Gercep Bikin Konten Meski Bayi Prematur, Bidan Klinik Alifa Tasikmalaya Malah Tidur Usai Bantu Ibu Melahirkan

Dany Garjito, Elvariza Opita

Rabu, 22 November 2023 | 07:57 WIB
Gercep Bikin Konten Meski Bayi Prematur, Bidan Klinik Alifa Tasikmalaya Malah Tidur Usai Bantu Ibu Melahirkan
Viral bayi prematur dijadikan konten newborn photography (Instagram/nadiaanastasyasilvera)

Suara.com - Bayi prematur dengan bobot 1,7 kilogram di Tasikmalaya, Jawa Barat dikabarkan meninggal dunia akibat kelalaian bidan di Klinik Alifa yang menanganinya.


Disebutkan bahwa bayi prematur itu tak mendapatkan perawatan memadai seperti dimasukkan ke dalam inkubator segera setelah lahir. Malah bayi sempat dimandikan hingga diduga dibuatkan konten newborn tanpa persetujuan keluarga.


Mirisnya, bidan di Klinik Alifa ternyata tidak maksimal memberikan pelayanan sejak orang tua korban datang pada Senin (13/11/2023) sore. Saat itu ibu bayi, Nisa Armila, malah disuruh pulang karena disebut masih pembukaan dua.


Lalu pukul 20.00 WIB saya bawa kembali istri saya ke klinik karena kondisi istri saya sudah tidak bisa menahan lagi sakit di perutnya. Di klinik pun istri saya tidak dilayani dengan baik oleh bidan jaga, bidan tersebut malah terus main handphone,” ungkap ayah bayi, Erlangga Surya Pamungkas, dikutip dari akun Instagram @nadiaanastasyasilvera, Selasa (21/11/2023).


Padahal menurut Erlangga, istrinya sudah sangat kesakitan tetapi bidan jaga tak berusaha memberikan pertolongan maupun edukasi kepada keduanya.


Istri saya terus-terusan nangis kesakitan, barulah ditindak dan dilihat keadaannya. Tepat pada pukul 22.00 WIB istri saya melahirkan. Pada saat proses melahirkan bidan tidak berhenti main handphone,” ujar Erlangga.


Dugaan kelalaian bidan Klinik Alifa tidak berhenti sampai di situ. Sebab bukannya memberi pelayanan kepada bayi maupun ibu yang baru melahirkan, bidan justru tidur semalaman. Padahal bidan mengaku akan memeriksa bayi setiap satu jam sekali lantaran ibu bayi yang belum diizinkan memberi ASI.


Katanya belum bisa soalnya masih belum bagus kondisi napasnya dan bidan juga menyebutkan bahwa akan diobservasi setiap satu jam sekali,” tutur Erlangga.


(Tapi) bidan di sana tidak ada yang jaga satu orang pun, tidak ada yang stand by satu orang pun, semua bidan pada tidur, menutup pintu ruangan tidurnya dengan rapat. Satu jam, dua jam, tiga jam saya tunggu hasil observasi dari bidan, tapi hasilnya nihil,” sambungnya.

baca juga


Hingga Erlangga tak bisa menunggu lagi dan memberanikan diri untuk menggedor ruang istirahat bidan pada Selasa (14/11/2023) pukul 03.15 WIB. Saat itu bidan mengaku belum ada arahan dari rumah sakit, tetapi akhirnya mengubah jawaban dan mengizinkan Nisa menyusui anaknya.


Tapi yang sangat saya sayangkan bidan tidak memastikan bahwa ASI-nya ada atau tidak, ASI-nya masuk atau tidak ke anak saya, seharusnya mungkin si bidan membantu istri saya memastikan bahwa ASI benar-benar masuk, si bidan malah melanjutkan tidur nyenyaknya, tidak memedulikan keadaan anak dan istri saya,” pungkas Erlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Kasus Bayi Meninggal di Tasikmalaya, Ini 7 Alasan Bayi Prematur Harus Tetap di Inkubator!

Belajar dari Kasus Bayi Meninggal di Tasikmalaya, Ini 7 Alasan Bayi Prematur Harus Tetap di Inkubator!

Health | Selasa, 21 November 2023 | 16:53 WIB

Profil Klinik Alifa Tasikmalaya Viral: Bayi Prematur Dijadikan Model Konten

Profil Klinik Alifa Tasikmalaya Viral: Bayi Prematur Dijadikan Model Konten

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 15:58 WIB

Heboh Isu Malpraktik, Klinik Alifa Tasikmalaya Juga Diduga Sembarangan Kasih Dosis Obat ke Anak Sakit

Heboh Isu Malpraktik, Klinik Alifa Tasikmalaya Juga Diduga Sembarangan Kasih Dosis Obat ke Anak Sakit

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 17:33 WIB

Terkini

Ketika Arsitektur, Alam dan Teknologi Bertemu, Inilah Wajah Baru Tropical Living di Bali

Ketika Arsitektur, Alam dan Teknologi Bertemu, Inilah Wajah Baru Tropical Living di Bali

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Gelar JAKI & Fellowship Cities Forum 2026, Pemprov DKI Dorong Transformasi Digital Pemerintahan

Gelar JAKI & Fellowship Cities Forum 2026, Pemprov DKI Dorong Transformasi Digital Pemerintahan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:30 WIB

BRI Jadi 'Bank Nomor 1' di Indonesia Versi Fortune

BRI Jadi 'Bank Nomor 1' di Indonesia Versi Fortune

Bri | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:25 WIB

TPS Ilegal Cilincing Ditindak, Pemprov DKI Janji Ekonomi Warga Tetap Jalan

TPS Ilegal Cilincing Ditindak, Pemprov DKI Janji Ekonomi Warga Tetap Jalan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Perjuangan Marselino Ferdinan Dimulai, Operasi Lutut Langkah Pertama Comeback ke Timnas Indonesia

Perjuangan Marselino Ferdinan Dimulai, Operasi Lutut Langkah Pertama Comeback ke Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:22 WIB

MotoGP Mandalika 2026: ITDC Siapkan 130 Shuttle Bus untuk Penonton

MotoGP Mandalika 2026: ITDC Siapkan 130 Shuttle Bus untuk Penonton

Sport | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Merayakan Kemerdekaan?

Merayakan Kemerdekaan?

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Sifat dan Karakter Shio Kerbau Pria dan Wanita

Sifat dan Karakter Shio Kerbau Pria dan Wanita

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Pembangunan Jangan Cuma Kejar Ekonomi! Pastikan Rakyat di Pelosok Tidak Merasa Jauh dari Negara

Pembangunan Jangan Cuma Kejar Ekonomi! Pastikan Rakyat di Pelosok Tidak Merasa Jauh dari Negara

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:19 WIB

DJ Wanita Diduga Dilecehkan dan Dianiaya di Jaksel, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan

DJ Wanita Diduga Dilecehkan dan Dianiaya di Jaksel, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:18 WIB

×