Ahli Toksikologi Ungkap Bahaya Mematikan Bom Fosfor Putih yang Dipakai Israel di Jalur Gaza

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 01 November 2023 | 11:45 WIB
Ahli Toksikologi Ungkap Bahaya Mematikan Bom Fosfor Putih yang Dipakai Israel di Jalur Gaza
Kepulan asap membubung di atas gedung-gedung yang terkena serangan udara Israel di Kota Gaza, Palestina, Sabtu (7/10/2023). [MAHMUD HAMS / AFP]

Suara.com - Ahli Toksikologi Forensik, Prof I Made Agus Gelgel Wirasuta menjelaskan bahaya mematikan bom fosfor putih yang diduga digunakan tentara Israel untuk menyerang Palestina di Jalur Gaza.

Menurut pakar yang akrab disapa Prof. Gelgel ini sala satu zat yang sangat berbahaya dalam bom fosfor yaitu fosfin (PH3) yang terkandung dan berikatan dengan fosfor.

"Fosfor dalam bentuk gas, kalau dia setelah diledakan dari padat meledak menjadi gas, dalam waktu seketika setelah diledakan yang besar," ujar Prof.Gelgel kepada suara.com dalam acara konferensi HPTLC Association Indonesia Chapter di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2023).

Menurut Prof. Gelgel, saat fosfor berubah menjadi fosfin sangat berbahaya dan sangat beracun, serta mematikan. Bahkan mengerikannya, bahaya fosfin ini bisa sangat berefek meskipun orang tersebut tidak terkena ledakan bom atau tidak berada di lokasi tersebut.

Kepulan asap membubung di atas gedung-gedung yang terkena serangan udara Israel di Kota Gaza, Palestina, Sabtu (7/10/2023). [MAHMUD HAMS / AFP]
Kepulan asap membubung di atas gedung-gedung yang terkena serangan udara Israel di Kota Gaza, Palestina, Sabtu (7/10/2023). [MAHMUD HAMS / AFP]

"Nggak perlu dia ada di tempat ledakan, kita cium aja udah langsung (pingsan) iya," jelas Prof. Gelgel.

Inilah sebabnya pakar yang juga salah satu saksi ahli kasus kopi sianida tahun 2016 silam itu menegaskan penggunaan fosfor di dunia industri sangatlah ketat dengan standar keamanan sangat tinggi.

"Itu senyawa urai dari fosfor, ketika dalam panas ledakan tinggi dia akan menjadi fosfin, itu racun sekali," tegasnya.

Efek Fosfor Bikin Lumpuh

Lelaki yang berhasil lulus sebagai doktor di Hamburg Universitat, Jerman ini juga menjelaskan bahaya fosfor yang berubah menjadi fosfin akibat panas ledakan bom itu, punya cara kerja serupa dengan insektisida yang disemprot bersamaan dengan racun serangga Bayg*n yang banyak dijual di pasaran.

baca juga

"Jadinya paralisis itu lumpuh. Kita di akselerasi bekerja lebih sehingga paralisis. Kalau paralisis otot kita bisa tidur. Tapi kalau paralisis, jantung dan pernapasan bagaimana?," papar Prof. Gelgel.

Dampak Mengerikan Fosfor Pada Anak

Bom fosfor yang diduga digunakan Israel hingga menjadikan anak-anak sebagai mayoritas korban jiwa ini, diakui sangat berdampak berbahaya untuk anak yang tubuhnya masih dalam tahap perkembangan.

"Jangankan kena anak-anak, semua yang kena kita ngirup fosfin itu bahaya. Makanya di regulasi nggak boleh (pakai fosfor). Saya katakan seperti itu, karena kita nggak pakai data kan (Nggak tahu Israel benar pakai bom fosfor atau tidak), jadi secara umum aja," pungkas Prof. Gelgel.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PB IDI Kecam Aksi Serangan Israel ke Rumah Sakit di Palestina, Tenaga Medis dan Masyarakat Jadi Korban

PB IDI Kecam Aksi Serangan Israel ke Rumah Sakit di Palestina, Tenaga Medis dan Masyarakat Jadi Korban

Health | Rabu, 01 November 2023 | 08:58 WIB

Blunder Komentari Serangan Israel ke Palestina Seperti Hukum Qisash, Hidup Mewah Pendeta Gilbert Lumoindong Dikuliti

Blunder Komentari Serangan Israel ke Palestina Seperti Hukum Qisash, Hidup Mewah Pendeta Gilbert Lumoindong Dikuliti

Lifestyle | Rabu, 01 November 2023 | 09:01 WIB

Profil Gilbert Lumoindong, Pendeta yang Ungkap Penyerangan Israel ke Palestina Adalah Hukum "Mata Ganti Mata"

Profil Gilbert Lumoindong, Pendeta yang Ungkap Penyerangan Israel ke Palestina Adalah Hukum "Mata Ganti Mata"

Lifestyle | Rabu, 01 November 2023 | 09:50 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×