan. Namun pemakaian durasi panjang memberi keuntungan biaya listrik lebih rendah.

Bila pilihan teknologi sudah selesai, persoalan kini tinggal terkait penempatan. Satu sisi berhadapan dengan ruang luar terbatas. Sementara penataan ruang dalam rumah membuat tak cukup satu unit AC untuk menyejukkan seluruh ruangan. Alih-alih memiliki ruang untuk penghijauan atau bersantai di balkon, sisa ruang luar justru habis untuk penempatan unit outdoor AC.

Tapi tenang dulu, persoalannya tak serumit itu. Pabrikan AC telah mencermati kebutuhan ini dengan pilihan baru, yaitu AC multi split. Berbeda dengan AC single split yang punya ciri satu unit indoor dan satu unit outdoor, AC multi split memiliki dua hingga tiga unit indoor yang tersambung dengan satu unit outdoor. Keunikannya inilah yang membuat AC multi split semakin digandrungi masyarakat kota yang sangat memperhatikan pemanfaatan ruang untuk kenyamanan hunian.

Bila AC jenis ini yang Anda bidik, AC Daikin Multi-S dapat dilirik. Berbasis teknologi inverter, sejak kelahirannya, AC hemat listrik Daikin ini memang dirancang khusus untuk pasar Indonesia. Kolaborasi R&D Daikin Industries LTD Jepang dan PT Daikin Airconditioning Indonesia memastikan konsumsi daya dan pilihan pembagiannya pada unit indoor sesuai dengan problem yang dihadapi di negeri ini. 

Terdapat dua pilihan besar dalam AC Daikin Multi-S yang ragamnya berjajar pada total kapasitas pendinginan. Sementara untuk jumlah unit indoor, Anda dapat memilihnya diantara dua atau tiga unit indoor, sesuai kebutuhan besar dan jumlah ruang yang diperlukan.

Soal hemat, AC Daikin Multi-S sulit didebat. Selain basis inverter, AC Daikin ini juga dilengkapi pilihan pengoperasian selayak AC low watt. Cukup menekan tombol pada remote, New Low Watt Mode pada AC multi split Daikin ini membuat pengguna dapat mengatur pengoperasian dengan konsumsi listrik 380 watt untuk versi 2 Indoor serta 800 Watt untuk 3 Indoor yang menyala sekaligus.

Sengaja dibuat demikian dengan pertimbangan rujukan pada sebuah survey yang menyatakan 85% hunian di Indonesia memiliki daya listrik 1,300 kwh. Kepemilikan penyejuk ruangan teknologi inverter yang pula dapat diatur dalam mode low watt, membuat lebih fleksibel membagi kenyamanan dari sejuknya ruangan dengan kebutuhan listrik untuk menyelesaikan tugas rumah atau aktivitas lainnya.

baca juga

Tentang penghematan, Daikin punya hitungan dari uji internal yang sebelumnya telah dilakukan. Dalam uji dengan AC beroperasi sepanjang 24 jam penuh, teknologi inverter pada AC membuat tagihan listrik hanya Rp 220,000 dibandingkan AC non inverter yang mencapai Rp 451,440.

Penghematan semakin dalam saat perbandingan menggunakan AC Multi-S Daikin yang diatur dalam mode Low Watt. Dengan beroperasi 24 jam penuh, AC Daikin Multi-S memberikan tambahan penghematan harian Rp 13.600. Bila direkap dalam jumlah hari setahunnya, penghematan dengan penggunaan penyejuk kamar ini dapat mencapai Rp 4.982.000.

Soal ketahanan penggunaan, pun telah jadi pertimbangan saat pengembangan. Inovasi dalam wujud Super PCB membuat AC lebih awet karena tahan terhadap beban kejut dari tegangan listrik yang tak stabil. PCB Daikin Multi-S dapat menahan lonjakan hingga 440 volt. Membuat kipas, motor, kompresor dan suku cadang pendukung AC ini tak cepat rusak.

Kenyamanan lain hadir melalui kelengkapan fitur Enzyme Blue. Dengan tugas menyerap dan menyingkirkan bau dari bakteri maupun berbagai polutan, memberikan kenyamanan bersama dengan sejuknya hembusan udara dalam ruangan.

Bagi Anda yang masih berpikir untuk memiliki AC hemat yang tepat untuk pilihan mengoptimalkan tempat, mungkin ini saatnya Anda bertindak cepat. Pastikan Anda menghubungi dealer resmi AC Shop Daikin, jaringan toko modern dan toko elektronik lainnya yang menawarkan penjualan AC bergaransi resmi. Hal ini untuk memastikan Anda dilayani teknisi handal untuk memastikan instalasi produk dilakukan dengan optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daikin Bangun Pabrik Senilai Rp 3,3 Triliun Berkapasitas Produksi 1,5 Juta Unit per Tahun

Daikin Bangun Pabrik Senilai Rp 3,3 Triliun Berkapasitas Produksi 1,5 Juta Unit per Tahun

Bisnis | Sabtu, 03 Desember 2022 | 18:37 WIB

Daikin Designer Award 2022 Hasilkan Inspirasi Hunian dengan Tata Udara Berkualitas dan Estetika Tinggi

Daikin Designer Award 2022 Hasilkan Inspirasi Hunian dengan Tata Udara Berkualitas dan Estetika Tinggi

Press Release | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Lewat Turnamen Golf, Daikin Dukung Pengembangan Pariwisata Indonesia

Lewat Turnamen Golf, Daikin Dukung Pengembangan Pariwisata Indonesia

Press Release | Selasa, 09 Agustus 2022 | 11:04 WIB

Usung Konsep Kolaborasi, Daikin Proshop Buka di Alam Sutera

Usung Konsep Kolaborasi, Daikin Proshop Buka di Alam Sutera

Tekno | Rabu, 08 Juni 2022 | 15:38 WIB

Rayakan Penjualan 1 Juta Unit AC Inverter, Daikin Helat Kampanye INVERTERIA

Rayakan Penjualan 1 Juta Unit AC Inverter, Daikin Helat Kampanye INVERTERIA

News | Jum'at, 15 April 2022 | 09:00 WIB

Daikin Klaim Teknologi Streamer Mampu Matikan Virus Corona

Daikin Klaim Teknologi Streamer Mampu Matikan Virus Corona

Tekno | Kamis, 24 Februari 2022 | 09:34 WIB

Terkini

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:12 WIB

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal

Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda

Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:51 WIB

×