Sempat Viral Ada Produk Buatan China, Eiger: Ada Transfer Teknologi!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 17 Mei 2023 | 15:30 WIB
Sempat Viral Ada Produk Buatan China, Eiger: Ada Transfer Teknologi!
Produk Eiger.

Suara.com - PT Eigerindo Multi Produk Industri menanggapi produk Eiger yang viral karena berasal dari China dan Bangladesh. Padahal brand adventure itu digadang-gadang sebagai produk lokal kebanggaan Indonesia.

GM Product & Sustainability Project Leader, EIGER Adventure Harimula Muharram mengakui jika tidak semua produk miliknya dibuat di dalam negeri, ada yang produksi China dan Bangladesh. 

Hal ini juga sesuai laporan sustainability tahunan Eiger Adventure 2022, menyebutkan ada 81 persen barang yang diproduksi di dalam negeri alias produk lokal. Tapi juga ada 19 persen produk impor, atau produk jadi yang dibuat di luar negeri.

Menurut Harimula beberapa barang yang diproduksi di luar negeri ditujukan untuk menjaga kualitas produk Eiger untuk pelanggan. Apalagi ada beberapa teknologi dalam negeri yang belum bisa membuat kualitas barang sesuai standar Eiger untuk konsumennya.

Standar produk itu meliputi kapasitas, kapabilitas hingga kualitas barang yang dikeluarkan Eiger yang selalu berusaha ingin dijaga.

"Jadi itu akhirnya ada beberapa produk yang memang masih dibuat dari impor, karena terkait ada teknologi yang masih belum bisa dikerjakan di dalam negeri," ujar Harimula di Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (17/5/2023).

Meski begitu Harimula memastikan, pihaknya berkomitmen agar semua produk Eiger bisa 100 persen lokal, menggunakan tenaga dalam negeri, bahan dalam negeri hingga produksi di dalam negeri.

Sehingga menurut Harimula, Eiger tidak sembarangan mengimpor suatu produk karen ada proses transfer informasi, wawasan hingga alih teknologi dalam proses impor produk tersebut. 

"Kenapa kami ada beberapa produk yang harus diproduksi di luar negeri? Karena ini supaya dari kami pun bisa mendapatkan inovasi teknologi dari para pemasok luar negeri, karena mereka punya wawasan dan punya lingkungan yang sangat mendukung untuk inovasi teknologi terbaru," sambung Harimula.

baca juga

Komitemen ini diusahakan Eiger, dengan program pembelajaran dan pelatihan yang akan diberikan kepada suplier atau pemasok bahan lokal. Sehingga produk yang tadinya diproduksi di luar negeri, bisa dilakukan di dalam negeri dengan tidak mengurangi standar dan kualitas sebelumnya.

"Jadi kalau dilihat akan ada learning akademi, ada pelatihan kepada suplier itu cara dari kami supaya dapat melakukan alih teknologi dan pengetahuan dari teknologi yang kita dapat, belajar bersama dari luar negeri itu kita alihkan ke suplier lokal," tutup Harimula. 

Sebelumnya viral netizen di Twitter dibuat kaget karena produk Eiger tertera label 'made in China' atau 'made in Bangladesh'. Akibatnya banyak netizen yang curiga jika produk yang dibelinya bukan produk asli.

"Produk Eiger label China ge meni rariweuh, tempo nu aing label Bangladesh (Produk Eiger label China pada ribet, lihat punyaku label Bangladesh)," komentar @txtdarikintil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eiger Ternyata Jual Produk China

Eiger Ternyata Jual Produk China

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2023 | 15:33 WIB

Eiger Rugi Rp50 Miliar dalam Kebakaran Gudang JNE, Toko Online Tutup Sementara

Eiger Rugi Rp50 Miliar dalam Kebakaran Gudang JNE, Toko Online Tutup Sementara

Bisnis | Selasa, 13 September 2022 | 09:03 WIB

4 Fakta Kebakaran Gudang JNE di Depok, Kerugian Eiger Capai Puluhan Miliar

4 Fakta Kebakaran Gudang JNE di Depok, Kerugian Eiger Capai Puluhan Miliar

News | Senin, 12 September 2022 | 20:27 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×