Pakai Ludah Buat Jadi Pelumas Saat Penetrasi, Boleh atau Malah Berbahaya?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 26 Mei 2023 | 15:31 WIB
Pakai Ludah Buat Jadi Pelumas Saat Penetrasi, Boleh atau Malah Berbahaya?
ilustrasi pelumas, mr P, penis. (Shutterstock)

Suara.com - Lubrikasi atau pelumas seks jadi andalan agar tidak nyeri saat berhubungan seks. Tapi ada beberapa orang menggunakan air liur atau ludah sebagai pelumas, padahal berbahaya loh.

Psikolog Klinis Dewasa, Inez Kristanti menyarankan berhenti meludah saat berhubungan seks karena efeknya bisa memicu infeksi bakteri.

"Jadi meludah di vulva atau vagina bisa mengganggu keseimbangan pH dan berisiko menimbulkan infeksi bakteri," ujar Inez melalui konten edukasi di akun instagram @inezkristanti dikutip suara.com, Kamis (25/5/2023).

Inez mengakui jika ludah di mulut memiliki mekanisme tersendiri mencegah infeksi bakteri dan virus, karena kandungan enzim atau bakteri baik tertentu.

Tapi jenis bakteri baik di ludah berbeda dengan yang ada di vagina, sehingga tidak disarankan dipakai sebagai pelumas.

Selain itu tekstur ludah yang encer sangat berbeda dari tekstur pelumas alami yang dikeluarkan vagina, yang cenderung licin dan kental.

"Coba aja kalau habis dilumuri ludah, emang pertama-tama kesannya basah, tapi nggak lama juga kering. Kalau hanya mengandalkan ini sebagai lubrikan, organ perempuannya bisa lecet atau iritasi," sambung Inez.

Sehingga alih-alih menggunakan ludah atau minyak sebagai pelumas seks, Inez lebih menyarankan suami istri maksimal melakukan foreplay, untuk merangsang keluarnya pelumas alami agar nyeri saat berhubungan seks bisa dihindari.

"Maksimalkan lubrikasi alami dengan foreplay atau pakai lubrikan yang benar-benar lubrikan untuk seks. Jangan mengada-ada pakai minyak-minyakan yang lainnya ya," tutup Inez.

baca juga

Sementara itu melansir Hello Sehat, karena tidak seperti pelumas seks di pasaran yang diproduksi secara steril, air liur atau ludah mengandung kuman dan bisa menimbulkan berbagai risiko penyakit.

Selain itu dibanding pelumas yang dijual di pasaran, ludah cenderung tidak licin.

Pelumas seks pada umumnya mengandung gliserin dan propilen glikol yang memberikan tekstur kental dan licin. Kandungan ini juga menahan air sehingga vagina tidak cepat kering.

Beberapa risiko pakai ludah sebagai pelumas seks yang harus diwaspadai seperti infeksi organ intim, menurunkan kualitas sperma, hingga penyakit menular seksual (IMS).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khusus Dewasa! Trik Agar Bercinta Pakai Kondom Tetap Nikmat: Sesuai Ukuran dan Pakai Pelumas

Khusus Dewasa! Trik Agar Bercinta Pakai Kondom Tetap Nikmat: Sesuai Ukuran dan Pakai Pelumas

Lifestyle | Rabu, 24 Mei 2023 | 18:50 WIB

Suami Harus Tahu, Dokter Boyke Beberkan Durasi Seks yang Optimal Agar Istri Bisa Orgasme

Suami Harus Tahu, Dokter Boyke Beberkan Durasi Seks yang Optimal Agar Istri Bisa Orgasme

Lifestyle | Selasa, 16 Mei 2023 | 14:06 WIB

Ini Dia Rahasia yang Bikin Pasangan Makin Harmonis Di Atas Ranjang Kata dr Boyke

Ini Dia Rahasia yang Bikin Pasangan Makin Harmonis Di Atas Ranjang Kata dr Boyke

Bandungbarat | Selasa, 16 Mei 2023 | 11:38 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

×