5 Kecelakaan Maut Kereta Api 'Adu Banteng' Selain KA Turangga, Ratusan Orang Tewas

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 05 Januari 2024 | 17:20 WIB
5 Kecelakaan Maut Kereta Api 'Adu Banteng' Selain KA Turangga, Ratusan Orang Tewas
5 Kecelakaan Maut Kereta 'Adu Banteng' Selain KA Turangga, Ratusan Orang Tewas .[ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]

Suara.com - Kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api (KA) Turangga jurusan jurusan Surabaya-Gubeng Bandung dan KA Lokal Padalarang-Cicalengka pada Jumat (5/1/2024) telah menyebabkan empat orang korban meninggal dunia. Kecelakaan ini menambah daftar panjang kecelakaan mau kereta adu banteng hingga menelan banyak korban jiwa.

Berdasarkan kronologinya, kecelakaan maut tersebut terjadi pukul 06.03 WIB di Kampung Babakan DKA Desa. Cikuya, Kec. Cicalengka, Kab. Bandung pada KM 181 + 5/4. Kecelakaan terjadi disebabkan Jalur Petak Jalan Cicalengka - Haurpugur yang terhalang. Sehingga, total tiga gerbong KA Lokal anjlok dan delapan gerbong KA Turangga anjlok. 

Pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengungkapkan akibat peristiwa ini menyebabkan perjalanan kereta api di daerah tersebut menjadi terganggu. Dalam kecelakaan kereta ini, tercatat ada 28 orang korban luka-luka yang sudah dievakuasi ke RSUD Cicalengka.  

Di sisi lain, kedua kereta api dilaporkan masing-masing mengangkut sebanyak 287 penumpang untuk KA Turangga, sedangkan 191 penumpang untuk KA Lokal Padalarang-Cicalengka. Meski demikian, Kabid Humas Polda Jawa Barat (Jabar) Kombes Pol Ibrahim Tompo belum memaparkan dugaan penyebab dari kecelakaan maut tersebut. 

Kecelakaan maut antara kereta api satu dengan yang lainnya telah beberapa kali terjadi di Indonesia, bahkan di dunia. Seperti daftar panjang kecelakaan maut kereta api yang adu banteng berikut ini. 

Daftar Kecelakaan Maut Kereta Api

Berikut ini adalah daftar kecelakaan maut kereta api yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber:

1. Kecelakaan KRL di Ratu Jaya Depok (2 November 1993)

Sebanyak 20 orang tewas dan 100 orang terluka dalam kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) Ratu Jaya Depok. Kecelakaan maut ini diduga karena kurangnya komunikasi antara petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) di pemberangkatan Stasiun Depok Lama dan Stasiun Citayam hingga mengakibatkan dua kereta yang berlawanan arah saling bertabrakan.

baca juga

2. Kecelakaan kereta api di Brebes (25 Desember 2001)

Pada kecelakaan yang terjadi di malam natal 2001 ini, sebanyak 31 orang tewas dan 51 lainnya mengalami luka berat. Tabrakan ini terjadi lantaran Kereta Api 146 menabrak Kereta Api 153 Gaya Baru Malam Selatan yang sedang menunggu bersilangan di sepur 3 emplasemen stasiun Ketanggungan Barat. KA 146 dengan sengaja melanggar sinyal masuk stasiun Ketanggungan Barat yang beraspek merah, yang menandakan bahwa kereta harus berhenti

3. Insiden tabrakan KA Kertajaya dengan KA Sembrani (14 April 2006)

Sebanyak 14 korban tewas dalam kecelakaan maut KA Kertajaya yang adu banteng dengan KA Sembrani di Stasiun Gubug, Grobogan (Jateng). Tabrakan ini membuat lokomotif KA Sembrani berikut tiga keretanya terguling di sawah sebelah selatan rel atau arah kanan dari datangnya kereta, dan dua kereta lainnya anjlok. Sedangkan lokomotif KA Kertajaya terlempar ke arah utara rel atau arah kiri terhadap datangnya kereta.

4. Tabrakan KRL vs Tangki Pertamina (9 Desember 2013)

Kecelakaan maut ini diakibatkan oleh truk tangki Pertamina yang tiba-tiba mogok di tengah rel dan kemudian ditabrak oleh kereta api yang melintas. Sebanyak tujuh orang meninggal, termasuk masinis, asisten masinis, dan teknisi KRL Serpong-Stasiun Tanah Abang karena kobaran api yang dengan cepat menyebar di seluruh bagian mobil tangki, bagian depan KRL serta beberapa bangunan dalam radius 15 m.

5. Tragedi Bintaro

Kecelakaan kereta adu banteng yang dikenal dengan tragedi Bintaro ini menjadi kecelakaan terparah di dunia perkeretaapian Indonesia. Kecelakaan ini terjadi antara kereta api Patas Merak jurusan Tanah Abang - Merak dengan kereta api lokal Rangkas relasi Rangkasbitung - Jakarta Kota di daerah Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan.

Kecelakaan tragis pada 19 Oktober 1987 ini menewaskan sebanyak 156 penumpang dalam KA Merak maupun KA Rangkas.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibanjiri Doa, Unggahan Terakhir Masinis Korban Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka

Dibanjiri Doa, Unggahan Terakhir Masinis Korban Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka

Lifestyle | Jum'at, 05 Januari 2024 | 15:59 WIB

Segini Gaji Petugas PPKA, Ramai Disorot Netizen Usai Tabrakan KA Turangga vs Kereta Lokal

Segini Gaji Petugas PPKA, Ramai Disorot Netizen Usai Tabrakan KA Turangga vs Kereta Lokal

Lifestyle | Jum'at, 05 Januari 2024 | 15:44 WIB

Mengenal Apa Itu PPKA, Dituding Netizen Jadi Penyebab Tabrakan KA Turangga vs Kereta Lokal

Mengenal Apa Itu PPKA, Dituding Netizen Jadi Penyebab Tabrakan KA Turangga vs Kereta Lokal

Lifestyle | Jum'at, 05 Januari 2024 | 14:55 WIB

Tertutup Material Gerbong, Satu Korban Tewas Kecelakaan KA Turangga di Cicalengka Sulit Dievakuasi

Tertutup Material Gerbong, Satu Korban Tewas Kecelakaan KA Turangga di Cicalengka Sulit Dievakuasi

News | Jum'at, 05 Januari 2024 | 14:32 WIB

7 Fakta Kecelakaan Maut KA Bandung Raya vs KA Turangga: 4 Kru Meninggal Termasuk Masinis

7 Fakta Kecelakaan Maut KA Bandung Raya vs KA Turangga: 4 Kru Meninggal Termasuk Masinis

News | Jum'at, 05 Januari 2024 | 13:53 WIB

4 Petugas KA Tewas, KAI Pastikan Seluruh Penumpang Kecelakaan Kereta Turangga dan Bandung Raya Selamat

4 Petugas KA Tewas, KAI Pastikan Seluruh Penumpang Kecelakaan Kereta Turangga dan Bandung Raya Selamat

News | Jum'at, 05 Januari 2024 | 13:52 WIB

Terkini

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:50 WIB

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Sumut | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:25 WIB

×