Menggali Makna Mendalam Kaffiyeh, Kain yang Jadi Simbol Solidaritas dan Perlawanan Palestina

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 08 November 2023 | 15:12 WIB
Menggali Makna Mendalam Kaffiyeh, Kain yang Jadi Simbol Solidaritas dan Perlawanan Palestina
Keffiyeh Palestina. (Dok. Instagram/paliroots)

Suara.com - Ada salah satu item fashion yang kerap menjadi ciri khas bagi warga Palestina. Item fashion itu ialah Keffiyeh Palestina, juga dikenal sebagai “kufiya”, “hatta” atau “shemagh”. 

Kain yang biasanya dilingkarkan di leher dan dada ini lebih dari sekadar kotak hitam putih yang ikonik. Keffiyeh bagi warga Palestina punya filosofi dan makna mendalam.

Dilansir dari situs Kufiya, Kaffiyeh sendiri sebenarnya berasal dari Irak. Ini merupakan syal persegi menyebar ke seluruh dunia Arab sebagai hiasan kepala tradisional yang dikenakan di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

Setelah sampai di Palestina, keffiyeh berkembang menjadi lebih mewakili dibandingkan di tempat lain. Saat ini, gerakan ini telah melampaui batas, agama dan gender untuk menjadi simbol solidaritas internasional terhadap perjuangan Palestina.

Keffiyeh Palestina (AKA kufiya, shemagh atau hatta) adalah kain kotak-kotak hitam putih. Keffiyeh mempunyai banyak bentuk, dimulai sejak tahun 3100 SM di Mesopotamia di wilayah “Kufah” Irak.

Di Palestina, pakaian tersebut awalnya hanya populer di kalangan pekerja pedesaan di negara tersebut – kawan. Kemampuan bernapasnya menjadikannya cara yang efektif untuk melindungi petani dari terik matahari dan badai pasir.

Sebaliknya, orang-orang Palestina yang tinggal di perkotaan – effendi – malah mengenakan topi merah yang disebut tarboush. Selama satu abad terakhir, keffiyeh telah dipopulerkan di kalangan komunitas umum Palestina. Ini tidak lagi menandakan kelas sosial, namun telah menjadi simbol identitas dan perlawanan Palestina.

Keffiyeh pertama kali mendapatkan popularitasnya selama Revolusi Arab melawan pemerintahan kolonial Inggris pada tahun 1936. Dalam upaya menyembunyikan identitas mereka dari otoritas Inggris, warga Palestina menggunakan jilbab untuk menutupi wajah mereka.

Setelah pemerintah Inggris berusaha melarang keffiyeh, warga sipil Palestina (terlepas dari kelas sosial mereka) mulai memakainya sebagai bentuk solidaritas, sehingga mempersulit kekuatan oposisi untuk memilih rekan-rekan revolusioner mereka dari kerumunan.

baca juga

Maju ke tahun 1960-an dan kebangkitan gerakan perlawanan Palestina, politisi terkemuka Palestina, Yasser Arafat, semakin memperkuat makna di balik keffiyeh. Keffiyeh menjadi ciri khas Arafat karena ia menyampirkannya di bahu kanannya agar menyerupai peta Palestina sebelum tahun 1948.

Yasser Arafat. (Shutterstock)
Yasser Arafat. (Shutterstock)

Arafat yang jarang terlihat tanpa keffiyehnya mempopulerkan jilbab hingga skala internasional. Khususnya setelah pemerintah Israel melarang bendera Palestina selama hampir tiga dekade (1967 – 1993), keffiyeh menjadi ekspresi global identitas Palestina.

Saat ini, keffiyeh adalah ekspresi solidaritas yang tak terucapkan terhadap rakyat Palestina. Pakaian tersebut dikenakan oleh aktivis hak asasi manusia, politisi, atlet bintang, dan bahkan selebritas seperti Kanye West dan David Beckham. Meskipun hal ini telah memicu perdebatan tentang perampasan budaya, hal ini tidak diragukan lagi menunjukkan pengaruh keffiyeh dalam skala global.

Lalu simbol apa  yang diwakili oleh pola keffiyeh?

Pola ikonik pada keffiyeh telah lama diperdebatkan. Biasanya, ini terdiri dari tiga pola utama:

Keffiyeh Palestina. (Dok. Instagram/paliroots)
Keffiyeh Palestina. (Dok. Instagram/paliroots)
  • jaring ikan
  • garis tebal
  • daun zaitun

Pola jala – yang paling populer dari ketiganya – dianggap mewakili hubungan masyarakat Palestina dengan laut. Beberapa orang percaya bahwa jaring ikan adalah simbol kolektivisme – yang mengikat individu menjadi satu kesatuan yang lebih luas dan kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Nggak Salah Hujat, Pahami Dulu Bedanya Yahudi, Israel, dan Zionis

Biar Nggak Salah Hujat, Pahami Dulu Bedanya Yahudi, Israel, dan Zionis

Lifestyle | Rabu, 08 November 2023 | 14:56 WIB

Profil Buya Arrazy Hasyim, Dakwahnya Soal Palestina Kena Semprot Aktivis Gaza

Profil Buya Arrazy Hasyim, Dakwahnya Soal Palestina Kena Semprot Aktivis Gaza

Lifestyle | Rabu, 08 November 2023 | 13:02 WIB

Diduga karena Pro-Palestina, Bella Hadid Sampai Dipecat Dior: Ini Daftar Dukungannya Untuk Masyarakat Gaza

Diduga karena Pro-Palestina, Bella Hadid Sampai Dipecat Dior: Ini Daftar Dukungannya Untuk Masyarakat Gaza

Lifestyle | Rabu, 08 November 2023 | 13:25 WIB

Terkini

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:28 WIB

×