Tak Cuma Sempit dan Pengap, Pesawat Jet Pribadi Seperti yang Ditumpangi Raffi Ahmad Ternyata Penyebab Polusi Terbesar

Farah Nabilla

Rabu, 03 Januari 2024 | 11:23 WIB
Tak Cuma Sempit dan Pengap, Pesawat Jet Pribadi Seperti yang Ditumpangi Raffi Ahmad Ternyata Penyebab Polusi Terbesar
Keluarga Raffi Ahmad naik jet pribadi. (Instagram/@raffinagita1717)

Suara.com - Pesawat jet pribadi yang ditumpangi Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sekeluarga tengah menjadi perbincangan lantaran terlihat pengap dan mirip bus di Jawa. Ternyata tak cuma sempit, jet pribadi juga merupakan moda transportasi paling berpolusi di dunia.

Siapa sangka pasangan selebritis yang dijuluki 'sultan' di Indonesia malah menuai ledekan dari warganet lantaran potretnya saat terbang dari Paris ke London. Hal ini lantaran Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Rafathar, Rayyanza dan dua pengasuhnya yakni Mbak Lala dan Sus Rini tampak berdesakan saat berada di dalam pesawat jet.

"Holiday. Menutup 2023 untuk menuju 2024," demikian Raffi Ahmad menuliskan caption untuk foto yang ia unggah pada akhir tahun 2023 itu.

Potret suasana di dalam jet pribadi tersebut rupanya memantik komentar warganet. Tak sedikit yang tak menyangka kalau pesawat jet pribadi tersebut dalamnya sangat sempit.

"Private jet gak ada bagasinya apa gimana ya? Serius nanya nih," komentar warganet dengan akun @wrighxxxxxx.

"Engap gitu ya aku ngeliatnya...... lebih lega bus ke Jawa," timpal warganet @sidexxxxx.

Moda Transportasi Paling Berpolusi

Selain terlihat sempit dan pengap hingga jadi bahan olokan warganet, ternyata pesawat jet yang kerap digunakan selebriti dan pejabat merupakan transportasi penyumbang polutan yang cukup besar di dunia.

Jika dilihat dari perjalanan Raffi Ahmad dari Paris ke London misalnya, pesawat itu hanya memakan waktu 50 menit hingga satu jam untuk menerbangkan penumpangnya ke kota yang berjarak 415 kilometer itu.

baca juga

Sebuah pesawat jet pribadi bisa menghasilkan dua ton karbondioksida dalam satu jam perjalanannya. Nah, bisa dibayangkan dari jarak yang ditempuh Raffi Ahmad tersebut dan waktu tempuh yang singkat serta kapasitas penumpang yang tidak massal membuat pembuangan emisi karbon bisa cukup boros hingga berdampak pada lingkungan. 

The European Federation for Transport and Environtment dalam laporannya pada tahun 2021 menuliskan bahwa transportasi udara merupakan penyumbang karbon CO2 dan menghasilkan efek non-CO2 paling banyak. Transportasi udara yang dimaksud ini juga termasuk privat jet yang sering digunakan orang-orang kaya.

Sementara itu, setidaknya ada satu pesawat jet pribadi yang terbang dari satu negara Eropa setiap enam menitnya pada tahun 2022. Hal ini membuat beberapa organisasi khawatir akan kondisi lingkungan.

Surat terbuka pelarangan penggunaan jet pribadi telah ditandatangani oleh 75 organisasi di seluruh Eropa. Organisasi Friends of the Earth, jaringan Stay Grounded, Federation of Young European Greens dan Flight Free UK ikut menandatangani surat ini.

Tak cuma dari segi lingkungan, penggunaan pesawat jet pribadi juga menimbulkan gesekan di kelas sosial. Mereka menyoroti soal lonjakan moda transportasi yang melonjak di tahun 2022 dengan seperempat jumlahnya adalah perjalanan jet pribadi dengan jarak yang sangat pendek.

Greenpeace menyoroti bahwa perjalanan pendek di bawah 500 kilometer masih bisa dilakukan dengan menggunakan kereta api ketimbang menaiki pesawat jet.

Dari persoalan ini, organisasi-organisasi tersebut mengkritik soal perlombaan penghargaan kepada frequent flyer dengan program air miles. Alih-alih memberi penghargaan, seharusnya para frequent flyer itu dikenakan pajak.

"Seorang miliarder merusak iklim dengan penerbangan selama 11 menit seperti yang dilakukan beberapa orang dari populasi dunia termskin sepanjang hidup mereka," demikian kata Sean Currie dari jaringan Stay Grounded.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raffi Ahmad Ditaksir Rogoh Kocek Rp1,3 Juta untuk Tiket Nonton Liverpool Bareng Rafathar

Raffi Ahmad Ditaksir Rogoh Kocek Rp1,3 Juta untuk Tiket Nonton Liverpool Bareng Rafathar

Entertainment | Selasa, 02 Januari 2024 | 20:30 WIB

Garis Keturunan Raffi Ahmad Kinclong Banget: Ayah Direktur Bank, Kakek Jenderal Polisi Darah Biru

Garis Keturunan Raffi Ahmad Kinclong Banget: Ayah Direktur Bank, Kakek Jenderal Polisi Darah Biru

Lifestyle | Selasa, 02 Januari 2024 | 19:49 WIB

Sensen Umumkan Batal Nikah, Warganet Malah Salfok ke Tangan

Sensen Umumkan Batal Nikah, Warganet Malah Salfok ke Tangan

Entertainment | Selasa, 02 Januari 2024 | 19:25 WIB

8 Potret Rafathar Nonton Liverpool Langsung di Inggris, Wajah Bahagianya Bikin Iri Banyak Orang

8 Potret Rafathar Nonton Liverpool Langsung di Inggris, Wajah Bahagianya Bikin Iri Banyak Orang

Entertainment | Selasa, 02 Januari 2024 | 18:18 WIB

Penampakan Penginapan Mewah Raffi Ahmad di London, Berapa Harga Sewa per Malamnya?

Penampakan Penginapan Mewah Raffi Ahmad di London, Berapa Harga Sewa per Malamnya?

Lifestyle | Selasa, 02 Januari 2024 | 18:04 WIB

Terkini

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

×