Kontroversi Ketua MK Anwar Usman, Ipar Penentu Nama Baik Jokowi

Farah Nabilla

Jum'at, 13 Oktober 2023 | 14:48 WIB
Kontroversi Ketua MK Anwar Usman, Ipar Penentu Nama Baik Jokowi
Ilustrasi Mahkamah Keluarga di balik putusan batas usia minimal capres-cawapres di MK. [Suara.com/Emma]

Suara.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman masih menjadi sorotan jelang sidang putusan gugatan perkara batasan usia calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Hal ini dikarenakan ia punya hubungan keluarga dengan Presiden Jokowi.

Ia sempat mengungkap pernyataan yang mengarah jika gugatan itu bakal dikabulkan. Namun jika gugatan itu dikabulkan, citra Jokowi lah yang akan tercemar karena akan dituding melanggengkan dinasti politik. Pasalnya, dari gugatan itulah Gibran bisa berpotensi maju Pilpres 2024.

Adapun sebelum soal batasan usia capres-cawapres, Anwar Usman sebagai Ketua MK juga kerap menuai sejumlah kontroversi lain. Apa saja? Berikut rangkumannya.

Menikah dengan Adik Jokowi

Anwar Usman menuai kontroversi usai menikahi adik Presiden Jokowi beberapa tahun lalu. Hal ini dikhawatirkan berdampak pada pelayanan hukum dalam MK, seperti ada kecurangan dan semacamnya. Untuk itu, ia sempat diminta mundur.

Pengamat politik Universitas Widya Mataram (UWM) Dr. As Martadani Noor, MA menyebut pengunduran Anwar dari jabatan Ketua MK untuk menjaga marwah lembaga penguji undang-undang itu. Lalu, pernyataan serupa turut disampaikan pihak lain.

Orang itu adalah Ketua Pusat Studi Hukum Universitas Islam Indonesia, Anang Zubaidy. Ia mengingatkan bahwa masyarakat akan menilai pernikahan Anwar dan adik Jokowi akan menjadi pintu gerbang tergerusnya MK. Hal ini lantas menjadi penilaian yang negatif.

Ngopi Bareng Jokowi

Anwar Usman pernah terpantau minum kopi bareng Presiden Jokowi di acara pembukaan Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (14/6/2023). Hal ini disorot karena dilakukan jelang MK menggelar sidang soal sistem pemilu.

baca juga

Sidang putusan perkara nomor 114/PUU-XIX/2022 terkait sistem pemilu 2024 itu dilakukan di Gedung MK pada hari ini, Kamis (15/6/2023). Anwar sendiri ngopi bareng Jokowi di booth Roemah Tubruk. Dalam pertemuan tersebut, tak hanya mereka berdua.

Ada pula Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, dan Sekertaris Kabinet Pramono Anung. Anwar juga saat itu turut ditemani sang istri yang merupakan adik dari Presiden Jokowi.

Larangan MK Bahas Perkara yang Diperiksa

Diketahui ada larangan bagi MK untuk membahas perkara yang sedang diperiksa. Namun, hal ini sempat dilakukan ketua-nya, yakni Anwar Usman dengan menyinggung soal batasan usia calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). 

Dalam hal ini, ia memberi contoh Muhammad Al Fatih yang disebutnya diangkat menjadi pemimpin perang oleh Rasulullah saat usianya 16 tahun. Anwar menyampaikannya saat mengisi kuliah umum di salah satu kampus di Semarang pada 9 September 2023 lalu.

"Saya sudah kasih contoh tadi, bagaimana Nabi Muhammad mengangkat seorang panglima perang umur 16 tahun. Muhammad Al Fatih yang melawan kekuasaan bizantium. Menjadikan, mendobrak Kontsantinopel sekarang menjadi Istanbul," kata Anwar, melansir video yang diunggah akun X, @NarasiNewsroom, Jumat (13/10/2023).

Lebih lanjut, Anwar meminta agar pernyataannya tak dikaitkan dengan gugatan usia capres-cawapres. Adapun sebelumnya, banyak yang memohon agar minimal usia calon pemimpin negara diubah menjadi di bawah 40 tahun untuk Pemilu 2024 mendatang.

Banyak pihak yang berspekulasi jika gugatan itu diajukan agar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bisa maju sebagai cawapres. Belum lagi, Ketua MK memiliki hubungan keluarga dengan Jokowi sehingga publik meyakini permohonan ini bakal dikabulkan MK.

MK rencananya akan membacakan putusan uji materi Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) terkait batas usia minimal capres dan cawapres pekan depan. Tepatnya pada Senin (16/10/2023) mendatang.

Namun, pihak MK menerima somasi dari Advokat Nusantara. Mereka meminta Anwar mundur dari pemutusan perkara tersebut. Sebab, sang Ketua MK dinilai tidak bisa netral jika salah satu pemohonnya Kaesang Pangarep. Di mana ia adalah om dari Ketum PSI itu.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Muhammad Al Fatih: Viral Usai Dibahas Ketua MK Anwar Usman

7 Fakta Muhammad Al Fatih: Viral Usai Dibahas Ketua MK Anwar Usman

Lifestyle | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 14:42 WIB

Gibran Sudah Konsultasi ke Jokowi Sebelum Maju Jadi Cawapres?

Gibran Sudah Konsultasi ke Jokowi Sebelum Maju Jadi Cawapres?

Kotak Suara | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 14:14 WIB

Kena Sidiran Keras Panda Nababan, Gibran Memohon: Ojo Muni Muni Terus Pak

Kena Sidiran Keras Panda Nababan, Gibran Memohon: Ojo Muni Muni Terus Pak

Hits | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 14:34 WIB

Panda Nababan Sebut Putra Jokowi akan Stay di PDIP, Gibran Mulai Risih: Ya Kalau Yakin, Ojo Muni-Muni Terus!

Panda Nababan Sebut Putra Jokowi akan Stay di PDIP, Gibran Mulai Risih: Ya Kalau Yakin, Ojo Muni-Muni Terus!

Surakarta | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 13:41 WIB

Mengenal Sosok Muhammad Al Fatih yang Disebut-sebut Ketua MK, Benarkah Diangkat Panglima oleh Rasul?

Mengenal Sosok Muhammad Al Fatih yang Disebut-sebut Ketua MK, Benarkah Diangkat Panglima oleh Rasul?

Lifestyle | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 13:09 WIB

Reaksi Datar Jokowi Dengar SYL Dijemput Paksa KPK

Reaksi Datar Jokowi Dengar SYL Dijemput Paksa KPK

News | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 12:18 WIB

Gegara Potongan Video Ini, Ketua MK Anwar Usman Diyakini Kabulkan Gugatan Usia Capres-Cawapres

Gegara Potongan Video Ini, Ketua MK Anwar Usman Diyakini Kabulkan Gugatan Usia Capres-Cawapres

Kotak Suara | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 12:00 WIB

Terkini

Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP

Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:10 WIB

Rieke 'Oneng' Dilaporkan ke MKD DPR Oleh Mantan Istri Andre Taulany, Ini Duduk Perkaranya

Rieke 'Oneng' Dilaporkan ke MKD DPR Oleh Mantan Istri Andre Taulany, Ini Duduk Perkaranya

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:09 WIB

Lebih dari Sekadar Ranking, Membaca Skill Problem Solving PISA 2025

Lebih dari Sekadar Ranking, Membaca Skill Problem Solving PISA 2025

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:07 WIB

IHSG Tiba-tiba Menghijau ke Level 6.300, Ini Pendorongnya

IHSG Tiba-tiba Menghijau ke Level 6.300, Ini Pendorongnya

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 17:05 WIB

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:01 WIB

Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?

Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:01 WIB

10 Kebiasaan Kecil Ini Contoh Pengamalan Sila ke 5 Pancasila Dalam Kehidupan Sehari hari

10 Kebiasaan Kecil Ini Contoh Pengamalan Sila ke 5 Pancasila Dalam Kehidupan Sehari hari

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 17:00 WIB

Bos-bos Kecil di Negeri Besar: Potret Gagal Negara Membuka Lapangan Kerja

Bos-bos Kecil di Negeri Besar: Potret Gagal Negara Membuka Lapangan Kerja

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:00 WIB

BRI Private Dukung Gaya Hidup Sehat Nasabah Lewat Premium Medical Check Up

BRI Private Dukung Gaya Hidup Sehat Nasabah Lewat Premium Medical Check Up

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 16:55 WIB

Bukan Sekadar PM2.5, Mengapa Asap Kebakaran Lebih Berisiko bagi Kesehatan?

Bukan Sekadar PM2.5, Mengapa Asap Kebakaran Lebih Berisiko bagi Kesehatan?

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:55 WIB

×