Heboh Isu Malpraktik, Klinik Alifa Tasikmalaya Juga Diduga Sembarangan Kasih Dosis Obat ke Anak Sakit

Farah Nabilla, Elvariza Opita

Selasa, 21 November 2023 | 17:33 WIB
Heboh Isu Malpraktik, Klinik Alifa Tasikmalaya Juga Diduga Sembarangan Kasih Dosis Obat ke Anak Sakit
Ilustrasi anak demam tinggi. (Shutterstock)

Suara.com - Klinik Alifa yang berlokasi di Tasikmalaya, Jawa Barat sedang menjadi sorotan publik karena diduga melakukan malpraktik terhadap seorang bayi yang baru lahir sampai mengakibatkan korban meninggal dunia.

Diviralkan melalui akun Instagram @nadiaanastasyasilvera, klinik khitan modern dan persalinan itu diduga melakukan pemotretan newborn tanpa izin kepada orang tua. Padahal bayi tersebut diduga memerlukan perawatan intensif di inkubator karena berat badan di bawah rata-rata.

Viral Bayi Prematur Meninggal Dunia di Tasikmalaya (Instagram/@nadiaanastasyasilvera)
Viral Bayi Prematur Meninggal Dunia di Tasikmalaya (Instagram/@nadiaanastasyasilvera)

Namun tak hanya itu, Kilnik Alifa juga diduga pernah sembarangan memberikan dosis obat kepada pasien anak yang dirawatnya. Hal ini seperti diungkap oleh salah seorang pengguna jasa Klinik Alifa yang menuliskan ulasannya di Google.

Amat sangat kecewa,” begitulah yang disampaikan akun Irma Indriani sekitar 3 minggu lalu. Tampak Irma juga memberikan bintang satu atas pelayanan Klinik Alifa yang juga menjadi faskes BPJS-nya.

Kemarin hari Selasa anak saya panas tinggi. Diberi 2 resep obat. Setelah diminum obat tersebut, panasnya masih naik turun. Meskipun turun juga di angka 37,4,” tulis Irma seperti dikutip pada Selasa (21/11/2023).

Bukannya membaik, malah kondisi anak Irma memburuk di hari kedua yakni mencapai 39,3 derajat Celsius.

Ulasan pasien yang anaknya diduga diberi dosis obat yang salah oleh dokter Klinik Alifa Tasikmalaya. (Google)
Ulasan pasien yang anaknya diduga diberi dosis obat yang salah oleh dokter Klinik Alifa Tasikmalaya. (Google)

Di bawa langsung ke IGD, ternyata obat tersebut tidak sesuai dengan anak saya. Dokter di RS pun keheranan kok bisa sampai tidak sesuai dosisnya. Mau obat itu habispun panasnya ga akan turun,” jelas Irma.

Alhamdulillah tidak sampai dirawat, cuman dikasih beberapa resep obat, satu kali minum obat demam pun langsung turun. Cukup di saya, semoga tidak terjadi lagi kepada pasien lain,” lanjutnya.

Di sisi lain, Instagram Klinik Alifa kini sudah diubah menjadi private. Hal ini membuat warganet tampak menggeruduk akun TikTok Klinik Alifa dan menuliskan banyak kritikan terhadap bidan yang diduga melakukan malpraktik terhadap bayi yang baru lahir.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Suami Istri Pemilik Klinik Alifa, Penyebab Bayi Prematur Meninggal Karena Dibuat Konten

Profil Suami Istri Pemilik Klinik Alifa, Penyebab Bayi Prematur Meninggal Karena Dibuat Konten

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 13:49 WIB

Kronologi Bayi Prematur Meninggal Usai Dijadikan Konten Newborn Klinik, Orang Tua Curiga Ada Biaya Misterius

Kronologi Bayi Prematur Meninggal Usai Dijadikan Konten Newborn Klinik, Orang Tua Curiga Ada Biaya Misterius

Lifestyle | Selasa, 21 November 2023 | 12:23 WIB

Kronologi Bayi Prematur di Tasikmalaya Meninggal Diduga Karena Jadi Konten Klinik

Kronologi Bayi Prematur di Tasikmalaya Meninggal Diduga Karena Jadi Konten Klinik

Health | Selasa, 21 November 2023 | 11:42 WIB

Terkini

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 20:33 WIB

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:30 WIB

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 20:21 WIB

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:16 WIB

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

×