Cara Membedakan Wasabi Asli dan Imitasi: Cek Penampilan dan Rasanya

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 05 Oktober 2023 | 16:27 WIB
Cara Membedakan Wasabi Asli dan Imitasi: Cek Penampilan dan Rasanya
Wasabi sebelum diparut. (Shutterstock)

Suara.com - bagi kamu pecinta sushi dan aneka hidangan Jepang lainnya, tentu sudah akrab dengan wasabi. Wasabi semacam pasta berwarna hijau merupakan salah satu bumbu paling terkenal dalam masakan jepang.

Tapi, ternyata banyak wasabi yang beredar adalah palsu atau imitasi. Lalu seperti apa sebenarnya wasabi asli? Dan bagaimana wasabi dibuat?

Dilansir dari bokssu, wasabi adalah sejenis lobak Jepang. Meskipun wasabi dikenal terutama dalam bentuk pasta, wasabi sebenarnya berasal dari parutan akar rimpang tanaman asli Jepang.

Ilustrasi wasabi [Unsplash/Crystal Jo]
Ilustrasi wasabi [Unsplash/Crystal Jo]

Wasabi dikenal dengan beberapa nama seperti Wasabia japonica dan Eutrema wasabi. Tanaman ini sangat sulit tumbuh karena memerlukan kondisi khusus, yakni naungan yang cukup, tanah yang selalu lembab tetapi tidak basah, kelembapan musim panas yang tinggi tetapi tidak terlalu banyak.

Salah satu yang mengejutkan wasabi adalah salah satu tanaman paling menguntungkan di dunia. Hal ini karena akar wasabi cukup sulit untuk tumbuh dengan baik, dan menanamnya dalam skala komersial bahkan lebih sulit lagi.

Sayangnya, sebagian besar wasabi yang dimakan orang Amerika bukanlah wasabi asli (bahkan kadang-kadang disebut sebagai 'wasabi barat' di Jepang!) Sebaliknya, wasabi tersebut merupakan campuran lobak tua biasa yang dihaluskan dan dicampur dengan mustard pedas, pemanis, dan pewarna makanan hijau, semuanya dihaluskan untuk mencapai konsistensi pasta yang familiar.

Lalu bagaimana membedakan wasabi asli dan palsu? 

Salah satu petunjuknya ada pada penampilan dan rasanya. Jika pasta wasabi benar-benar halus, kemungkinan besar itu palsu, karena tanaman wasabi diparut untuk menghasilkan wasabi Jepang, bukan diblender.

Wasabi imitasi juga memiliki rasa yang sangat kuat sehingga mengalahkan rasa lembut ikan yang dimakannya. Sebagai perbandingan, wasabi asli memiliki rasa yang lebih lembut dan menyenangkan, dan sebenarnya tidak pedas,  ini lebih merupakan aroma rempah daripada rasa pedas yang biasa kita rasakan.

baca juga

Lalu, apa yang menyebabkan rasa pedas pada parutan wasabi? Ini sebenarnya adalah reaksi tubuh terhadap bahan kimia yang ada di tanaman wasabi. Mirip dengan mustard, wasabi segar mengandung senyawa kimia bernama allyl isothiocyanate yang merangsang reseptor saraf di mulut dan lidah. Uap mengalir melalui mulut dan masuk ke rongga hidung, memicu rasa terbakar yang familiar di sinus.

Kamu sebenarnya dapat membuat wasabi dengan mudah di rumah jika kehabisan dari tempat sushi terdekat. Campurkan saja 2 sendok teh lobak, 1 sendok teh mustard, 1 ikan teri cincang, dan beberapa tetes kecap.

Tentu saja, membuat wasabi asli dengan cara tradisional di Jepang lebih merupakan proses murni. Setelah rimpang dicuci dan bagian yang tidak sedap dipandang dipotong, Anda cukup memarutnya seperti jahe hingga Anda mendapatkan tumpukan serutan yang bagus. Setelah didiamkan beberapa menit agar rasanya menumpuk, Anda bisa menikmatinya dengan makanan apa pun yang Anda suka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelayan Restoran Tegur Pria Makan Sushi Tanpa Sumpit, Haruka eks JKT 48 Justru Ungkap Pakai Tangan adalah Cara Otentik

Pelayan Restoran Tegur Pria Makan Sushi Tanpa Sumpit, Haruka eks JKT 48 Justru Ungkap Pakai Tangan adalah Cara Otentik

Lifestyle | Senin, 08 Mei 2023 | 12:50 WIB

Viral Diledek Calon Mertua usai Santai Sushi Sekali Hap, Publik Pasang Badan: Camermu yang Kampungan!

Viral Diledek Calon Mertua usai Santai Sushi Sekali Hap, Publik Pasang Badan: Camermu yang Kampungan!

Lifestyle | Kamis, 12 Januari 2023 | 08:20 WIB

Tes Kepribadian Karakter Sesungguhnya: Apa Sushi Roll Favorit Anda di Sini?

Tes Kepribadian Karakter Sesungguhnya: Apa Sushi Roll Favorit Anda di Sini?

Lifestyle | Minggu, 02 Oktober 2022 | 06:19 WIB

Terkini

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:19 WIB

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:11 WIB

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

Jogja | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:59 WIB

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Dari Sisa Operasional Kopi Menjadi Barang Gaya Hidup, Ketika Keberlanjutan Tak Berhenti di Secangkir

Dari Sisa Operasional Kopi Menjadi Barang Gaya Hidup, Ketika Keberlanjutan Tak Berhenti di Secangkir

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:54 WIB

4 Shio Paling Beruntung 30 Agustus 2026: Siap-Siap Panen Rezeki di Akhir Bulan

4 Shio Paling Beruntung 30 Agustus 2026: Siap-Siap Panen Rezeki di Akhir Bulan

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak

Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak

Jogja | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah

Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah

Riau | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:46 WIB

×